Aktivis Nias Mengecam Kekerasan Premanisme yang Menimpa Perempuan Nias di Medan

Jakarta, aspirasipublik.com – Kekerasan terhadap perempuan tidak dibenarkan dengan alasan apapun dan sangat mencederai program pemerintah dalam upaya mewujudkan program emansipasi perempuan.

Akun medsos Facebook Nias Musik dan Video mengunggah video aksi kekerasan premanisme terhadap perempuan Suku Nias bermarga Gea yang lokasi kejadian di Pajak Tembung Gambir Medan.

Menanggapi peristiwa viral di medsos terkait kekerasan premanisme yang menimpa perempuan Suku Nias di Medan sangat disayangkan dan dikutuk keras oleh aktivis sosial asal Nias di Jakarta, Selasa, (07/09/2021).

Edizaro Lase menyampaikan aparat penegak hukum harus gerak cepat segera untuk menindak tegas pelaku kekerasan premanisme yang menimpa perempuan Suku Nias itu.

Tindakan pelaku kekerasan tersebut sangat jelas di video yang dibagikan dan itu tindakan yang tidak manusiawi dengan alasan apapun. Kekerasan fisik terhadap perempuan itu sudah melecehkan dan merendahkan martabat perempuan.

Berdasarkan keterangan dan informasi yang disampaikan itu dilakukan oleh preman. Premanisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, agama, budaya dan kearifan lokal. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *