Warning: Undefined array key "color-1-overlay" in /var/www/vhosts/aspirasipublik.com/public_html/wp-content/plugins/td-composer/legacy/common/wp_booster/td_block.php on line 1148

Warning: Undefined array key "color-2-overlay" in /var/www/vhosts/aspirasipublik.com/public_html/wp-content/plugins/td-composer/legacy/common/wp_booster/td_block.php on line 1148
Minggu, Maret 3, 2024

Serka Nandang Dan Serma Dedi Konsisten Gencar Pantau Pasar Nanggung

Must Read

Dr. Muhammad Arief Adillah, S.Sos. M.A.P., Dosen Politeknik Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Usia 27 Tahun, Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN...

Jakarta, aspirasipublik.com - Selasa,12 Desember 2023,berlangsung dari pukul 09.00 dan selesai pukul 12.00 di Ruang sidang lantai 3 Sekolah...

Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Tahun 2021 Di SDN Rawamangun 09

Jakarta, aspirasipublik.com - Berdasarkan Surat Konfirmasi dan Klarifikasi Surat Kabar Umum Aspirasi Publik Nomor : 020/SP-AP/KK/VI/2023 Tentang dugaan Kelebihan bayar...

Bogor, aspirasipublik.com – Di beberapa negara, termasuk Indonesia, pemerintah membuat pendoman dan protokol kesehatan untuk menghadapi COVID-19. Di negara kita, protokol kesehatan ini dikenal dengan sebutan 5M. Antara lain:

  1. Mencuci Tangan

Rutin mencuci tangan hingga bersih adalah salah satu protokol kesehatan yang cukup efektif untuk mencegah penularan COVID-19. Untuk hasil yang maksimal, cucilah tangan setidaknya selama 20 detik beberapa kali sehari.

  1. Memakai Masker

Pada awal pandemi COVID-19 tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penggunaan masker hanya direkomendasikan untuk orang sakit, bukannya orang sehat. Namun, virus corona jenis SARS-CoV-2 benar-benar baru, sehingga protokol kesehatan bisa berubah-ubah seiring bergulirnya waktu.

Beberapa waktu selang kebijakan WHO di atas, WHO akhirnya mengeluarkan imbauan agar semua orang (baik yang sehat atau sakit) agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kebijakan WHO ini juga sempat ditegaskan oleh presiden Joko Widodo.

  1. Menjaga Jarak

Protokol kesehatan lainnya yang perlu dipatuhi adalah menjaga jarak. Protokol kesehatan ini dimuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI dalam “Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.”

Disana disebutkan, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk menghindari terkena droplets dari orang yang bicara, batuk, atau bersin, serta menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan. Bila tidak memungkinkan melakukan jaga jarak, maka dapat dilakukan berbagai rekayasa administrasi dan teknis lainnya.

  1. Menjauhi Kerumunan

Selain tiga hal di atas, menjauhi kerumunan merupakan protokol kesehatan yang juga harus dilakukan. Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah.

  1. Mengurangi Mobilitas

Virus corona penyebab COVID-19 bisa berada di mana saja. Jadi, semakin banyak dirimu menghabiskan waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula terpapar virus jahat ini.

Guna mensosialisasikan kondisi diatas, karena kehawatiran jajaran koramil 2125 nanggung  kepada masyarakat yang beraktivitas di area pasar raya nanggung, dikarenakan masih banyak masyarakat baik pengunjung maupun pedagang yang melanggar  aturan protokol Kesehatan.

Maka dari itu untuk mengatasi hal tersebut Serka Nandang dan Serma Dedi dalam melaksanakan pemantauan di area pasar nanggung, kabupaten bogor kian hari semakin gencar saja. Hal ini dilakukan untuk antisipasi penyebaran covid 19. (Surya)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
Latest News

Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Tahun 2021 Di SDN Rawamangun 09

Jakarta, aspirasipublik.com - Berdasarkan Surat Konfirmasi dan Klarifikasi Surat Kabar Umum Aspirasi Publik Nomor : 020/SP-AP/KK/VI/2023 Tentang dugaan Kelebihan bayar Gaji Honorer a.n. Sifa Rahma...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -