Minimnya Standar Protokol Kesehatan, Pemda Karawang Diharap , “Perhatikan Pariwisata Pantai Tanjung Pakis”

Bekasi, aspirasipublik.com – Keluarga Masuri yang berdomisili di Perumahan Bumi Kahuripan Indah (BKI) Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani Kab. Bekasi, yang meninggal pada 31 Jui 2020 lalu yang memakan korban nyawa KD 7 tahun yang tewas tenggelam di Pantai Tanjung Pakis Karawang, ketika  awak media  mengkonfirmasi Masuri orang tua korban KD pada Jumat 08/08/2020  lalu di kediamannya.

Dalam keterangannya Masuri mengatakan dengan adanya kejadian yang menewaskan anaknya KD 7 tahun, pihak keluarga tidak akan menunut, karena sudah diberikan uang kerohiman sebesar 2 juta rupiah dan sudah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut dengan pihak pengelola,” Ujarnya. 

Lanjut kata Masuri, saya  dari pihak keluarga memohon kepada semua  masayarakat jangan mengapload poto almarhum anaknya (KD) di medsos (Media sosial) karena akan membuat trauma istri saya, Ucap Masuri. Dirinya berharap. agar Pengelola Pantai Tanjung Pakis lebih mempehatikan keselamatan dan kemanan Pengunjung agar tidak terjadi lagi musibah seperti yang di alami kelurga saya,” Tuturnya dengan lirih. 

Selanjutnya  awak media  yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Bekasi, mencoba investigasi langsung ke wisata  Pantai Tanjung Pakis  pada Minggu, 09/08/2020 untuk  memastikan dan mencari informasi baru sesuai standar SOP dari tempat wisata tersebut.

Alhasil awak media menjumpai beberapa dugaan yang dilanggar pihak pengelola Pantai Tanjung Pakis, tidak adanya standar pengawasan standar protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 yang kebanyakan pengunjung tidak memakai masker, hal ini menjadi pertanyaan besar bagi awak media.

Karcis pun dari penjaga tiket dengan membayar Rp. 10.000, – /orang di mana tertera logo pemda Karawang, asuransi dari pihak pengelola PT JHI.

Seorang pria yang sudah lama menjajakan penyewaan alat renang berupa perahu karet, sobrih mengatakan  saat dikonfirmasi bahwa saya menyewakan alat ini Rp 10. 000,- dan saya tidak kena kontribusi pada pengelola.” Ucapnya. 

Ditempat yang sama Kepala Desa Pakis jaya saat di Konfirmasi melalui via seluler, jawabnya  di arahkan ke perwakilan pengelola pariwisata Pantai Tanjung Pakis, namun pengelola tidak ada di tempat. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: