Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S. STP, MM. Menyandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN Dari Instansi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Predikat Cum Laude

Jakarta, aspirasipublik.com – Sidang Terbuka Promosi Doktor secara on line dalam masa pandemi Covid19 beserta Direktur Pasca Sarjana DR. Sampara Lukman, MA.(Daring),  dan Ketua Prodi Pasca Sarjana Prof. DR. Ngadisah, MA.(sebagai pemimpin sidang promosi Doktor) Mewakili atas nama rektor IPDN DR .Hadi Prabowo,MM. Sidang terbuka ini dilakukan dengan social distancing serta secara on line dan tanpa tamu undangan guna meminimalisir penularan covid19.

Pada hari ini Kamis, tanggal 14 Mei 2020 Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. berhasil mempertahankan Disertasinya dihadapan para Promotor dan Penguji  di kampus IPDN Cilandak Jakarta Selatan dengan judul:

“Implementasi Kebijakan Angkutan umum Massal Bus Rapid Transit (BRT) Dalam mewujudkan sistem transportasi Publik Perkotaan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta”. Dengan di Promotori oleh Prof. Muchlis Hamdi, MPA,PhD, (hadir) Prof. DR. Sadu Wasistiono, M.Si.(daring) serta DR. Sampara Lukman, MA,(Daring).

Para penguji terdiri dari: Dr. Hadi Prabowo, MM. (Rektor IPDN). , Prof. Dr. Khasan Effendy, M.Pd. ,Hadir)  Prof. Dr. Ngadisah, MA. (memimpin jalannya sidang promosi Doktor)., Prof. Dr. H.M. Aries Djaenuri, MA .(Hadir), Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA .(daring)., Dr. Rizari, MBA, M.Si., Dr. Prio Teguh, SH, M.Si (hadir)., Dr. Kusworo, M.Si. (daring).

Promovendus menyampaikan paparan disertasi secara Holistis permasalahan-permasalahan serta solusi bagaimana mewujudkan sistem transportasi publik perkotaan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Semenjak lulus dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Tahun 1999, Promovendus memulai karya bekerja di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan memiliki banyak pengalaman dalam era kepemimpinan Daerah yang silih berganti, dimulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo, Basuki Tjahaya Purnama, Djarot Saefulah hingga era kepemimpinan Anies Baswedan saat ini. Pergantian para pemimpin pemerintah daerah membuat kepribadian Promovendus semakin matang dalam melihat setiap kebiajakan daerah yang muncul karena setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. yang saat ini menjabat sebagai Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Transportasi dan pernah bertugas juga selama 5 Tahun di Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta  serta 13 Tahun di Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta sangat mengamati perubahan Ibu Kota Jakarta dari waktu ke waktu  dan memiliki penilaian sendiri, khususnya sektor transportasi publik.

Menurut Promovendus Kemacetan di Ibu Kota Jakarta akibat dari terlambatnya Provinsi DKI Jakarta dalam mengambil Kebijakan terkait transportasi publik, sehingga pertumbuhan kendaraan bermotor menjadi tidak terkendali serta tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan, angkutan umum massal belum memadai, tidak tertibnya masyarakat dalam berlalulintas hingga maraknya pelanggar ketertiban umum diatas badan jalan dan trotoar. Hal lain juga tidak terlepas dari posisi Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, Pusat Pemerintahan Nasional hingga sebagai pusat bisnis dan niaga mengakibatkan populasi penduduk di Jakarta sangat tinggi yang saat ini diatas 10 juta jiwa diatas areal daratan sekitar 662,33 km2. Populasi yang tinggi mengakibatkan kebutuhan perjalanan orang juga menjadi tinggi sekitar 47,5 juta perjalanan/hari  dengan mempergunakan kendaraan pribadi 96,5% untuk 44% perjalanan dan angkutan umum 3,5%  untuk 56% perjalanan.

Dapat dibayangkan kondisi tersebut mengakibatkan Jakarta mengalami kemacetan yang sangat luar biasa setiap harinya dengan prediksi jumlah kendaraan saat ini sekitar 18 Juta unit yang didominasi motor sekitar 14 Juta unit. Kerugian akibat kemacetan di Jakarta diprediksi mencapai 65 sd 100 Triliun / Tahun meliputi: boros Energy, hilangnya waktu yang berharga, gangguan kesehatan, polusi udara hingga biaya perawatan kendaraan yang tinggi.

Fenomena ini membuat Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. mendisertasikan permasalahan yang ada, walaupun secara kedinasan sudah menyampaikan banyak masukan kebijakan tetapi dalam hal implementasinya tidak seperti apa yang diharapkan karena setiap kebijakan daerah banyak melalui proses politik. Begitu luasnya kebijakan transportasi publik, Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. hanya mendisertasikan terkait bagaimana implementasi kebijakan Bus Rapid Transit (BRT) yang kita kenal sebagai Transjakarta.

Dorongan Penulisan melakukan disertasi karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan study banding ke Bogota dari Tahun 2004 terkait implementasi kebijakan angkutan umum massal berbasis Bus, tetapi hingga kini masih banyak terlihat kelemahan serta kekurangan dari implementasi kebijakan tersebut, seperti multy operator bus, inkonsistensi penegakan hukum sehingga sifat Rapid Transjakarta tidak tercapai dan tidak ada garansi time table, sistem pembatasan lalulintas yang belum jelas hingga trayek angkutan yang belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat dan bahkan sebahagian besar tidak  terkoneksi dengan moda transportasi lainnya. Akibat kondisi tersebut mengakibatkan pertumbuhan kendaraan bermotor tetap tinggi bahkan kebijakan-kebijakan parsial membuat boros APBD DKI Jakarta karena penggunaannya tidak tepat sasaran.

Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM dalam Disertasinya melahirkan model implementasi kebijakan angkutan umum massal BRT terintegral dalam memecahkan masalah yang ada saat ini dengan konsep: Tunggal Operator, Pembatasan lalulintas, Restrukturisasi Trayek serta penegakan hukum. Kalimat terintegral memiliki makna bahwa 4 (empat) komponen tersebut merupakan satu kesatuan  yang tidak terpisahkan, dan jika ada 1 (satu) komponen yang hilang maka besar kemungkinan kebijakan akan mengalami masalah atau mengalami kegagalan. Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. menggunakan design penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif dan bersandar pada metode analisis deskriptif serta pengambilan data melalui wawancara mendalam terhadap informan yang ditentutakn secara purposive, snowball dan accidental. Konsep yang tertulis secara ilmiah dalam Disertasi ini akan segera  dibukukan dan diharapkan dapat menjadi rujukan pada setiap pemerintah Kota di Indonesia dalam perencanaan serta pengambilan kebijakan pengembangan angkutan umum massal berbasis Bus.

Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM. lahir di Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara pada Tanggal 17 Januari 1977 dengan menyelesaikan pendidikan SD Tahun 1989, SMP Tahun 1992, SMA Tahun 1995, STPDN 1999, S-2 Tahun 2002 dan S-3 Tahun 2020. Adapun riwayat jabatan Tahun 2000 sd 2012 sebagai kepala seksi di Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta, Tahun 2012 sd 2016 bertugas di Dinas perhubungan Provinsi DKI Jakarta hingga Wakil Kepala Dinas, Tahun 2016 hingga saat ini menjabat sebagai Asisten Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Transportasi. Menikah pada tanggal 20 April 2007 dengan Klara Sinabutar  yang saat ini sebagai Perwira Menengah di TNI AU dan memiliki 1 orang putra bernama Edgar Farel Sinaga lahir pada tanggal 19 Januari 2008 dan 2 orang Putri bernama Evangelina Nadira Sinaga lahir pada tanggal 27 Oktober 2011 dan Loide Brigita Sinaga yang lahir pada tanggal 2 November 2013.  

Sambutan pertama menjadi Doktor IPDN ke 102 dengan predikat Cum Laude, Dr. Sunardi Manampiar Sinaga S.STP,MM.  adalah sebagai berikut :  “Sebagai mahasiswa lulusan STPDN yang pernah bertugas di Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan berdasarkan Fakta saat ini banyak lulusan IPDN bertugas di Dinas Perhubungan Daerah, Sebaiknya seorang kader Pemerintahan Praja IPDN sudah selayaknya diberikan materi perkuliahan minimal pengantar ilmu Transportasi, karena seorang pamong harus memahami bahwa Transportasi merupakan urat nadi perekonomian serta merupakan simpul utama dalam kehidupan sosial sehingga ilmu transportasi bagi kader pemerintahanseperti lulusan IPDN dapat menjadikan sebagai dasar pengambilan suatu kebijakan disaat bertugas “. Ucapnya. (Joko Susilo Raharjo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: