Pertahankan Politik Bebas Aktif

Foto: Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengadakan pertemuan dengan PM Jepang Shintaro Abe di Tokyo dalam rangka 60 tahun hubungan bilateral RI-Jepang (Kemenko)

Tokyo, Aspirasi Publik

Rangkaian kunjungan kenegaraan yang dilakukan Menko Luhut sepanjang hampir seminggu terakhir di Qatar dan Jepang, telah menjadi pernyataan kuat bahwa Indonesia masih konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

“Jadi kalau orang bilang bahwa kita berkiblat pada 1 negara lain, itu tidak benar. Tetap kita melihat keseimbangan. Jadi Indonesia tetap melihat balance of power, itu penting,” terang Menko Luhut.

Independensi dan kedaulatan adalah mutlak diperlukan dalam mengelola negara demi kepentingan nasional. Menanggapi adanya oknum penyebar isu negatif yang mengatakan Indonesia sangat tergantung pada Tiongkok atau negara manapun, Menko Luhut menegaskan sikap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Jadi tidak akan pernah kita berkiblat, berpihak, leaning (condong-red) sangat besar pada 1 negara. Kita tidak akan mau. Karena kalau itu terjadi kita akan tergantung pada 1 tempat,” jelasnya menekankan bahwa pemerintah tidak akan melenceng dari UUD 1945.

“Kita tidak akan lari dari Mukadimah UUD 1945, politik bebas aktif,” tutup Menko Luhut menjelaskan pentingnya pemerintah untuk tetap berpegang teguh pada Konstitusi.

Sebagaimana juga disaksikan 1-2 harj terakhir, peranan Indonesia dalam Sidang luar biasa OKI cukup dominan. Jokowi bahkan mengusulkan 6 langkah penyelesaian JERUSALEM dan PALESTINA dalam sidang yang dilangsungkan di Istambul Turki yang menghasilkan pengakuan ibukota Palestina di Jerusalem timur. (dh/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: