Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Jalin MoU Dengan JPKP Soal Satgas

Bogor – aspirasipublik.com _ DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) menjalin kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang bersifat kemitraan dalam hal Satuan tugas (Satgas) pelajar bentukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Penandatanganan MoU dilaksanakan langsung oleh Ketua DPD JPKP Kabupaten Bogor A. Fachry dengan Kadisidik Kabupaten Bogor TB. Luthfi Syam dan Ketua Satgas Pelajar Kabupaten Bogor Amsohi pada hari Kamis 22/03/2018 di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Menerapkan isi Nota kerjasama, bahwa pihak pertama dan pihak kedua sepakat melakukan kerja sama sebagai berikut :

Bersama-sama melakukan pencegahan tawuran. penyalah gunaan narkotika/narkoba, pelecehan seksual, penyimpangan teknologi infomasi dan sejenisnya terhadap pelajar di wilayah Kabupaten Bogor.

Sinergi dengan Satuan Tugas Pelajar Kecamatan dalam melakuka pembinaan dan pengawasan terhadap pelajar di wilayah Kabupaten Bogor.

Bersama menciptakan lingkungan kondusif dan bersinergi denga instansi/lembaga lain dalam menanggulangi permasalahan pelajar di wilayah

Menjelaskan Ketua DPD JPKP Kabupaten Bogor A.Fahri, JPKP mendukung adanya Satgas Pelajar, rencana kedepan JPKP akan melakukan kunjungan jemput bola ke sekolah-sekolah dengan melakukan kegiatan sosialisasi dengan program agenda seperti tentang bahaya narkotika, UU IT, Kebangsaan, bekerjasama dengan dinas dan instansi yang berkompeten.

“Kerja sama tersebut untuk lebih meningkatkan kemampuan segenap potensi dan sumber daya yang ada secara optimal guna menunjang pembangunan pendidikan berkelanjutan dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bogor,” Jelasnya.

Lanjutnya, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dini, karena Generasi muda adalah masa depan bangsa, yang harus kita jaga. Bukan hanya memfokuskan edukasi Intelegensia dan kepintaran, tetapi juga memberi moralitas anak bangsa yang sesuai dengan nilai luhur pancasila.

Dikesempatan yang sama, Ketua Satgas Pelajar Kabupaten Bogor Amsohi menegaskan bahwa, satgas pelajar bukan hanya identik dengan penanganan pelaku tawuran saja, Ia pun meminta agar lebih mengedepankan komunikasi.

Amsohi menambahkan, pengurus satgas di tingkat kecamatan akan berkoordinasi dengan sekolah. Sehingga akan memiliki satgas juga. “Nantinya perilaku yang menyimpang dan yang tidak diharapkan bisa kita minimalisasi,” Ujarnya kepada Aspirasipublik 24/3/18.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) JPKP Maret Samuel Suaken mengatakan, selamat atas terwujudnya kerjasama resmi JPKP DPD Kabupaten Bogor dengan Disdik Kabupaten Bogor. Sehingga terciptanya MoU dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sebagai mitra kerja yang harus terus dibina kedepan nya.

“Sinergitas yang sama harus terus dilakukan terhadap institusi pemerintah lain khususnya Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial, Potret ini menjadi potret dan contoh bagi wilayah lain guna memantapkan misi perjuangan dan pengabdian JPKP ditengah-tengah Bangsa dan Negara” Ungkapnya.

Lanjutnya, bukanlah sesuatu yang mudah untuk mewujudkan ini, tentu butuh kepercayaan dan kredibilitas untuk meraihnya dan JPKP DPD Kabupaten Bogor dapat membuktikannya.

“MoU ini bukan sekedar ingin menampilkan eksistensi organisasi semata, tetapi juga sekaligus membuktikan bahwa JPKP sebagai organisasi relawan Jokowi terstruktur mampu menghadirkan dirinya secara formal juridis disegala jenjang,” imbuh Maret Samuel.

Menambahkan lagi dirinya berharap, pencapaian saat ini jangan cepat merasa puas, implementasi MoU haruslah nyata, dan kerahkan semua kekuatan guna menggalang laju lancarnya misi pengabdian kita.

“Wujudkan isi MoU dengan pembuktian diakar rumput dan tidak hanya menjadi wejangan diatas selembar kertas, “pungkasnya. ( Wan/Ria ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *