FPPJ Dukung Kebijakan Langkah Gubernur DKI Jakarta

Jakarta, aspirasipublik.com – Awak media AP, meliput kegiatan Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) dalam acara memberi dukungan penuh, tentang Langkah -langkah dan kebijakan kepada Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Baswedan di Hotel Balairung, Jl. Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu. 25/09/21 Pukul 20.00 hingga selesai.

Dalam acara tadi malam, Ketua Umum FPPJ, Endriansah mengatakan,” Tidak terasa 4 tahun sudah lamanya, Gubernur Anies Baswedan memimpin jalannya pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Mengusung slogan “Maju Kotanya Bahagia Warganya” maka hasil pemilihan kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017 telah mengamankan kepada Beliau.

Organisasi Pemerintahan Daerah beserta seluruh perangkatnya dan juga keuangan daerah untuk dapat digunakan dengan tujuan utama menghadirkan kesejahteraan masyarakat DKI Jakarta yang berlandaskan kepada Pancasila dan Undang – undang Dasar 45. Penyerahan amanat ini tentunya tidak berjalan tanpa pertanggung jawaban.

Dalam aturan tata kelola pemerintahan, Eksekutif diwajibkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran daerah kepada Legislatif setiap tahunnya. Namun, tak jarang sifat politik praktis yang tumbuh di Kebon Sirih melahirkan distorsi informasi yang diterima masyarakat.

Perbedaan kepentingan politik antara wakil rakyat melahirkan perbedaan informasi pula kepada nasyarakat atas satu obyek kebijakan yang sama.

Berangkat dari kondisi inilah Forum Pemuda Peduli Jakarta(FPPJ) sebagai perwujudan masyarakat sipil yang memiliki kesadaran akan dampak program – program pembangunan bagi masyarakat tergerak menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat yang semata – mata bertujuan menghadirkan informasi yang obyektif dan jauh dari kepentingan pragramatis bagi publik Jakarta.

Dalam bacaan dan kajian FPPJ terhadap 4 tahun kepemimpinanannya Guberbur Anies telah, berhasil melaksanakan hampir 70% dari Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah, diantaranya Program OK, OC, KJP PLUS, Pembebasan PBB, dan lain sebagainya.

Meskipun menjadi Catatan tersendiri mengenai efektifitas eksekusi program dalam RPJMD tsrsebut. Seperti tingkat hunian rumah DP 0%yang hingga saat ini masih kecil.

Selain itu FPPJ juga merasa puas dengan pembangunan infras struktur yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta yang memadukan antara kebutuhan dengan keindahan.

Kehadiran Stasiun Pasar Senen atau Tebet yang nyaman digunakan serta menyenangkan untuk dipandang. Seolah menambah kualitas kepercayaan diri dan kebahagiaan orang Jakarta.

Apresiasi FPPJ juga diberikan atas keindahan dan kenyamanan beberapa Sheler Busway yang secara tidak langsung telah mendorong masyarakat untuk menggunakan modal transportasi umum yang juga berimbas pada pengurangan kemacetan Ibu Kota.

Selanjutnya FPPJ juga turut memberikan Apresiasi atas berbagai penghargaan yang diterima oleh Pemprov DKI. Baik dari Organisasi atau Institusi dalam dan Luar Negeri terhadap keberhasilan Pemprov DKI, semisal 21 Heroes 2021 oleh Lembaga Internasional Transformative Urban Mibility Initiative (TUMI) yang menobatkan Gubernur dalam deretan 21 orang pahlawan Tranportasi dunia.

Demikian pula dengan opini wajar tanpa pengecualuan (WTP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) R.I yang telah diterima Pemprov DKI 4 tahun berturut – turut, sebagai indikator sehatnya tata kelola keuangan Pemprov.

Demikian pula dengan penilaian BPS tentang indexs demokrasi Indonesia yang menempatkan Jakarta, sebagai Provinsi dengan indexs tertinggi yaitu sebesar 89,21% yang menandakan bahwa kehidupan demokrasi di jakarta dapat dikelola dengan baik oleh Pemprov beserta jajarannya dan penghargaan kain sebagainya.

Hal yang tak kalah pentingnya yaitu, Pandemi Covid – 19 FPPJ memberikan penghargaan dan Apresiasi atas keberhasilan Pemprov DKI dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Apresiasi FPPJ juga berikan atas keberhasilan Pemprov dalam melakukan Vaksinasi terhadap warga Jakarta. Yang hingga saat ini telah mencapai 100% dan merupakan angka tertinggi di Indonesia.

Menurunnya angka positif rate serta jumlah kematian masyarakat yang terpapar Covid menjadi salah satu indikator positif. Upaya pemprov dalam melindungi segenap warga Jakarta.

FPPJ meminta pemprov untuk mulai menata ulang dampak turunan yang dihasilkan imbas pandemi seperti, masalah ekonomi dan pendidikan yang saat ini masih menjadi masalah khusus dan membutuhkan perhatian serius.

Terkait dengan polemik Formula E, FPPJ merekomendasikan agar perhelatan Internasional tersebut dapat digelar pada tahun 2022 yang akan datang.

Selain persiapan fisik Pemprov berkewajiban untuk nempersiapkan mental masyarakat dengan nemberukan informasi yang terang benderang mengenai dampak positif yang akan didapatkan oleh masyarakat. Dan Kota Jakarta imbas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov untuk dapat merealisasikan berbagai keuntungan kualitatif dan kuantitatif momentum balap Internasional tersebut.

Dalam upaya mempercepat realisasi program – program pemerintah, maka partisipasi publik menjadi salah satu kunci.

Oleh karenanya efektifitas komunikasi organisai perangkat daerah dengan kelompok masyarakat harus semakin digencarkan. Pelibatan masyarakat akan melahirkan rasa memiliki warga terhadap kota.

Seiring dengan telah disepakatinya antara eksekutif dan legislatif mengenai Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maka FPPJ menyambut baik sekaligus memagami dasar dilaksanakannya revisi tersebut.

Akibat Covid-19, FPPJ menuntut keseriusan dari seluruh Stake Holder agar tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan poin – poin dalam RPJMD, tersebut dapat direalisasikan seratus persen dengan efektifitas seribu persen.

Demikianlah catatan dan Rekomendasi FPPJ atas 4 tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, Semoga Tuhan YME, senantiasa melindungi dan membimbing Jalan kita,” akhir dari Penyampaian Ketum FPPJ di Forum. (AK/Zach)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *