Dr. Joko Susilo Raharjo S. PdI. MM. Jurnalis Media Aspirasi Publik, Memiliki Orang Tua Tuna Netra, Berhasil Meraih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan (IPDN) KE 99 dari Provinsi Nusa Tenggara Barat

Jakarta, aspirasipublik.com – Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Sidang promosi Doktor IPDN yang 99 atas nama Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI. MM. yang berlangsung di kampus IPDN cilandak Jakarta, tanggal 8 mei 2020. Satu satunya Doktor IPDN yang berlatar belakang Wartawan Di Indonesia (Media ASPIRASI PUBLIK). Kegiatan sidang promosi Doktor pada masa pandemi covid-19 secara on line yang dipimpin langsung oleh Bapak Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM. Ujian terbuka secara daring ini dilakukan dalam rangka penerapan social distancing dan phsyial distancing untuk memutus penyebaran covid-19 dengan tanpa menghadirkan keluarga, sahabat, orang tua maupun tamu undangan. Untuk promotor dan co promotor serta penguji yang berada di Jakarta diperbolehkan datang menguji di kampus IPDN cilandak jakarta  dan yang berada diluar kampus bisa melalui daring, Tim promotor Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI MM. yang terdiri dari: Prof. Dr. Drs. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS, (melalui Daring On line), Dr. Sampara Lukman, MA, Direktur Pasca sarjana (hadir di kampus IPDN Cilandak) danDr. Lalu Wildan, M.Pd, (hadir di kampus IPDN cilandak). Judul Disertasi “Analisis Implementasi Kebijaksanaan Tata Ruang pada Perencanaan Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan di Lombok Utara  dalam Mendukung Poros Maritim Dunia” sebagai tahap akhir dari proses studi yang telah ditetapkan oleh Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Sidang ujian terbuka ini merupakan kelanjutan dari proses studi dan bimbingan yang telah dilalui oleh Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI. MM. selama mengikuti Program Pendidikan Doktor.

Naskah disertasi dalam sidang ini merupakan penyempurnaan dari naskah sebelumnya yang telah dikonsultasikan kembali kepada Tim Promotor dengan memperhatikan saran dan masukan dari penelaah/penguji yang terdiri atas Penguji: Dr. Hadi Prabowo, MM. Rektor IPDN  (pimpinan Sidang) , Prof. Dr. Khasan Effendy, M.Pd. (hadir di kampus IPDN cilandak). Prof. Dr. Ngadisah, MA. (hadir di kampus IPDN cilandak). Prof. Dr. H.M. Aries Djaenuri, MA (hadir di kampus IPDN cilandak). Prof. Dr. Tjahya Supriatna, SU(melalui Daring On line) Prof. Dr. Bahrullah Akbar, MBA (hadir di kampus IPDN cilandak). Dr. Kusworo, M. Si. (melalui Daring On line) Dr. Rossy Lambelanova, SIP., M.Si tidak hadir menguji karena sedang control kandungan di RS AL-Islam (semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan bayi yang dikandungnya Amiin YRA.

Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI. MM. dilahirkan di Dusun Putat Desa Pondok Kecamatan Karang anom Kabupaten Klaten (Dlanggu)  Jawa Tengah 30 Nopember 1968, oleh seorang ibu kandung Tunanetra Sri Temon, (Almarhumah) yang meninggal pada tanggal 1 maret 2020  dan mempunyai seorang ayah Ahmad Joni Watimena dan mempunyai mamah  yang membesarkan adalah Asmaroh semua tunanetra memiliki saudara kandung 9 orang dua meninggal dan yang masih ada 5 laki laki dan 2 perempuan sekandung, hal ini menjadi motivasi penulis dalam menyelesaikan disertasi ini, supaya bisa mengangkat derajat orang tua dan keluarga.

Pernikahannya dengan Hendra Kusumawati (Wartawati) telah dikaruniai 2 orang Putra, Reza Rasasto Watimena (wartawan) dan Muhamad Dwiky Finastika Watimena (wartawan). Jenjang pendidikan  umum Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI MM dimulai dari SDN 06 Pagi Condet Batu Ampar Jakarta Timur lulus Tahun 1983, SMP Nusa Indah 4 Lebak Bulus izasah SMPN 87 pondok pinang Jakarta Selatan Lulus Tahun 1986, SMAN 90 Petukangan Selatan Jakarta Selatan Lulus Tahun 1989. Pada tahun 2007, Promovendus menyelesaikan jenjang pendidikan S I di STIT Nurul Hakim Kediri Lombok Barat (Jurusan Tarbiyah),  Tahun 2010 Berhasil menyelesaikan S2/UNRAM (Universitas Negeri Mataram) Jurusan Manajeman Pemasaran). Dr. Joko Susilo Raharjo S.PdI MM Pernah bekerja di  ASDP Indonesia ferry dari tahun 1990 sampai 2010, dari 2010 sampai 2012 sebagai kepala cabang perusahaan ferry PT. Sindu Tama Bahari sebagai kepala cabang dan sekarang menekuni dunia jurnalistik media Aspirasi Publik.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan kepada Pemerintah Pusat  dan memberikan nilai guna, bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merancang serta merencanakan kebijaksanaan yang dibuat dalam hal pembangunan Global  Hub. Bandar Kayangan Lombok Utara dan dapat menarik para investor untuk berinvestasi, mewujudkan pelabuhan Internasional di Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian ini juga diharapkan mampu mengurangi resiko yang dihadapi dengan mengkomparasikan dengan posisi teoritis kebijaksanaan dalam tata ruang rencana pembangunan Pelabuhan Global Hub Bandar Kayangan Lombok Utara dalam mendukung Indonesia menuju  poros maritim dunia.      

Penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian-penelitian terdahulu, baik dari segi variabel penelitian, teori yang digunakan, pemilihan informan, maupun teknik analisis data.  Banyak peneliti yang melakukan penelitian terutama dalam judul strategi kebijaksanaan, akan tetapi penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti khususnya mengenai Analisis Kebijaksanaan Tata Ruang pada Perencanaan Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan  Lombok Utara dalam Mendukung Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia belum dilakukan oleh peneliti-peneliti lain. 

Hal tersebut diatas yang menjadi dasar peneliti melakukan penelitian dengan alasan belum ada dilakukan oleh peneliti-peneliti lain, Penelitian ini adalah sebagai rujukan kepada Pemerintah pusat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan khususnya Kabupaten Lombok Utara untuk membangun Global Hub Bandar Kayangan dalam memanfaatkan potensi geostrategis alur laut kepulauan Indonesia sebagai suatu penggerak pertumbuhan ekonomi.

Pada saat seorang peneliti melakukan penelitian, maka diperlukan suatu pemilihan desain yang tepat agar penelitian tersebut dapat berjalan dengan baik. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan disain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif Berdasarkan hal tersebut menjadi alasan penulis memilih penelitian kualitatif karena penulis ingin mengungkapkan fenomena-fenomena sosial yang terjadi mengenai Analisis Kebijaksanaan Tata Ruang pada Perencanaan Pembangunan  Global Hub Bandar Kayangan Kabupaten Lombok Utara dalam Mendukung Indonesia Menuju  Poros Maritim Dunia, serta menganalisis data yang kemudian ditafsirkan ke dalam makna data. Dengan memahami fenomena-fenomena sosial yang terjadi dilapangan dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pembuat dan pelaksana kebijakan diharapkan dapat memecahkan masalah dan memberikan solusi terhadap suatu permasalahan yang terjadi dalam mengimplementasikan kebijaksanaan tersebut. Secara singkat deskriptif merupakan penyampaian secara detil yang dipilih oleh penulis yang berdasarkan selektif dari kesadaran maupun ketidaksadaran melalui pengamatan panca indra seperti, pendengaran dan pengelihatan yang dianggap penting. Tidak hanya demikian deskriptif penting sebagai dasar untuk abstraksi, interprestasi data dan pengembangan teori.

Berdasarkan hasil analisis yang peneliti lakukan, menghasilkan sebuah Model 7P (JSRW) yang dapat mencapai tujuan dari proses Kebijaksanaan Pembangunan Pelabuhan Global Hub Bandar Kayangan, antara lain adalah sebagai berikut: P Pertama ialah, Peran Pemerintah Pusat dalam pendelegasian kewenangan (delegation or institutional pluralism), yaitu pelimpahan wewenang untuk tugas tertentu kepada organisasi yang berada di luar struktur birokrasi reguler yang dikontrol secara tidak langsung oleh pemerintah pusat. P Kedua, Peraturan Zonasi. Peraturan zonasi berfungsi sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang dan rencana rinci kawasan strategis  pembangunan Global Hub Bandar Kayangan  dan kawasan industri terpadu Bandar Kayangan sebagai panduan teknis untuk pengembangan dengan melihat peluang yang ada karena letak posisinya yang sangat strategis pada jalur ALKI II dan jalur perdagangan. P Ketiga, Peran Media dalam hubungan dengan masyarakat melalui strategi pembangunan opini publik.  P Keempat, Pekerja terutama pada pemanfaatan tenaga kerja setempat atau penempatkan masyarakat setempat sebagai bagian integral dari keberadaan kegiatan Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan dan  Industri Terpadu. P Kelima: Perguruan Tinggi. Hal tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan berbagai universitas terkait proses pembangunan Global Hub Bandar Kayangan. P Keenam. Pelaku Bisnis menarik investor investasi guna memperkenalkan, memberikan pemahaman umum, menanamkan citra (image), serta membujuk dan menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan. P Ketujuh Pemberlakuan Hukum yang Adil, dimana ketegasan dalam menjalaankaan proses pembangunan Global Hub Bandar Kayangan mengacu kepada peraturan perundang-undangan, pancasila sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan dibuat aturan yang mengikat untuk ditaati bersama antar pemerintah pelaku usaha masyarakat yang berhubungan dengan pembangunan Global Hub Bandar Kayangan Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Berbagai strategi Tujuh P (JSRW) tersebut diharapkan dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan memperlihatkan urgensi terhadap proses Kebijaksanaan Poros Maritim Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan secara optimal dengan adanya hubungan yang sinergis antara institusi dalam mencapai kebijaksanaan yang ideal diharapkan dengan mengoptimalkan realita yang ada akan mencapapai posisi ideal yang diharapakan. Keterangan (JSRW). J : Join (bekerja sama dalam menyelesaikan problem Bandar Kayangan) dalam wawancara mendalam antara peneliti dan perancang rencana pembangunan  Global Hub Bandar Kayangan bahwasanya masyarakat yang terkena dampak dari pembangunan tersebut tanahnya tetap akan menjadi miliknya walaupun sudah dibayar oleh inisiator Global Hub, ini merupakan konsep baru yang betul-betul demi kesejahteraan masyarakat dan inilah yang benar menurut peneliti jadi sampai anak cucu masih dapat menikmati dampak dari pembangunan ini. (P 6).  S : Serious (serius dalam penangananya baik pemerintah tingkat pusat maupun daerah) karena untuk mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia harus memiliki pelabuhan internasional yang sangat tepat adalah Bandar Kayangan Lombok Utara jadi harus sinergi, proses perizinan tidak berbelit-belit berikan kewenangan Gubernur karena Gubernur adalah kepanjangan dari pemerintah pusat. (P 1 dan P2). R : Remarkable (menuju kemajuan yang luar biasa) hasil karya yang hebat perencanaan pembangunan pelabuhan internasional Global Hub Bandar Kayangan adalah rencana yang luar biasa karena dengan akan terlaksananya pembangunan tersebut merupakan suatu kebanggaan yang akan membuktikan bahwasanya Indonesia terutama Provinsi Nusa Tenggara Barat khususnya Kabupaten Lombok Utara dapat memiliki pelabuhan Internasional yang akan disinggahi kapal-kapal besar yang melalui ALKI II, penyerapan tenaga kerja yang banyak sehingga dapat mengurangi pengangguran serta kita tidak tergantung dengan negara tetangga dalam proses eksport dan import dalam memasarkan hasil hasil pruduksi lokal asli bangsa Indonesia baik sektor perdagangan, hasil bumi, maupun pruduk pruduk lokal lainnya.  (P 3 dan P 5). W : Waterfront (tepi laut, bagian kota yang berbatasan dengan air, daerah pelabuhan) waterfront activites kegiatan kegiatan di pelabuhan yang akan menjadikan kota baru dalam proses kegiatan perdagangan, perindustrian, penataan pemukiman, galangan kapal, Masyarakat yang berada di sekitar juga dibimbing sehingga akan selalu seimbang dan selaras dengan setiap perubahan teknologi agro yang berkembang di lokasi pembangunan Global Hub Bandar Kayangan perkapalan di Bandar Kayangan Provinsi Nusa Tenggara Barat Kabupaten Lombok Utara dalam pemanfaatan geostrategis memanfaatkan peluang menuju negara maritim yang terkemuka di dunia. (P 4 dan P7)

Penelitian tentang      Analisis Implementasi Kebijaksanaan Tata Ruang pada Perencanaan Pembangunan Global Hub Bandar Kayangan Lombok Utara dalam Mendukung Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia dalam rangka pengembangan ilmu pemerintahan. Ilmu permerintahan yang dimaksudkan adalah, fenomena dan gejala pemerintahan yang dihadapi pada perencanaan pembangunan daerah berkarakteristik  penataan ruang wilayah dan pembangunan wilayah. Pesan Promotor Prof. Dr. Drs. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS, (melalui Daring On line), dengan prestasi studi ini dan dengan ilmu yang Saudara dapatkan selama mengikuti perkuliahan di Program Studi Ilmu Pemerintahan, kini Saudara dihadapkan pada tantangan yang lebih besar dan sekaligus tuntutan profesi yang lebih berat. Artinya, secara keilmuan, Saudara dituntut  untuk secara berkelanjutan mendarmabaktikan ilmu pemerintahan tersebut bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai ini. Kami berharap dan berpesan kepada Saudara agar dapat membuktikan segenap kemampuan profesional Saudara di berbagai bidang, serta berperan aktif dalam pengembangan ilmu pemerintahan pada khususnya. Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan  yang dapat berujung pada kesombongan. gunakanlah ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk,  dan jadilah insan profesional yang bertakwa dan  berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Obe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: