Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmad Ustuchri, Apresiasi Pemprov Jawa Barat Perpanjang PSBB Tahap Ke Empat

Kota Bekasi, aspirasipublik.com – Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmad Ustuchri mengapresiasi Pemprov Jawa Barat yang memperpanjang PSBB tahap ke empat di Bodebek (Bogor Depok Bekasi). Dia menilai Gubernur Jabar Ridwan Kamil sangat berhati-hati menerapkan new normal. 

“Ya artinya Gubernur Jabar ingin memastikan kondisi betul-betul sesuai yang ditentukan WHO dalam penerapan new normal yang sangat ketat syaratnya seperti penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum dan sebagainya,”ucap politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini pada. Jumat (29/5/2020). 

Dia juga mengingatkan Pemkot Bekasi untuk mengevaluasi secara keseluruhan. Termasuk kelonggaran yang sudah dilakukan pada saat sholat Idul Fitri 1441 berjamaah di masjid maupun di lapangan dan beredar saat itu ada kabar di Kayuringin terindikasi covid. 

“Kan saat Idul Fitri ada kabar ada warga di Kayuringin yang terpapar (covid 19). Itu pun harus dijelaskan oleh Wali Kota bagaimana tracing nya di wilayah sekitar linvkungannya. Nah maksudnya evaluasi-evaluasi menyeluruh yang harus dilakukan Pemkot sehingga memastikan betul kondisi untuk penerapan new normal,”ujarnya.

Dan hari ini (Jumat), lanjut Ustuchri, sudah mulai dilaksanakan sholat Jumat berjamaah di masjid. Seharusnya seusai sholat dilakukan rapid tes. 

“Kita ingat di Sidoarjo usai menggelar sholat taraweh lalu jamaah dilakukan rapid tes. Nah Walikota juga pernah bilang kita masih punya stok 7 ribu alat rapid tes. Nah sebaiknya memang usai sholat jumat dilakukan rapid tes untuk memastikan kondisi betul-betul sehat,”ucapnya.

Ustuchri menegaskan, test masal di titik-titik sholat Jumat bisa dilakukan. Hal itu penting sebagai bagian evaluasi untuk penerapan new normal. 

“Tes masal rapid juga bisa dilakukan sesudah ibadah minggu di Gereja Pura Wihara,”ungkapnya.

“Tes masal itu bagian penting dari kesiapan kita menuju new normal. Apakah kita benar-benar siap melakukan new normal. Terus terang saya masih ragu secara pribadi saya ragu dan saya kira banyak pihak meragukan dan kita was-was pembukaan tempat-tempat umum seperti mal dan lain sebagainya. Jangan sampai ikhtiar capaian kerja yang sudah membaik ini bisa mendapat resiko baru dari pembukaan-pembukaan mall ini,” tandasnya. (Prima/Pardamean)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: