Beranda Pendidikan Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP., M.Tr.IP., ASN Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke 245 dengan Predikat Sangat Memuaskan

Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP., M.Tr.IP., ASN Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke 245 dengan Predikat Sangat Memuaskan

0
Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP., M.Tr.IP., ASN Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke 245 dengan Predikat Sangat Memuaskan

Jakarta, aspirasipublik.com – Kamis  7 Desember 2023,berlangsung dari pukul 09.00 dan selesai pukul 12.00 di Ruang sidang khusus untuk program Sekolah pasca sarjana Doktoral IPDN Jakarta, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Dr. Drs. Rizari, M.B.A., M.Si mewakili atas nama Bapak Rektor IPDN Prof  Dr. Drs. H. Hadi Prabowo, MM. siang ini diputuskan  hasil sidang promosi Doktor  atas nama Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., ASN Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat. dengan Tim Promotor yang terdiri atas: 1. Prof. Muchlis Hamdi, MPA., Ph.D ., 2. Dr. Yudi Rusfiana, M.Si., 3. Dr. Etin Indrayani, MT,. Tim Penguji/Penelaah yang terdiri atas: 1. Prof.  Dr. Drs. H. Hadi Prabowo, MM. Rektor IPDN yang dalam hal ini siwakili oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Dr. Drs. Rizari, M.B.A., M.Si. sekaligus menjadi pimpinan sidang, 2. Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si., (Dir Pasca sarjana) 3. Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si (Kap prodi Program Doktor IPDN)., 4. Prof. Dr. Dwi Purwoko, M.Si, A.P.U (Penguji eksternal)., 5. Dr. Ika Sartika, MT., 6. Dr. Udaya Madjid, M.Pd (Dekan FPM).,

Riwayat singkat Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., dilahirkan di Pontianak, 12 Maret 1991, dari pasangan Mulyadi Sukir, ST, MT & Ibu Rusminajan, SE. Pernikahannya dengan Dr. Andi Fitri Rahmadany, S.IP., M.Tr.IP telah dikaruniai seorang putri, yaitu: Aisyah Araselly Rawallangi.

Riwayat Pendidikan Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP.,  menempuh Pendidikan tingkat dasar di SD Muhammadiyah 2 Pontianak dan lulus tahun 2003; selanjutnya melanjutkan Pendidikan menengah di SMP Semesta Semarang lulus tahun 2006 serta SMA Semesta Semarang dan lulus tahun 2009; Promovendus menempuh Pendidikan tinggi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri untuk jenjang D-IV lulus tahun 2013 dan menempuh Pendidikan pascasarjana magister terapan pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri dan lulus tahun 2019.

Riwayat Pekerjaan, bekerja sebagai pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bertugas saat ini di Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Barat.

Riwayat Pekerjaan adalah sebagai berikut:1. Sekretaris Pribadi Walikota Pontianak Pada Pemerintah kota Pontianak, tahun 2014.,2. Ajudan Walikota Pontianak Pada Pemerintah kota Pontianak, tahun 2014 – 2017.,3. Analis Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah Pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pontianak tahun 2020.,4. Penyuluh Wisata pada Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020.,5. Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 sd 2023.,6. Kepala Sub Bidang Hubungan Antar Lembaga pada Badan Penghubung Daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023 – sekarang.

Disertasi Dr.Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP.,  yang berjudul: ”Optimalisasi E-Government di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat”, dilatarbelakangi fakta empiris bahwa e-government di Kota Pontianak yang belum optimal diimplementasikan, dicermati dari rendahnya adaptasi pemanfaatan Teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sehingga dipandang perlu untuk dioptimalisasikan agar dapat mengatasi tantangan era digital dan meningkatkan daya saing daerah.  penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendukung dan penghambat optimalisasi e-government, serta merancang model optimalisasi e-government. Komponen e-government yang dikemukakan Indrajit (2005) terdiri dari Content development, Competency Building, Connectivity, Cyber laws, Citizen interfaces, dan capital dijadikan pisau analisis untuk menganalisis faktor yang mendukung maupun menghambat optimalisasi e-government. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana faktor pendukung dan penghambat optimalisasi e-government. Sementara pendekatan sistem dinamik (dynamic system) digunakan untuk memperoleh model optimalisasi e-government. Adapun Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara mendalam dengan sejumlah informan, observasi dan studi dokumentasi segala hal yang terkait dengan tema penelitian. Penelitian ini juga menggunakan Teknik analisis data dari Miles dan Huberman.

Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., telah berhasil memperoleh temuan penelitian bahwa Optimalisasi e-government di Kota Pontianak berhadapan dengan sejumlah hal yang menjadi pendukung dan penghambat, diantaranya sebagai berikut:

  1. Faktor pendukung optimalisasi e-government di antaranya:

1) Ketersediaan platform dan kompetensi pengembang aplikasi yang semakin meningkat pada perspektif content development;

2) Adanya regulasi di tingkat pusat maupun daerah dan kelembagaan implementor e-government pada perspektif cyber laws.

  1. Faktor penghambat optimalisasi e-government di antaranya:

1) Belum tersedianya standar teknis dan rendahnya integrasi basis data dalam interoperabilitas e-government pada perspektif content development;

2) Keterbatasan anggaran dalam perekrutan SDM kompeten bidang TIK dan rendahnya minat profesional TIK untuk berkarier di pemerintahan pada perspektif competency building;

3) Minimnya anggaran dalam perluasan infrastruktur jaringan komunikasi dan informasi pada perspektif connectivity;

4) Rendahnya literasi teknologi masyarakat dan Kurang responsifnya para pengelola e-government pada perspektif citizen interfaces;

5) Keterbatasan anggaran dalam pembuatan dan pemeliharaan aplikasi e-government pada perspektif capital.

Selanjutnya Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., juga merumuskan Model optimalisasi e-government IRE (Improvement, Reinforcement & Empowerment) yang terdiri dari dimensi peningkatan sumber daya (improvement), penguatan penyedia (reinforcement), dan pemberdayaan pengguna (empowerment). Model merupakan reaktualiasi komponen-komponen penting e-government yang dikemukakan Indrajit, dengan penambahan beberapa aspek sehingga kebaharuan pada model adalah perlunya aspek-aspek yang paling mengemuka dalam persoalan implementasi e-government yang belum optimal, yaitu penerimaan teknologi, kepemimpinan dan kolaborasi, sehingga dapat mendorong interaksi sinergis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik semakin efektif, efisien dan akuntabel.

Nasehat Akademik yang disampaikan oleh  Prof. Muchlis Hamdi, MPA., Ph.D kepada Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., Khusus kepada Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP., yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara yang memiliki karir panjang, saya ingin memberikan pesan khusus bahwa saudara memiliki kesempatan untuk melakukan terobosan yang signifikan dalam setiap penugasan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, kami berharap saudara dapat menerapkan apa yang menjadi temuan pada penelitian disertasi saudara, yaitu Model Optimalisasi E-Government. Dengan penerapan model ini, diharapkan mampu menghadirkan tata Kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif dan efisien serta mampu selalu relevan dalam menjawab tuntutan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat.

Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP. Agar untuk terus mengembangkan Ilmu Pemerintahan, agar tetap relevan dan mampu memberikan terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dengan semangat inovasi dan dedikasi, kita dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa ini. Saudara di tuntut untuk mendharma-baktikan ilmu pemerintahan bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai. Akhirnya, jauhkan rasa bangga yang berlebihan yang dapat berujung pada sifat sombong. Gunakan ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk, dan jadilah insan profesional yang bertagwa dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Ucapan selamat dari Pimpinan media Aspirasi Publik yang juga sedang dalam menyelesaikan sekolah pasca sarjana program Doktoral di IPDN, Bapak Oberlin Sinaga, S.H., SE., MM. Dan wartawan Aspirasi Publik Dr. Joko Susilo Raharjo Watimena, S.PdI,MM., Semoga ilmu yang  diperoleh Dr. Bagus Pramono Rusadi, S.STP, M.Tr.IP. suami dari ibu Dr. Andi Fitri Rahmadany, S.IP., M.Tr.IP akan dapat bermanfaat  untuk Masyarakat Bangsa dan Negara Indonesia Tercinta Aamin YRA. (Oberlian Sinaga @ JSR Watimena)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini