Mendesak Penegak Hukum Periksa dan Tangkap Indikasi Korupsi Proyek Rumah Adat Melayu Yulianus Cs

Kalimantan, aspirasipublik.com – Sudah ke sekian kalinya terbit dan dirilis media Rajawali News, ikhwal indikator korupsi proyek milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang dipimpin Drs. Yulianus, dalam pelaksanaan proyek Mengatasnamakan Modus Proyek Rumah Adat Melayu (RAM) di Kab. Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar), proyek bersumber keuangan Negara APBD Kab. Ketapang dari TA.2019 –2020 kesannya sangat menarik, para Spesialis oknum penegak Hukum Eksennya Tutup mata dan tulikan telinga dengan data sekunder dan Premier secara langsung maupun tak langsung, sudah tau semuanya bungkam dan bisu ada apa di balik ini.?

Disinyalir Etos yang Didominasi terindikasi Boca Boci pribahasa semut di seberang sungai kelihatan, Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan dengan adanya indikasi Korupsi Bentuk Proyek RAM. Sehingga menjadi perhatian publik yang perduli dengan kerugian keuangan negara yang diduga diembat para Elit kekuasaan dalam jabatan Pengguna keuangan Negara yang tidak transparan. Disinyalir Korupsi Proyek RAM di Becking dan di Beck para Oknum yang nakal yang mengambil keuntungan sepihak untuk kepentingan pribadi dan kelompok, mengambil kesempatan dalam kesempitan secara sisteamatis korupsi Berjama’ah antara Kelapa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dia sebagai Kadis rangkap PA dan PPK beserta Cs PPTK dan PPHP serta Kontraktor tak lepas dari  pengadopsian dari Aktor dramatis  Licik dan plin – plan bersifat santuy dan sopan, seorang indikator Korupsi Proyek RAM di RT.14 Kelurahan Mulia Kerta Kec. Benua Kayong Kabupaten Ketapang Kalbar sangatlah memprihatinkan keuangan Negara ± Rp.2 Milyar proyek indikasi Mark-up, kuat adanya potensi Ladang Korupsi proyek mengatasnamakan Proyek Rumah Adat Melayu.

Terkuaknya korupsi proyek RAM, wartawan Rajawali News Group Perwakilan Kalimantan di intervensi dan di intimidasi oleh para aktor intelektual korupsi proyek RAM. Bilamana ada hal yang terjadi terhadap wartawan Rajawali News Group, tak lain tak bukan dan tidak menutup kemungkinan, dialah aktor di balik ini.

Bentuk dan Model Korupsi Kerugian Keuangan Negara Secara melawan  hukum  melakukan  perbuatan  memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi, dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain  atau  korporasi,  menyalahgunakan  kewenangan,  kesempatan atau sarana yang ada dalam modus proyek RAM.

Korupsi telah menghancurkan sistem perekonomian, sistem demokrasi, sistem politik, sistem hukum, sistem pemerintahan, dan tatanan sosial kemasyarakatan di Ketapang Kalbar ini.

Korupsi dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), pencegahan  korupsi tidak  akan  pernah  berhasil  optimal  jika  hanya  dilakukan  oleh  pemerintah  saja  tanpa  melibatkan  peran  serta  masyarakat yang merupakan pengwaris masa depan Negara, masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi dengan  ikut  membangun  budaya  anti  korupsi   berperan  sebagai  agen  perubahan  dan  motor  penggerak  gerakan  anti  korupsi di Ketapang Kalbar, terutama membidik satu arah Proyek Rumah Adat se-Ketapang dari PL dan Tender.

Terpisah disampaikan Pak Uti sebagai warga setempat yang kecewa dengan pembangunan Rumah Adat Melayu tuk kepentingan pribadi mengatanamakan kepentingan orang ramai kepada RN,” Ini rumah adat untuk kepentingan, kalau Keraton rumah adat juga tapi Kerajaan. RN lanjut mempertanyakan,” Bagaimana perasaan Bapak dengan Pembangunan RAM ini.?

“Kecewalah Bahasa kasarnya,” pungkas Pak Uti. (Sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *