Polemik Jual-beli Asset Gedung DPD Golkar Kota Bekasi Berbuntut Panjang

Kota Bekasi, aspirasipublik.com – Polemik jual-beli asset gedung DPD Golkar Kota Bekasi berbuntut panjang karena saling lapor melapor ke pihak kepolisian.

Wakil ketua DPD Golkar Kota Bekasi Maryadi mengatakan, tak seharusnya beliau (Andi Salim) melakukan hal yang melecehkan senior kami dan kader partai pada hari Rabu, (07/07/20) kemarin.

“Kalau Andi Salim melaporkan masalah jual-beli asset gedung DPD Golkar ke Mabes Polri silahkan saja, tapi jangan usir senior kami (Abdul Manan) dan Ibu Titin sebagai kader partai,” ucap maryadi dalam konfrensi persnya, Rabu (08/07/20).

Dirinya menjelaskan, dengan kejadian tidak menyenangkan kemarin rabu, kami semua secara spontan sepakat akan melaporkan Andi Salim ke Polres Metro Bekasi dengan delik perbuatan tidak menyenangkan.

“Kita akan laporkan tindakan tidak menyenangkan kemarin ke Polres.

Kami miris melihat video ibu titin diusir dan senior kami Abdul Manan di bentak bentak,” ucap Maryadi.

Sebelumnya, Andy Iswanto Salim selaku pembeli Gedung DPD Golkar Kota Bekasi menyeruduk kantor berlambar pohon beringin tersebut menanyakan kejelasan jual-beli asset.

“Sudah 13 tahun saya merasa dipermainkan oleh mereka (elit DPD Golkar Kota Bekasi). Semalam juga saya sudah laporkan pengurus kader ke Mabes Polri,” ucapnya Andi Salim.

Dirinya sempat mengusir kader partai golkar yang sedang berkumpul di gedung dan terjadi adu argumen dengan nada tinggi kepada kader senior, Abdul Manan terkait jual-beli asset. (Prima/Pardamean)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: