Kades Bantar Karet H. Hotib Adakan Musdesus Untuk Menetapan KPM

Bogor, aspirasipublik.com – Akibat daripada pandemic yang berkepanjangan, berbagai macam stimulus perekonomian sudah diterbitkan oleh pemerintah. Penetapan Undang-undang No. 2 tahun 2020 dalam mengatur keuangan negara dalam penanganan pandemi COVID-19 serta kebijakan melebarkan defisit anggaran lebih dari 3 persen menjadi langkah berani pemerintah dalam upaya mengatasi krisis.

Pasalnya, Kemudian, dengan kontribusi sebesar 57,85 persen, konsumsi rumah tangga dinilai menjadi komponen yang berkontribusi paling besar dalam struktur ekonomi sekaligus jadi kunci utama dalam menopang PDB dan mencegah terjadinya resesi ekonomi akibat pandemi. Ketika konsumsi masyarakat tertekan, maka dampaknya akan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Untuk itu, guna mengurangi beban masyarakat pemerintah mengucurkan berbagai macam bantuan dengan harapan dapat langsung dinikmati oleh masyarakat yang terdampak akan pandemi covid – 19 ini.

Untuk menjaga keterbukaan antara kades dengan seluruh warganya, Selasa. 30/3/ 2021. Kades bantar karet H. Hotib bekerjasama dengan ketua BPD setempat Bapak Parta, Babinsa Pelda Darman, Babinkantibmas Brigadir Agung, Satgas H. Herman serta perwakilan camat nanggung untuk melaksanakan musyawarah desa khusus (musdesus) guna penetapan KPM.

Adapun dalam rapat tersebut Kades Bantar Karet H. Hotib dalam sambutannya mengatakan “keluarga penerima manfaat (kpm) sebanyak 150 untuk 1 tahun (12 bulan) per bulan sebesar Rp. 300 Ribu, pada waktu yang sama kades meminta kepada seluruh yang hadir agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan menegaskan bahwa bantuan ini tidak ada potongan walau sekecil apapun,” ucap kades. (Surya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: