Pemkot Bekasi Pelajari Terkait Penerapan Aturan Shif Jam Kerja Untuk Para Pegawai

Foto: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

kota Bekasi, aspirasipublik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan mempelajari terlebih dahulu terkait aturan penerapan shif jam kerja untuk para pegawai.

Hal tersebut menyusul diterbitkannya Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang pengaturan jam kerja pada masa adaptasi kebiasan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, pihaknya masih akan mempelajari surat edaran yang diterbitkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 itu.

Sebab, menurut Politikus Golkar tersebut, hingga saat ini dia memang belum membaca isi dari surat edaran tersebut

“Cuma, menurut saya, tentunya apa yang diputuskan oleh pemerintah pusat itu menjadi referensi oleh daerah untuk melakukan demi kita bersama,” kata Pepen sapaannya, Selasa (16/6/2020).

Karena itu, dikatakannya, untuk lebih pastinya dia masih akan membaca isi dari surat edaran tersebut.

Sehingga, nantinya dia dapat memutuskan apakah dapat diterapkan atau tidak. Termasuk apakah hanya akan berlaku untuk para pegawai negeri sipil (PNS) atau juga para karyawan semua.

“Kalau untuk karyawan semua berarti semua penguasa harus patuh. Tapikan juga harus lihat kondisi daerah, tidak bisa disama ratakan,” imbuhnya.

Sebab, Undang-undang biasanya semua disama ratakan antar daerah. Padahal, menurutnya, jika kondisi daerah memang sudah memungkinkan seperti halnya di Kota Bekasi tentu pastinya harus ada diskresi. Hal tersebut sengaja dilakukan agar tidak mempengaruhi semuanya.

“Tapi kitakan harus lihat dulu, masa kita ngomong ayo tapi faktanya berbeda sehingga kita memang harus menyesuaikan. Bukan berarti tidak mengikuti tapi disesuaikan dulu dengan kondisi yang ada,” tutup Pepen. (Prima/Pardamean)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: