May 19, 2022

Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Banten Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN Ke – 130

6 min read

Cilandak, aspirasipublik.com – Pada hari ini, Kamis Tanggal 17 Desember 2020 di kampus IPDN Gedung Pasca sarjana lantai tiga Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Banten, Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN Ke 130. Dengan judul Disertasi “COLLABORATIVE GOVERNANCE KEBIJAKAN WAWASAN KEBANGSAAN DALAM PENANGANAN KONFLIK SOSIAL DI KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN”.

Pelaksanaan sidang terbuka yang tidak diperkenankan menghadirkan keluarga dan dengan tetap mentaati  protokol kesehatan Covid 19. Sidang terbuka yang dipimpin oleh bapak Direktur Pascasarjan dan Ibu Kaprodi Pasca sarjana Dr. Sampara Lukman, MA.,Direktur Pasca sarjana dan Ibu      Prof. Dr. Ngadisah, MA., Kaprodi Pasca sarjana mewakili atas nama Bapak Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo MM.,

Untuk Promotor dan team promotor serta Oponen Ahli ada yang hadir langsung dan ada yang melalui daring, Tim Promotor yang terdiri dari: Prof. Dr. Tyahya Supriatna, SU., (Hadir Langsung), Dr. Hyronimus Rowa, M.Si .(Daring). Dr. Kusworo, M.Si. (Hadir Langsung).Tim Penguji, Para Guru Besar, termasuk Oponen Ahli yang terdiri dari:Dr. Hadi Prabowo, MM. (Rektor IPDN)., Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, M.H, MS ., (Hadir Langsung)., Prof. Dr. Khasan Effendy, M.Pd .(Hadir Laangsung)., Prof. Dr. Ngadisah, MA. (Hadir langsung memimpin jalannya sidang bersama Direktur Pasca sarjana)., Prof. Dr. H. M. Aries Djanuri, MA. (Hadir Langsung)., Prof. Dr. Triyuni Soemartono, MM. (Daring)., Dr. Sampara Lukman, MA. (Hadir langsung dan memimpin jalannya sidang bersama Ibu Kaprodi mewakili atas nama rektor IPDN)., Dr. Mansyur, M.Si. (Hadir Langsung).

Latar Belakang pribadi riwayat singkat Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. dilahirkan di Ciamis, pada tanggal  23 Oktober 1957. merupakan anak kedua dari Sembilan bersaudara pasangan  Bapak H. Samsu Soemaatmadja  (almarhum)  dan Ibu Hj. Epon Siti Halimah (almarhumah) alamat Tempat Tinggal,  Grand Serang Asri Recidence Blok A-B No: 1 Jalan Bayangkara Cipocok Jaya Kota Serang Banten. Riwayat Pendidikan: SD Negeri III Cihaurbruti Ciamis,  Lulus Tahun 1970, SMPN Rajapolah Tasikmalaya, Lulus Tahun 1973., SMAN I Ciamis,  Lulus Tahun 1976, APDN Bandung Lulus Tahun 1980, S1 Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta (IIP-Jakarta) Angkatan XV, Lulus Tahun 1986, S2 Universitas Muhamadiyah Jakarta Jurusan Akuntansi Pemerintahan (Pengawasan Keuangan Negara) Bea Siswa State Audit Reform Sector Development Program (STAR-SDP) Loan ADB2127-INO (SF) Lulus Tahun 2009 ,. Riwayat Pekerjaan: Karier Dr. Drs.Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si.  banyak dilakukan dalam dunia birokrasi dijajaran Pemerintah Kabupatn Ciamis Provinsi Jawa Barat dan dijajaran Pemerintah Provinsi Banten sebagai berikut: Kepala Kantor Kecamatan (Sekertaris Kecamatan Sekarang) Tahun  1984, Tugas Belajar ke IIP-Jakarta 1984 S/D 1986,. Sekpri Buapati Ciamis Tahun 1987,. Sekwilmat Cisaga Kabupaten Ciamis Tahun 1988,. Sekwilmat Ciamis Kota tahun 1989,. Camat Cimerak Kabupaten Ciamis Jawa Barat Tahun 1992,. Camat Kota Ciamis Tahun 1997,. Camat Banjarsari Kabupaten Ciamis tahun 1999,. Staf Ahli BAPPEDA Kabupaten Serang Tahun 2000,. Pemeriksa Bidang Pemeritahan pada Inspektorat Kabupaten Serang Tahun 2001,. Kepala Bidang Pengawasan Pemerintahan pada Bawasda Kabupaten Serang tahun 2002,. Kabidwas Kesbanglinmas pada Bawasda Provinsi Banten tahun 2003,. Kabidwas Pemerintahan pada Bawasda Provinsi Banten Tahun 2004,. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten tahun 2007,. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Banten tahun 2010,. Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan tahun 2013,. Plt.Asisten Tatapraja Setda Provinsi Banten Tahun 2014,. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Tahun 2017,. Widyaiswara Ahli Utama mulai Tahun 2017 sampai sekarang   dengan Pangkat terahir Pembina Utama Madya Golongan IV/D.

Dr.Drs.Rusdjiman Soemaatmadja M.Si., dalam kedudukannya sebagai pendidik dilingkungan pegawai negeri sipil  (Widyaiswara)  dan parktisi dibidang pemerintahan, memiliki semangat dan dedikasi sangat tinggi untuk belajar ilmu pemerintahan. Fenomena-fenomena dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia terutama yang menyangkut penanganan konflik sosial di Indonesia. serta ilmu pemerintahan  membangkitkan rasa ingin tahu dan sekaligus mendorong keinginannya untuk menyumbangkan pemikiran ilmu pengetahuan terutama ilmu pemerintahan terapan terkhusus dalam penanganan konflik sosial yang selama ini sering terjadi di Indonesia. Berbagai keragaman gejolak yang kerap diwarnai konflik berlatar berlakang SARA, sparatisme, radikalisme,  dan terorisme merupakan kondisi politik dan keamanan yang sedang dihadapi Indonesia sekarang ini. Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. telah mengkaji permasalahan terkait dengan Wawasan kebangsaan dalam penanganan konflik sosial. Wawasan Kebangsaan merupakan Nilai yang komprehensip yang menjadi  rambu-rambu dalam berbangsa dan bernegara dalam lingkup negara kesatuan Republik Indonesia, merupakan pandangan hidup yang menjadi nilai universal di Indonesia. Konflik pada dasarnya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masusia oleh karena itu konflik selalu terjadi di tengah masyarakat. Konflik sosial yang terjadi di Indonesia  disebabkan oleh banyak faktor, sebagian besar konflik yang terjadi bermuara pada kurang terimplementasi  wawasan kebangsaan  yang mengakibatkan bangsa Indonesia  mengalami degradasi moral. Oleh karena itu tertarik meneliti tentang Collaborative Governance Kebijakan Wawasan Kebangsaan dalam Penanganan Konflik Sosisal  di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatip dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga jenuh ,aktifitas dalam analisis data yaitu dara redksi ,display data penarikan kesimpulan verivikasi . Berdasarkan hasil penelitiannya, bahwa:

  1. Dominasi Pemerintah dalam proses Kebijakan wawasan Kebangsaan masih sangat dominan serta desain kelembagaannya belum secara penuh melibatkan peran serta aktor yang berkepentingan.
  2. Berdasarkan hasil identifikasi fakta penelitian pada hasil analisis dan pembahasan ada beberapa faktor yang menghambat proses Kebijakan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Pandeglang, antara lain: Kapabilitas Tim Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan belum sesuai, partisipasi masyarakat yang masih rendah, Keterbatasan Anggaran bagi Pelaksanaan Pendidikan Wawasan Kebangasaan. Kesemua faktor menggambarkan pengaruh baik dari internal pemerintah maupun dari eksternal pemerintah yang menghambat proses implementasai kebijakan wawasan kebangsaan yang dilaksanakan secara kolaborasi.
  3. Kebijakan Wawasan Kebangsaan agar dapat dilaksanakan secara kolaboratif sangat perlu memperhatikan Aktor atau pihak yang berkepentingan untuk terlibat secara aktif dalam proses kebijakan dan perlu memperhatikan juga beberapa inti pelaksanaan kebijakan untuk menjadi pendukung pelaksanaan aktifitas yang berkaitan aktor yang terlibat.

Dan Berdasarkan hasil kajian Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. terhadap penyelenggaraan pemerintahan, maka dapat disimpulkan bahwa: Implementasi Kebijakan Wawasan Kebangsaan belum dilaksanakan secara tata kelolah Kolaborasi, sehingga penanganan konflik sosial di Kabupaten Pandeglang masih belum terlaksana secara baik. Hal tersebut ditemukan dari hasil penelitian sebagai berikut:

a. Kondisi awal Kabupaten Pandeglang yang menjadi daerah rawan konflik.

b. Belum adanya fasilitasi kepemimpinan dalam pelaksanaan kebijakan Wawasan kebangsaan dari Bupati selaku kepala Daerah dan ketua Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

c. Desain Kelembagaan mandiri yang melaksanakan kebijakan wawasan kebangsaan masih melekat pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sehingga masih terlalu formal dalam melaksanakan kebijakan wawasan kebangsaan.

d. Pelaksanaan Kebijakan Wawasan Kebangsaan masih belum dilaksanakan secara kolaborasi karena masih belum ada kepercayaan dari berbagai aktor, selain itu prosesnya masih berlangsung 1 arah dalam proses penanaman nilai wawasan kebangsaan.

Berdasarkan kenyataan yang diperoleh melalui hasil penelitiannya, baik ditinjau dari aspek ontologis, Epistemologi maupun aksiologis, temuan Dr.Drs.Rusdjiman Soemaatmadja M.Si. dengan fokus pada collaborative governance kebijkan wawasan kebangsaan dalam penanganan konflik sosial dengan temuan model kolaborative “Integrated Collaborative Process”  merupakan sebuah model baru dalam model Collaborative Governance, yaitu Modifikasi Model of Colaborative Governance dari teori Colaborative Ansel dan Gass.

Dengan demikian secara akademik hasil penelitian Dr.Drs.Rusdjiman Soemaatmadja M.Si. ini akan memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan ilmu pemerintahan. Hasil penelitian ini juga memberikan manfaat praktis bagi penyelenggaraan pemerintahan, yaitu sebagai acuan perbaikan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pesan Promotor kepada Dr.Drs.Rusdjiman Soemaatmadja M.Si. Dengan Disertasi tersebut,  Telah berhasil mencapai prestasi studi yang layak dibanggakan, dan  berhasil  menemukan model baru penanganan konflik sosial secara Collaborative Governance di Kabupaten Pandeglang. Model tersebut  merupakan suatu konstribusi keilmuan bagi pengembangan ilmu pengetahuan terutama Ilmu Pemerintahan yang semakin fungsional untuk mengkritisi phenomena penyelenggaraan Pemerintahan yang berkembang sangat dinamis. Dengan prestasi studi tersebut, dan dengan ilmu yang didapatkan selama mengikuti Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahan, kini Saudara dihadapkan pada tantangan yang lebih besar dan sekaligus tuntutan profesi yang lebih berat. Artinya langkah panjang Saudara didunia keilmuan untuk mendarmabaktikan Ilmu Pemerintahan tersebut bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara yang lebih luas. Kami berharap dan berpesan kepada Saudara hendaknya Saudara dapat membuktikan segenap kemampuan profesional Saudara diberbagai bidang, serta berperan aktif dalam forum pengembangan Ilmu Pemerintahan pada khususnya. Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan apalagi sombong, gunakan ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk,  jadilah insan profesional yang taqwa, berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.Demikianlah nasehat akademik yang dapat kami sampaikan dan sekali lagi kami ucapkan Selamat kepada Saudara Doktor Rusdjiman Soemaatmadja  dan seluruh keluarga besar.

Pidato pertama Dr. Drs. Rusdjiman Soemaatmadja, M.Si. bahwasanya 34 tahun yang lalu saya selesai di IIP di gedung ini, dan ucapan terima kasih kepada promotor dan para penguji para gurubesar IPDN terkhusus  bapak Direktur pasca sarjana Dr Sampara Lukman MA. yang telah memotifasi saya hingga hari ini saya selesai Doktor saya ,begitu pula : Prof. Dr. Tyahya Supriatna, SU.,yang 34 tahun yang lalu beliau menguji saya di S1dan sekarang menjadi promotor saya di S3, Terima kasih yang tak terhingga .terima kasih juga untuk keluargaku istriku tercinta menantuku dan cucu cucuku yang selalu mendukung saya hingga selesai saya menjadi Doktor Ilmu pemerintahan (IPDN). JSRW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.