Dishub Kota Bekasi Terapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Jalan Baru Underpass Bekasi Timur

Foto: Rekayasa arus lalu lintas di Jalan Baru Underpass Bekasi Timur, Rabu (17/6)

Kota Bekasi, aspirasipublik.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas di Simpang Jalan Baru Underpass Bekasi Timur.

Rekayasa lalin ini dilakukan dalam rangka operasional ruas Jalan Baru Undepass sisi barat yang sudah rampung dikerjakan.

Perubahan paling terlihat pada simpang Jalan Baru Underpass, di mana terdapat perubahan signifikan arus lalu lintas dari yang sebelumnya.

Kabiid Lalin Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menjelaskan rekayasa lalin dilakukan sejak arus kendaraan dari Underpass (RS Bella) ke arah Ganda Agung melintas di sisi barat Jalan Baru.

“Titik awalnya arus dari Underpass menuju Ganda Agung, masuk ke Jalan Baru sisi barat tepat di Jembatan Emerald,” ucap Teguh, Rabu (17/6/2020).

Menurut dirinya, kendaraan dari arah RS Bella yang mengarah ke Ganda Agung, harus terlebih dahulu berhenti di simpang Jalan Baru Underpass tepanya di Jembatan dekat Perumahan Irigasi Danita.

“Ikuti isyarat lampu untuk melaju ke arah Ganda Agung ketika sampai di Simpang Jalan Baru Underpass Jembatan,” imbuhnya.

“Sedangkan untuk kendaraan dari RS Bella menuju Jalan Mekar Sari, dapat mengambil kiri langsung tanpa mengikuti isyarat lampu,” sambungnya.

Kemudian, kendaraan dari arah Ganda Agung ke arah RS Bella, dapat melaju mengikuti isyarat lampu ketika tiba di Simpang Jalan Baru Underpass.

Untuk kendaraan dari arah Jalan M. Yamin (Wisma Jaya) ke arah Mekar Sari, dilarang lurus ketika tiba di Simpang Jalan Baru Underpass, mereka diarahkan belok kiri langsung dan berputar di jembatan Rusunawa.

“Rekayasa putar balik juga berlaku untuk kendaraan dari arah Ganda Agung menuju Jalan Mekar Sari, dari yang semula dapat belok kanan mengikuti isyarat lampu, kini diarahkan lurus dan berputar di Jembatan Rusunawa,” imbuhnya.

Sementara arus kendaraan dari arah Jalan Mekar Sari ke arah Jalan M. Yamin dan Jalan Baru Underpass (RS Bella), tidak ada perubahan.

“Berhenti di simpang Jalan Baru Underpass dan mengikuti isyarat lampu, lurus ke arah M. Yamin, belok kanan ke arah RS Bella, belok kiri langsung ke arah Ganda Agung,” terangnya.

Dia menambahkan, rekayasa lalin ini akan terus dievaluasi setiap harinya. Petugas gabungan dari Dishub dan Kepolisian akan berjaga selama kurang lebih satu minggu.

“Petugas akan jaga untuk membantu mengatur, karena kalau masih baru gini mungkin masih banyak yang bingung, tapi kalau sudah lama akan terbiasa,” katanya. (Prima/Pardamean)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: