Fathoni Wakil Ketua PK Partai Golkar Bekasi Barat, Diserang Orang Tak Dikenal Menggunakan Air Keras

Foto: Korban Fathoni (Baba)

Bekasi, aspirasipublik.com – Wakil Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Bekasi Barat, Fathoni (60) yang akrab dipanggl Baba, diserang orang tak dikenal dengan menggunakan air keras, Sabtu (5/9/2020) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibat serangan itu, Fathoni mengalami luka dibagian muka dan harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi.

Sampai saat ini, belum ada keterangan yang pasti penyebab dan pelaku penyerangan terhadap korban Fathoni yang tidak berniat melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Kepada awak media, Ketua Pimpinan Kelurahan Bintara Partai Golkar, Kecamatan Bekasi Barat, Dodi Armando menerangkan, korban diserang saat baru tiba dirumahnya beralamat di Jalan Banteng, Kelurahan Kranji.

“Saat itu ada dua lelaki yang menemui korban, sesaat setelah korban baru pulang ke rumahnya,” kata Dodi, Minggu (6/9/2020) siang.

Salah satu dari dua orang itu, sambung Dodi, berpura-pura meanyakan alamat kepada korban saat korban baru memarkirkan motornya dihalaman rumah.

“Begitu lengah, seorang lagi tiba-tiba menyiramkan air keras ke wajah Baba dan langsung tancap gas melarikan diri,” ungkapnya.

Setelah serangan mendadak itu, korban lantas membangunkan seluruh anggota keluarganya dengan cara menggedor pintu rumahnya karena mulutnya terluka akibat siraman air keras dari pelaku.

 “Untungnya Baba saat itu masih pakai helm dan kacamata, tapi mulutnya tidak bisa bicara, karena terkena siraman air keras,” imbuhnya.

Lalu, korban langsung dibawa keluarganya ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

“Saat itu, Baba diantar langsung keluarganya. Nah pagi harinya, barulah saya membesuk Baba di rumah sakit umum,” jelasnya.

Menurut Dodi, banyak pihak yang menyarankan agar korban dan keluarganya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, namun korban dan keluarganya menyatakan tidak ingin memperpanjang permasalahan ini.

“Padahal kawan-kawan menyarankan agar Baba segera lapor polisi biar pelakunya tertangkap dan tidak ada fitnah,” tegasnya.

Wajar jika akhirnya, lanjut Dodi, banyak pihak yang cuma bisa menduga-duga tentang siapa yang menyerang Baba yang dikenal aktif di Partai Gokar tersebut.

Apalagi, tambah Dodi, kejadiannya ini, menjelang Musda Golkar Kota Bekasi agar tidak menjadi fitnah dan pelakunya segera tertangkap.

“Ya saya sebagai sahabat dan sesama kader Golkar sangat prihatin dengan kejadian ini yang menimpa Baba. Semoga Baba lekas sembuh dan pulih seperti sediakala,”  pungkasnya. (Parsaoran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: