Acara Khitan Syai Fatuloh Murid Kelas 2 SDN Klender 01 Pagi, Berjalan Dengan Lancar

Jakarta, aspirasipublik.com – Di masa pandemi Covid – 19 ini, menjadi suatu moment tersendiri buat iwan dan Ara orang tua anak bernama Syai Fatuloh. Pasalnya meski kondisi ekonomi semakin menurun namun tekadnya untuk menjalankan salah satu ajaran agama yaitu melaksanakan Khitan terhadap anak lelakinya ini dapat terlaksana dengan baik.

Biasanya, momen liburan sekolah dimanfaatkan orangtua untuk melakukan sunat pada anak lelakinya. Khitan, sunat, atau sirkumsisi pada dasarnya adalah pemotongan sebagian dari preputium (kulit yang menutupi penis) sehingga keseluruhan glans penis menjadi terlihat. Namun hal ini tidak dilaksanakan pada hari libur, tetapi karena pemerintah melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga anak-anak sekolah dasar tidak menjalankan pendidikannya seperti biasa yaitu pendidikan di sekolah tetapi melakukan pendidikan dari rumah, mengingat kesehatan para peserta didik adalah paling utama.

Acara Khitan Syai Fatuloh Murid Kelas 2 SDN Klender 01 Pagi ini, dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 08 Juni 2020. Acara ini dihadiri para haji dan RT setempat, diantaranya pak.Ustad Sodikin, pak Ustad Mudina,pak Ustad Jauhari,pak Haji Tukimin, Ibu RT. Masniah dan beberapa tokoh masyarakat setempat. Sedangkan dari pihak keluarga perempuan dihadiri oleh orang tuanya,  Bibi Dwi Sartika, beserta saudara – saudara dan tetangga yang berdekatan.

Kegiatan ini dilangsungkan di tempat tinggal orang tua Syai Fatuloh yang beralamat di Jalan kampung pertanian selatan RT. 003, Rw. 03 Kelurahan klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta – timur.

Kakek dan Nenek Syai Fatuloh sendiri yang berdomisili di banten tidak bisa ikut menghadirin acara khitanan (sunatan) karena masih ada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang dilaksanakan pemerintah Prov. Banten Guna Mengurangi Penyebaran Covid- 19.

Setelah acara khitan dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan acara pengajian serta acara syukuran dengan menikmati hidangan seadanya. Adapun acara berjalan dengan lancar.

“Saya sangat senang karena khitan ini sudah selesai, sebagai orang tua saya memiliki tanggung jawab besar. Semoga setelah di khitan Syai Fatuloh semakin sehat, mudah rejeki, semakin pintar juga berguna untuk bangsa serta agama,” ucap Iwan dan Ara penuh harap. (Sanusi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: