Tasyakuran Aqikah Tokoh Masyarakat Duren Sawit Drs. H. Encang Hasanudin Berjalan Lancar

Jakarta, aspirasipublik.com – Awak media AP, meliput Salamatan Tasyakuran Aqiqah Puteri dari Ashabul Kahfi dan Selvita, yaitu Az-Zahra Mutiara Azzakira dan Aznima Mutiara Kayla, Jum’at malam Sabtu, 10/07/20 Pukul 20.30-23.30 wib.

Tasyakuran digelar di kediaman Bapak Drs. H. Encang Hasanudin dan Ibu Hj. Fitri Damayanti, dibilangan Jl. Bina Karya 1 RT10/03 Kel. Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kedua Puteri yang di Aqiqah adalah cucu dari Bapak H. Encang Hasanudin BA. Beliau adalah merupakan seorang tokoh masyarakat  setempat sekaligus Penasehat di Bamus Betawi, dan hingga kini masih menjabat sebagai Ketua Umum Laskar Betawi.

Ust. Abdul Rosyid sebagai pembawa Acara membacakan susunannya, hingga selesai.

Dimulai dari pembacaan zikir, Tahlil, dan Tahmid dipimpin oleh H. Ust. Ali Usman. Dilanjutkan dengan Pembacaan Kisroh Maulid Nabi Muhammad SAW yang disuarakan oleh Remaja Hadroh Al-Munawaroh.

Bertindak sebagai penceramah adalah, KH.Zachrudin BA dan KH. Habib Husein Bin Umar.

Hadir: -Jamaah Masjid AT-Taqwa, Jamaah Maj’lis Taklim pengajian Al-Amin. -Jamaah Majlis Taklim AT-Taufiq. -Ketua RT 10/03, H.Mistam. -Ketua RT03/02 , Sunarto. -Aiptu Saepudin, Bimaspol Pondok Kopi. -Keluarga Besar Sahibul Hajad(Bp.H. Encang Hasanudin). -Ust.Moh.Soleh SAG, -Ust.H.Ilyasa, -Ust.H.Mardowi Dodi.-H.Jasima Orang Tua.-KH.Habib Husein Bin Umar. -KH.Ahmad Zachrudin BA.

Dalam tauziyah yang disampaikan Oleh KH. Ahmad Zachrudin, adalah mengedepankan tentang Akhlaqul Karimah buat kedua Puteri yang baru saja di Aqiqah, dengan harapan kedua orangtuanya dapat mendidik anak-anaknya menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah, berbakti kepada kedua orang tua dan Agama.

Diselah tauziyah yang serius sehingga jamaah yang hadir turut terbawa suasana Hidmat karna Siraman Qolbunya.

Namun masih diselipkan candaan pantun hingga jamaah jadi ada tawanya. Diperkirakan Sekitar 200 orang hadir memenuhi undangan Sohibul Hajat.

Lain lagi dengan Tauziyah yang disampaikan oleh Habib Husein bin Umar, beliau menyampaikan dengan tema yang beda.

Habib Husein, mengedepankan pesan-pesan untuk seluruh umat muslim, khususnya generasi muda. Untuk pintar-pintar menyikapi pergaulan di era modern yang penuh tantangan.

Masih dikatakan oleh Habib Husein dalam Tausiyahnya,”Beliau berpesan kepada Jemaah yang hadir, untuk menjaga Ukhuwah Islamiyyah, karena sekarang ini, Pancasila sedang diobok-obok oleh Kaum Komunis yang menyusup ke salah satu Partai yang  berkuasa di Negri Indonesia.

Untuk itulah, Umat Islam di seluruh Indonesia, bahkan dunia, agar tetap waspada dengan rongrongan orang-orang atau golongan yang ingin menghancurkan Islam”, tandasnya.

Nampak wajah tuan rumah, Bp H. Encang Hasanudin dan Istri, serta anggota keluarga lainnya, terlihat sumringah, wajah kebahagian sehabis menggunting  rambut cucunya, sambil dibacarakan Kisroh Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang disuarakan oleh Remaja Hadroh Al-Munawaroh.

Sekitar pukul 23.30 Gelar Tasyakuran diakhiri dan ditutup dengan yang dipimpin oleh Ust.H.Ali Usman. (Agus K)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: