ASN Pemerintah Provinsi Riau, Dr. Matnuril, S.IP.,M.Si Berhasil Meraih Doktor Ilmu Pemerintahan ke 107 IPDN

Jakarta, aspirasipublik.com – Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali mempromosikan Doktor Ilmu Pemerintahan di Gedung Pascasarjana Kampus Cilandak Jakarta Selatan, Selasa 30 Juni 2020. Promosi Doktor ke 107 IPDN ini dianugerahkan kepada seorang Aparatur Sipil Negara asal Pemerintah Provinsi Riau Dr. Matnuril,.S.IP,.M.Si yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukinan dan Pertanahan Provinsi Riau.

Dr. Matnuril,.S.IP,.M.Si, lahir di Dusun Danau Sati, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, 34 tahun silam tepatnya 01 Februari 1986. Alumni jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau ini lulus tahun 2009 dengan menyandang predikat Terbaik 1 Jurusan Ilmu Pemerintahan. Setelah lulus dan menjadi Sarjana Ilmu Pemerintahan iapun sukses mengikuti Tes Calon Pegawai Negeri Sipil dan memulai pengabdiannya sebagai ASN Pemerintah Provinsi Riau. Tahun 2011 iapun kembali melanjutkan pendidikan strata dua Ilmu Pemerintahan pada Pascasarjana Universitas Islam Riau dan memperoleh Magister Ilmu Pemerintahan tahun 2013.

Semangat belajar yang tak pernah padam mengantarkannya ke program Doktoral Ilmu Pemerintahan Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2016 lalu. Hari ini, iapun telah meraih Promosi Doktor dengan mempertahankan Disertasi berjudul “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Kawasan Konservasi Taman Nasional Tesso Nilo Dalam Menjaga Kelestarian Fungsi Hutan di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau” dengan Predikat Sangat Memuaskan. Ketertarikannya mengangkat Disertasi mengenai kebijakan pengelolaan kawasan konservasi tidak terlepas dari persoalan pelanggaran terhadap rencana tata ruang yang terjadi di Provinsi Riau. Fokus bahasan mengenai upaya peningkatan kinerja ekonomi makro berbasis sumber daya alam dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal serta pemulihan fungsi sumber daya alam untuk mempertahankan dan meningkatkan daya dukung lingkungan.

Naskah Disertasinya yang telah dinyatakan diterima dan lulus pada Sidang Tertutup tanggal 17 Januari 2020 lalu, Hari ini tanggal 30 juni 2020 kembali diuji Sidang terbuka pada kondisi Pandemi Covid 19 tanpa menghadirkan keluarga dan dilakukan  dengan cara Promotor dan Co Promotor seta penguji ada yang hadir langsung dan ada yang menggunakan Virtual (daring) .Dihadapan Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM. (memimpin jalannya sidang terbuka hadir langsung), Direktur Pascasarjana Dr. Sampara Lukman, MA. (hadir langsung mendampingi bapak rektor IPDN), Prof. Dr. Drs. Khasan Effendy, M.Pd (hadir langsung); Prof. Dr. Ngadisah, MA. (Ketua Prodi Pasca Sarjana hadir langsung mendampingi pak Rektor dan Pak Direktur Pasca Sarjana); Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS. (hadir Langsung ); Prof. Dr. H. M. Aries Djaenuri, MA. (hadir langsung); Prof. Dr. Tjahya Supriatna, SU. (melalui Daring ); Dr. Ir. Dedeh Maryani, MM.(hadir langsung) Pemikiran-pemikiran tentang kebijakan kehutanan di Provinsi Riau yang mulai berkembang sejak memulai perkuliahan pada Pascasarjana IPDN mempertemukannya kepada seorang pakar hukum dan kebijakan yakni Prof. Dr. Murthir Jeddawi.,SH.,S.Sos.,M.Si (Promotor melalui daring ) sebagai  Co Promotor, Dr. Kusworo.,M.Si (hadir langsung) dan Co Promotor Dr. Bambang Supriyadi.,BE.,M.Si (melalui Daring)

Sidang Terbuka yang berlangsung selama lebih dari 120 menit itu menyatakan naskah disertasi setebal 448 tersebut diterima dan lulus dengan Predikat Sangat Memuatkan (A). Setelah dikukuhkan sebagai Doktor Institut Pemerintahan Dalam Negeri ke 107, Rektor IPDN memberikan kesempatan kepada Dr. Matnuril,.S.IP,.M.Si untuk menyampaikan sambutan pertamanya. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan bahwa penelitian yang baik adalah penelitian yang menemukan kebaruan (novelty) dan memiliki kontribusi baik bagi keilmuan maupun kehidupan umat manusia.

Analisis kebaruan yang ditemukannya dalam penelitian implementasi kebijakan pengelolaan kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo dalam menjaga kelestarian fungsi hutan di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau adalah “Ecoregreen Implementation Model”. Dijelaksannya, untuk mencapai derajat kebijakan yang baik dalam pengelolaan kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo dalam menjaga kelestarian fungsi hutan ke depan diperlukan; empowerment (menciptakan pemberdayaan), culture (pendekatan budaya), opportunities (memberikan peluang), regulation (perbaikan regulasi), education (peningkatan edukasi) dan green (berparadigma atau berwawasan hijau) yang disimbolkan dengan Ecoregreen Implementation Model.

Kemudian pada tatanan implementasi yang ditelitinya menggunakan analisis implementasi kebijakan menurut Merilee S. Grindel (1980); Content of Policy dan Context of Policy ditemukannya bahwa; tidak optimalnya implementasi kebijakan pengelolaan kawasan konservasi taman nasional Tesso Nilo dalam menjaga kelestarian fungsi hutan secara dominan dipengaruhi oleh faktor kompleksitas konflik kepentingan yang betolak dari cara pandang terhadap sumber daya alam yang ada dalam kawasan hutan Tesso Nilo. Perbedaan cara pandang berimplikasi pada keseriusan dan penetapan kriteria masalah-masalah, yang semestinya menjadi sasaran kebijakan pengelolaan.

Menilai besaran konsekuensi, kedekatan temporal, dan konsentrasi efek bagi para calon penerima manfaat atau bagi para calon (subjek) yang akan terkena dampak kebijakan pengelolaan untuk memberikan masukan kepada proses pembuatan kebijakan. Pentingnya meningkatkan konsensus sosial beberapa tingkat kesepakatan antar stakeholders utama dan stakeholders pendukung serta stakeholers subjek. Upaya ini dilakukan untuk menjamin representasi sistematis dari semua stakeholder yang berkepentingan sehingga mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam diskusi, mengidentifikasi masalah-masalah dari sudut pandang berbeda.

Diakhir sambutannya, Dr. Matnuril,.S.IP,.M.Si menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kesempatan yang telah ia dapatkan untuk menimba ilmu di kampus IPDN. “Saya bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada semua pihak yang berperan langsung maupun tidak langsung. Bapak Rektor, bapak Direktur ,Promotor dan Co Promotor dan seluruh dosen Penguji  yang telah memberikan ilmu dengan ihklas. Keluarga, istri, orang tua dan anak-anak yang telah memotivasi dan merelakan waktu mereka atas ketidakberadaan saya untuk mereka disaat-saat yang seharusnya ada. Wabil khusus kepada Pemerintah Provinsi Riau Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu dan saat ini yang terus memberikan dukungan” ungkapnya. (Joko Susilo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: