Kades Bantar Karet Satukan Program Dengan PT. Antam Guna Kenyamanan Masyarakat

Bogor, aspirasipublik.com – Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor bersama PT Antam Pongkor menggelontorkan anggaran sebesar Rp 500 juta Rupiah untuk pekerjaan pembangunan Jalan Penghubung antara Kecamatan Nanggung dan Kecamatan Leuwiliang, tepatnya Kampung Cikaret, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung menuju Jalan Cibait, Kampung Pabangbon, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Guna, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wisata alam Panorama Pabangbon (PAPA) dengan potensi wisata Alam yang ada di Nanggung.

Kades Bantar Karet H. Hotib mengatakan, setelah masyarakat menunggu sekian lama dari bantuan Pemerintah Daerah untuk memperbaiki jalan yang tak kunjung datang. Akhirnya, Pemdes bersama  PT Antam Pongkor dibantu masyarakat berupaya untuk memperbaikinya.

“Untuk Jalan Pabangbon itu program PT Antam dan Desa Bantar Karet, kalau program sulitnya program Kabupaten, cuma pernah kami dari masyarakat sangat membutuhkan pekerjaan tersebut Makanya jalan tersebut kami kerjakan dulu dari Dana PT Antam dan desa gitu, cuma batasnya sampai jika sampai Bantar karet aja perbatasannya Cikaret sampai Bantar karet untuk jalan tersebut,” kata Hotib. Kamis (22/07/2021).

Hotib menambahkan, jalan penghubung tersebut dangat dibutuhkan oleh pihak PT Antam dan masyarakat mengingat aksesnya dekat ke Leuwiliang.

“Alhamdulillah sekarang udah beres pekerjaannya oleh PT Antam sama desa, untuk dana tersebut itu bantuan dari PT Antem sama Desa jumlah bantuan Kalau nggak salah Rp 500 juta dengan rinciannya Rp 400 juta PT Antam dari Desa Rp 100  juta. Ya itu anggaran sendiri anggaran swadaya masyarakat itu aja. Awalnya dari jalan itu karena jalan tersebut sangat berguna buat masyarakat dan karena jalan yang satu lagi kecil jadi kami membutuhkan jalan yang ini kalau yang ini mungkin jalannya luas lebar,” imbuhnya.

Hotib menjelaskan, jalan itu langsung tembus ke Bukit Panorama Pabangbon (Papa), “ya memang jalan itu ke arah wisata mungkin juga bisa ke wisata Bukit Papa melintasi ladang masyarakat dan juga untuk ladang Tanah garapan masyarakat  kadang-kadang dilewati masyarakat untuk akses kepentingan masyarakat juga dan kepentingan orang perusahaan Antam kan gitu Jadi wajar karena lewatnya lewat situ lewat PT Antam,” pungkasnya. (Seno & Supriyatna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *