
Tangerang Selatan, aspirasipublik.com – Senin, 15 Juni 2026 Berlangsung dari pukul 09.00 – 12.00 WIB di Ruang Rasamala, Gedung Wisma 2, Lantai Dasar, Universitas Terbuka, Prof. Dr. Maman Rumanta MSi., Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka sekaligus ketua Komisi dan pemimpin jalannya Sidang Terbuka, siang ini diputuskan hasil sidang promosi Doktor atas Nama Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMA., CGRCP. Tim Komite Nasional Keselamatan Pasien Kementerian Kesehatan (KNKP).
Setelah mempertahankan Disertasinya dihadapan promotor dan penguji akhirnya Berhak dan dapat Meraih gelar Gelar Doktor Administrasi Publik Universitas Terbuka Ke 5 Dengan Predikat Cumlaude.
Dengan Judul Disertasi : “Model Enterprise Risk Management (ERM) pada Pelayanan Publik di Rumah Sakit Provinsi DKI Jakarta.”
Dengan Tim Promotor yang terdiri dari Ketua promotor Dr. Sofjan Aripin M.Si., Co Promotor 1. Prof Dr. Ir. Dahyar Daraba M.Si., Co Promotor 2 Prof Dr. Ginta Ginting MBA.

Tim Penelaah/penguji yang terdiri atas:1. Prof. Dr. Ir. Bambang Supriyono, MS., (Penguji Eksternal). 2. Prof. Dr. Ali Muktiyanto, SE. M.Si. (Rektor Universitas Terbuka) Penguji Internal. 3. Dr Florantina Ratih Wulandari, S.IP., M.Si. Sekertaris Komisi (Ketua Program Studi Doktoral Administrasi Publik),
Riwayat Singkat, Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMQ., CGRCP., dilahirkan di Manado Sulawesi Utara 17 Januari 1969, menikah dengan Dr. dr Rudi Putranto, SpPD, Subs.P.P.M.(K), FINASIM, M.P.H., dan mempunyai dua anak yaitu Diah Karina Sabaniah S.H., M.Kn., dan Andriena Kartika Nabilla, S.Ked., menantu M. Ilham Hasibuan, S.E., Ak. serta cucu M. Arkafi Hasibuan.
Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMQ., CGRCP. adalah seorang dokter, Akademisi, dan Konsultan serta Praktisi di bidang Manajemen rumah sakit, Mutu, Keselamatan pasien dan Manajemen Risiko.
Riwayat Pendidikan menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, pada tahun 1995. Kemudian melanjutkan pendidikan Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2005. juga mendapatkan Fellowship ISQua (Fellow of the International Society for Quality in Health Care), dan Sertifikasi CERG (Certified in Enterprise Risk Governance), QRGP (Qualified Risk Governance Professional), QRMA (Qualified Risk Management Analyst) dan CGRCP (Certified Governance, Risk Management, and Compliance Professional).

Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMQ., CGRCP., Mengawali karir sebagai dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Cibinong dan Sindang Barang Kabupaten Cianjur pada tahun 1996-1999. Mendapat penghargaan sebagai Dokter Teladan Tingkat kabupaten Cianjur tahun 1997. Tahun 1999-2000 sebagai Kepala Rehabilitasi Medik dan Kepala Humas RS MMC, 2001-2004 sebagai Direktur RS Sentra Medika, 2007-2009 sebagai Direktur RS Zahirah, 2016 sebagai Dewan Pengawas RS JMC, Dosen Paska Sarjana FKM Univ Esa Unggul, 2019 sebagai Technical Assistance WHO, 2020 Tim Ahli Investigasi KTD Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, 2018-saat ini, sebagai Tim Komite Nasional Keselamatan Pasien Kementerian Kesehatan (KNKP). juga aktif di organisasi diantaranya sebagai Ketua Pusdiklat PERSI 2025-sekarang. Dewan Pakar APKESMI (Akselerasi Puskesmas Indonesia), Ketua Institut Manajemen Risiko Klinis 2005-sekarang,
Penelitian Disertasi Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMQ., CGRCP. ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas risiko dalam pelayanan publik rumah sakit, khususnya akibat paradoks antara tuntutan akses, mutu layanan, dan keberlanjutan sumber daya di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Penerapan manajemen risiko di rumah sakit Tarakan Provinsi DKI Jakarta, masih bersifat parsial, administratif, dan belum terintegrasi secara strategis dalam tata kelola organisasi.
Selain itu, terdapat kesenjangan empiris, teoritis, dan normatif, serta disharmonisasi regulasi yang menghambat implementasi Enterprise Risk Management (ERM) secara optimal.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi aktual penerapan manajemen risiko, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengembangkan Model Enterprise Risk Management (ERM) di RSUD Tarakan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan.
Hasil penelitian Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMQ., CGRCP., menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko di RSUD Tarakan belum optimal dan masih bersifat silo-based, dengan dominasi pada risiko klinis serta belum terintegrasi ke dalam perencanaan strategis dan penganggaran.
Faktor pendukung meliputi regulasi dan komitmen pimpinan, sedangkan faktor penghambat mencakup rendahnya budaya sadar risiko, keterbatasan kompetensi SDM, sistem informasi yang belum terintegrasi, serta disharmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini menghasilkan Model ERM yang terintegrasi dengan menggabungkan kerangka COSO ERM 2017 dan hibridisasi paradigma administrasi publik (Old Public Administration, New Public Management, dan New Public Service). Model ini mengintegrasikan pengelolaan risiko pada level strategis, taktis, dan operasional serta mencakup risiko klinis dan non-klinis secara holistik. Selain itu, paradoks pelayanan kesehatan diposisikan sebagai risiko strategis dalam rangka menciptakan public value, meningkatkan akuntabilitas, dan memperkuat ketahanan organisasi.
Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan model ERM berbasis administrasi publik serta kontribusi praktis sebagai rekomendasi kebijakan dan pedoman implementasi manajemen risiko di rumah sakit publik.
Ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMA., CGRCP. Pada sambutan pertama kali setelah menyandang Gelar Doktor Administrasi Publik Universitas Terbuka Ke 5 Dengan Predikat Cumlaude. kepada Yang Terhormat Bapak Dr. Sofjan Aripin MSi., selaku Ketua Tim Promotor, atas segala bentuk motivasi, arahan, serta pencerahan ilmiah yang sangat berarti bagi penyempurnaan disertasi ini.

Penghargaan yang sama juga penulis tujukan kepada Yang Terhormat Bapak Prof. Dr. Ir.H. Dahyar Daraba MSi, selaku Ko-Promotor, atas bimbingan, masukan, serta dukungan moral yang berharga selama proses penelitian dan penulisan berlangsung.
Ungkapan terima kasih mendalam juga penulis sampaikan kepada Yang Terhormat Ibu Prof Dr. Ginta Ginting, MBA., atas dukungan, wawasan akademik, serta dorongan moral yang senantiasa diberikan hingga terselesaikannya disertasi ini.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segala kebaikan dan ketulusan budi para pembimbing tersebut.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan pula kepada Yang Terhormat Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., dan Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. (masa bakti 2017–2025), Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Terbuka, Prof Dr. Maman Rumanta, MSi, serta Ketua Program Studi Doktoral Administrasi Publik, Dr. Florentina Ratih Wulandari, atas motivasi, keteladanan, serta arahannya dalam menjaga agar penelitian ini tetap berada dalam koridor keilmuan Administrasi Publik.
Ucapan terima kasih juga penulis tujukan kepada Yang Terhormat para Penguji Disertasi, yaitu Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., dan Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS., atas saran dan masukan konstruktif yang sangat berharga dalam penyempurnaan karya ilmiah ini.
Selanjutnya, penulis menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para Informan penelitian, yaitu: Ibu dr. Irna Lidiawati, MARS sebagai Ketua Tim Kerja Mutu Kesehatan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, Bapak Wisnu Saputro, S.E. MAP., sebagai Kasubdit BLUD Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, drg. Nuniek Ria Sundari, MARS, sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Jakarta, drg. Yuditha Endah, MKes sebagai Dewan Pengawas RSUD Tarakan, dr. Weningtyas Purnomorini, MARS sebagai Direktur RSUD Tarakan DKI Jakarta, dr. Nikensari Koesrindartia, MARS sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan, dr. Siti Hannah, M.KM., sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum & Keuangan RSUD Tarakan, dr. Yuli Doris Memy, Sp.THT-KL (K) sebagai Komite Mutu dan Keselamatan Pasien, dr. Ferry C Nugroho sebagai dr. Ferry C Nugroho, Ns. Nilandari, MARS sebagai Sekretaris Komite Mutu, apt. F. Kurniasari, S.Farm, sebagai Kepala Bagian SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUD Tarakan, Napsiah, S.Kep. Ners. sebagai Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan RSUD Tarakan, Apt. Nanang Erlana,S.Farm sebagai Ketua Satuan Pengawas Internal RSUD Tarakan, dr. Djon Deddy sebagai Komite PPI RSUD Tarakan, dr. Bertha Ria Lestari, Sp. PK sebagai Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Tarakan, Apt. Isnani,S.Farm sebagai Kepala Instalasi Farmasi RSUD Tarakan, dr. Riennie Maisara sebagai Koordinator Instalasi Rawat Inap, Imam Bukhari, SH sebagai Kesekretariatan dan Legal, dr. Friska Sinaga sebagai Koordinator Instalasi K3KL, dr. Tetty Harefa, SP.GK sebagai Ka. Instalasi Gizi RSUD Tarakan, dr. Lie Helen Lesmana sebagai Sekretaris Komite Medik, KSP Mobilisasi Dana, dr. Gracia sebagai Humas RSUD Tarakan, Ferdy Wijaya, S.Kom sebagai KSP PSIT, Santi, S.Sos., sebagai Koordinator Satuan Pelaksana Rumah Tangga dan Perlengkapan, Ritha Okta Mutiara, S.E., sebagai Koordinator Satuan Pelaksana Akuntansi dan dr. Elvita Dwi Amelia sebagai Koordinator Instalasi Gawat Darurat.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segala kontribusi dan kebaikan Bapak dan Ibu sekalian.
Disertasi ini penulis persembahkan kepada keluarga tercinta yang dengan ketulusan hati senantiasa memberikan doa, dukungan, dan semangat tiada henti bagi terselesaikannya penelitian ini.
Ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya penulis sampaikan kepada orang tua tercinta Alm. Ayahanda H. M Arsjad Daud, S.H., dan Alm. H. Arina Dhianto, Almh Ibunda Hj. Resia Sugerha, dan Ibunda Hj. Wiwiek Sarwiasih atas doa yang tiada henti-hentinya, juga kepada Suami tercinta Dr. dr Rudi Putranto SpPD, Subs.P.P.M.(K), FINASIM, M.P.H., kedua anak saya Diah Karina Sabaniah S.H., M.Kn., Andriena Kartika Nabilla, S.Ked., M. Ilham Hasibuan, S.E., Ak. dan cucunda tercinta M. Arkafi Hasibuan atas dukungannya dan disertai permohonan maaf yang tulus karena waktu kebersamaan dengan keluarga berkurang selama penyusunan disertasi ini. Penghargaan dan terima kasih juga penulis tujukan kepada Ibu Rina Nurlaela, S.E., dan seluruh keluarga besar serta rekan-rekan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu, yang telah memberikan dukungan moril dan spiritual yang turut menguatkan penulis hingga disertasi ini terselesaikan dengan baik.

Turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMA., CGRCP. Suami Tercinta dan Keluarga, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negri Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta drg. Ani Ruspitawati, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat dr. R. Vini Adiani Dewi, MMRS., Direktur dan Wakil Direktur RSUD Tarakan dan masih banyak lagi para sahabat sahabat yang selalu setia turut hadir memberikan ucapan selamat.
Ucapan selamat dari Pimpinan media Aspirasi Publik Bapak Oberlin Sinaga, SH., SE., M.M. Dan wartawan Aspirasi Publik Dr. Joko Susilo Raharjo Watimena, S.PdI., MM., Semoga ilmu yang di dapat Dr. dr. Arjaty Wahiday Daud, MARS., FISQua., CERG., QRGP., QRMA., CGRCP., akan bermanfaat untuk Masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia Tercinta. Aamiin YRA. (Oberlian Sinaga @ JSR Watimena)




