Bisnis di Era Percepatan Transformasi Teknologi

Jakarta, aspirasipublik.com – Kamis, 14  Mei 2020, HIPWI KB FKPPI telah melaksanakan bincang on line ke tiga dengan pembicara utama Hiro Whardana, Head of Corporate Affairs Northstar Group dan Bincang online ini dihadiri oleh Pengurus Pusat / Pengurus Daerah KB FKPPI , pihak umum dan unsur organisasi lainnya dibawah KB FKPPI.

Foto: Hiro Whardana Head of Corporate Affairs Northstar Group dan Cofounder & Principal  Consultant Artemis

Animo masyarakat yang tinggi terhadap kondisi global akibat pendemi tanpa disadari telah membentuk sikap saling mensuport, hal yang sama juga terjadi dengan situasi UMKM dan  peningkatan penggunaan kemampuan teknologi sebagai bentuk efek perubahan besar  covid 19

UMKM kita memiliki gaya dan budaya yang berbeda dengan bisnis bisnis lain di luarnegeri. Di Indonesia, bisnisnya  dan teknologi  telah sangat saling mendukung serta  difasilitasi oleh perkembangannya masyarkat yang secara cerdas mampu menggunakan teknologi yang ada  sebagai fasilitas berusaha akibat pergeseran dari fungsi awalnya, misalnya saja whatsapp fungsi awalnya hanyalah untuk berkomunikasi namun dalam perkembangannya mampu dijadikan alat untuk berbisnis, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Sehingga hal ini menandai bahwa cara memasarkan suatu produk mulai mengalami pergeseran, sebagi contoh kesuksesan event konser Erwin Gotawa  melalui live video dan zoom.

Jadi dapat dikatakan bahwa orang Indonesia itu sangat kreatif dan mampu mereposisi teknologi, untuk memanfaatannya sebagai alat yang multi fungsi.

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang memiliki kekuatan sebagai masyarakat komunal, hal ini tentu saja akan memberikan keuntungan tersendiri, minimal dalam lingkup pemasaran.  Hal ini dikuatkan oleh pendapat Ketua Umum HIPWI Toro Sudarmadji bahwa KB FKPPI khususnya HIPWI mestinya mampu membangun jejaring bisnis dari seluruh anggotanya, sehingga HIPWI akan mampu mendukung pembangunan  ekonomi melalui BASE ON COMMUNITY. Hal ini tentu sejalan dengan isu nasional yang sedang menghadang kita semua yaitu adanya Bonus Demografi yang akan kita terima pada tahun 2034 pada puncaknya, dimana usia penduduk produktif akan menanggung usia penduduk yang tidak produktif,  jika HIPWI FKPPI mampu memiliki peran bagus dalam meningkatkan ketahanan ekonomi melalui konsep Base on Community maka itu merupakan partisipasi yang sangat besar, dalam rangka mewujudkan kemandirian secara ekonomi demikian disampaikan herawati yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Politik, Hukum dan Ham Wanita FKPPI. (Herawati – Poltak, Aspirasi publik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: