Beranda Budaya & Pariwisata Peserta Pelatihan Seni Musik Islami Tampil di Gedung Aki Tirem

Peserta Pelatihan Seni Musik Islami Tampil di Gedung Aki Tirem

0
Peserta Pelatihan Seni Musik Islami Tampil di Gedung Aki Tirem

Jakarta Utara, aspirasipublik.com – Setelah mengikuti kegiatan selama 10 hari, para peserta pelatihan seni musik islami yang terdiri dari grup marawis, hadroh, dan qosidah diberikan kesempatan untuk pentas di Gedung Aki Tirem Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Utara, Senin (31/7).

“Banyak ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama ikut pelatihan seni musik islami. Selain menambah teman, kami juga semakin memahami mengenai teknik dasar qosidah,” ungkap peserta pelatihan yang merupakan kader PKK Kelurahan Kebon Bawang, Dewi.

Pengalaman baru di bidang seni musik islami akan menjadi bekal yang akan terus dikembangkan. “Harapannya, ini harus terus berlanjut karena sudah terbentuk grup qosidah dari Kelurahan Kebon Bawang. Saat pelaksanaan Lomba Seni Nuansa Religi Jakarta Utara pada Jumat (28/7) kemarin, kami ikut serta dan alhamdulillah berhasil meraih Juara III,” tuturnya.

Hasil pelatihan seni musik islami juga mendapatkan apresiasi dari Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri yang hadir langsung untuk memberikan sertifikat pelatihan seni musik islami tahun 2023 kepada para peserta.

“Selamat sudah melaksanakan latihan dengan baik, kalau sudah dapat ilmunya bisa berbagi dengan teman-teman lainnya karena seni musik islami ini juga sebagai bagian dari dakwah. Perdalam ilmunya dan harus rajin berlatih,” pesan Muhammad Andri didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setko Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Alwi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Sudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Utara, Puji Surono yang bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana menerangkan bahwa kegiatan pelatihan seni musik islami telah dilaksanakan sejak tanggal 14-26 Juli 2023. “Pelatihan kali ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pelajar, PKK, dan masyarakat umum. Seni musik islami ini perlu dilestarikan dan semoga kedepannya jumlah pesertanya bisa lebih banyak lagi,” harapnya. (eduardus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini