June 25, 2022

Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM., ASN Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Raih Gelar Doktor Ke-165 Ilmu Pemerintahan IPDN dengan Predikat Cumlaude

5 min read

Jakarta, aspirasipublik.com – Pada hari ini Jumat Tanggal 22 April 2022 bertempat di Gedung Pasca sarjana lantai satu   Kampus IPDN Cilandak Jakarta Selatan Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM., Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Raih Gelar Doktor Ke-165 Ilmu Pemerintahan dengan judul Disertasi: “Pengaruh Budaya Organisasi, Kompetensi dan Motivasi Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Provinsi Jawa Barat,” dengan total nilai 3,81 predikat Cumlaude . Ujian Promosi Doktor yang dilakukan selama dua jam dari pukul 09.00 sampai pukul 11.00, yang pelaksanaan sidangnya dipimpin oleh Bapak Direktur Pasca Sarjana Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si. Mewakili atas nama Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM., dengan Tetap melakukan protokol kesehatan, Penguji hadir langsung dan melalui daring, Komisi Promotor yang terdiri atas: Prof.  Dr. Drs. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS. (Ketua Promotor)., Dr. Ir. Dedeh Maryani, M.M. (Co-Promotor 1)., Dr. Widodo Sigit Pudjianto, SH., MH. (Co-Promotor 2).,

Tim Penguji/Oponen Ahli yang terdiri atas :1. Dr. Hadi Prabowo, M.M. (Rektor IPDN)., 2. Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si (Direktur Pasca Sarjana program Doktoral IPDN)., 3. Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si., 4. Prof. Dr. Triyuni Soemartono, MM. (Penguji Eksternal)., 5. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si., 6. Dr. Mansyur Achmad, M.Si., 7. Dr. Faria Ruhana, MP., 8. Dr. Udaya Madjid, M.Pd.

Riwayat singkat Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM.,   dilahirkan di Lampung, pada tanggal 13 April 1979, dari pasangan Amiruddin (almarhum) dan Ratna Indrawati (almarhumah). Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM., Menikah dengan   Dr (C) H. Wahyu Tri Putranto, SE., M.Ak., (yang dalam proses menyelesaikan Program Doktor di IPDN tahapan ujian tertutup), dari pernikahanya telah dikaruniai seorang putra Muhammad Rasyid Wahyu Mumtaz, dua putri: Annisa Hazna Istiqomah dan Shafira Wahyu Mufidah.

Riwayat Pendidikan: SDN 1 Tanjung karang Lulus Tahun 1991, SMPN 7 Tanjung Karang lulus Tahun 1994, SMAS AL KAUTSAR Bandar Lampung Lulus tahun 1997, Sarjana Ekonomi   STIE MULIA PRATAMA Lulus Tahun 2002, Akta IV UNISMA ’45 Bekasi. Sekolah Keguruan Lulus Tahun 2008, Magister Manajemen Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Lulus Tahun 2019. Promovenda melanjutkan Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Riwayat Pekerjaan:  Dr. Hj. Ratna Wati, S.E,.M.M.,   mengawali karirnya di tahun 1988 sebagai Guru Taman Kanak- kanak di Mutiara Aviralda Bekasi, kemudian 1999-2000 sebagai Marketing Executive STIE Mulia Pratama,  tahun 2000 mendirikan Sekolah Taman Kanak-Kanak NIRWANA, pada Tahun 2001 – 2002 bekerja  di PT. BYOUNG HUA INDONESIA bagian Ekspor – Impor, tahun 2002 – 2003 di PT HIT ELEKTRONIK INDONESIA bagian Purchasing,  tahun 2003 – 2015 sebagai Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak NIRWANA, tahun 2005 – sekarang sebagai Komisaris CV. TRI SUKSES MAKMUR. Tahun 2007 – 2018 sebagai Guru SMAN 2 Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Tahun 2018 – Sekarang sebagai Staf Pelayanan Pendidikan di Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Tahun 2012 – sekarang sebagai Komisaris PT. TUNAS SUKSES PERSADA. Tahun 2012 – sekarang sebagai Komisaris PT. Global Visioner Indonesia dan pada tahun 2020 – sekarang sebagai Komisaris PT. KOEDA SOLUSI PLUS.

Disertasi Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM. yang berjudul: “Pengaruh Budaya Organisasi, Kompetensi dan Motivasi Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Provinsi Jawa Barat”, secara konseptual terinspirasi dari isu penting kualitas pelayan pendidikan di masa pendemi covid-19. Berangkat dari isu penting itulah maka menurut hemat kami masalah ini aktual untuk diteliti dan relevan dengan bidang yang ditekuni Dr. Hj. Ratna Wati, S.E,.M.M.,yang mengabdi  di bidang pendidikan dan mendalami Ilmu Pemerintahan.

Orisinalitas Penelitian: Penelitian ini mempunyai perbedaan yang spesifik dengan penelitian-penelitian terdahulu, baik dari segi lokasi, teori yang digunakan, obyek penelitian, unit analisis, maupun teknik analisis data, karena menggunakan kombinasi penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

Temuan penelitian yang dijadikan dasar penyusunan konsep baru oleh promovenda diharapkan dapat memperkaya kajian teoritis dan dukungan empiris yang berkenaan dengan pentingnya kualitas pelayanan pendidikan. Kajian empirik ini secara spesifik diarahkan untuk membahas hubungan kausalitas di antara Budaya Organisasi, Kompetensi dan Motivasi yang diposisikan sebagai antecedent variables (sebab) dengan Kualitas Pelayanan Pendidikan pada SMA Negeri yang diposisikan sebagai consequency variable (akibat). Kajian hubungan kausalitas tersebut dilakukan menurut pendekatan teori Budaya Organisasi dari George & Jones, teori Kompetensi dari Spencer & Spencer, teori dari Motivasi McCleland, dan servequal theory dari Zeithaml et.al.

Disain Penelitian: Promovenda menggunakan gabungan metode penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Sampel penelitian 381 responden diambil dari populasi 54.150 orang dengan technique sampling Krejcie. Penentuan 10 Informan Penelitian menggunakan snow ball technique. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, kuesioner, pedoman wancara dan observasi.  Analisis data menggunakan Analisis SEM yang diperdalam dengan analisis Deskriptif yang dikembangkan dengan metode Triangulasi dan Analisis ASOCA.

Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM., berhasil memperoleh tiga temuan penelitian yang menjadi dasar penyusunan tiga konsep baru. Tiga konsep baru yang dimaksud merupakan hasil pengembangan driven theory penyusunan konstruk tiga variabel laten eksogen. Tiga konsep baru tersebut adalah berikut:

1.Konsep baru yang tersusun dari pembahasan pengaruh Budaya Organisasi  terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan pada SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat adalah konsep baru tentang Pola Keorganisasian Sekolah dengan definisi: Pola Keorganisasian Sekolah adalah tata jabatan dan tata kerja penyelenggara dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang dinyatakan dengan distribusi kewenangan, pola pembagian tugas dan uraian tugas. Dari definisi konsep baru ini terbentuk tiga dimensi: (1) Dimensi Distribusi Kewenangan Penyelenggaraan Pendidikan di Sekolah, (2) Dimensi Pola Pembagian Tugas Penyelenggara Sekolah, dan (3) Dimensi Uraian Tugas Penyelenggara dan Penyelenggaraan Sekolah.

2.Konsep baru yang tersusun dari pembahasan pengaruh Kompetensi terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan pada SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat adalah konsep baru tentang  Karakteristik Respon Penyelenggara Pendidikan dengan definisi: Karakteristik Respon Penyelenggara Pendidikan adalah konsistensi sikap dan aksi penyelenggara pendidikan di sekolah dalam menghadapi situasi dan kondisi yang menuntut penyesuaian tertentu yang terungkap dari sikap dan aksi adaptif,  sikap dan aksi responsif, sikap dan aksi kooperatif. Dari definisi konsep baru ini terbentuk tiga dimensi karakteristik respon penyelenggara pendidikan: (1) Dimensi Sikap dan Aksi Adaptif Penyelenggara Pendidikan, (2) Sikap dan Aksi Responsif Penyelenggara Pendidikan dan (3) Sikap dan Aksi Kooperatif Penyelenggara Pendidikan.

3.Konsep baru yang tersusun dari pembahasan pengaruh Motivasi terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan pada SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat adalah konsep baru tentang Dorongan Pencapaian dengan definisi: Dorongan Pencapaian adalah dorongan internal dan atau kebutuhan individu untuk mencapai sesuatu melalui pekerjaan atau kegiatan yang terungkap dari proses pemenuhan kebutuhan beradaptasi, kebutuhan berinovasi, kebutuhan berkreasi, dan kebutuhan berprestasi. Dari definisi konsep baru ini terbentuk empat dimensi kebutuhan yang meliputi: (1) Kebutuhan Beradaptasi, (2) Kebutuhan Berinovasi, (3) Kebutuhan Berkreasi, dan (4) Kebutuhan Berprestasi.

Hasil penelitian yang demikian itu diharapkan memberikan manfaat bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan pendidikan; memberi manfaat bagi pengembangan Ilmu Pemerintahan, dan sekaligus sebagai salah satu referensi bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian lanjutan dalam bidang yang sama. Selain itu, kami berharap aplikasi epistomologi penyusunan konsep baru yang ditunjukan oleh Promovenda kiranya berkenan dilembagakan menjadi ciri dan standar Disertasi Ilmu Pemerintahan IPDN.

Nasehat Akademik yang disampaikan oleh Prof.  Dr. Drs. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS. (Ketua Promotor)., kepada Dr. Hj. Ratna Wati, SE., MM. Dengan gelar tersebut kami berharap Saudari dapat mengamalkan segala ilmu yang dipelajari selama mengikuti program studi serta menerapkan implikasi praktis dan konsep baru yang Saudari susun dalam disertasi untuk kebaikan sesama dan kesejahteraan masyarakat yang seluas-luasnya.

Lebih dari itu, terkait dengan kedudukan Saudari sebagai pendidik, kami juga berharap Saudari dapat melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Kembangkanlah  pendekatan disiplin Ilmu Pemerintahan yang Saudari dapatkan selama mengikuti Program Studi  Doktor Ilmu Pemerintahan untuk mengoptimalisasikan peran lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya peserta didik dan mampu menjadi tokoh intelektual yang tangguh (pantang menyerah), tanggon (tanggap, sensitif, peka) dan trengginas (lincah, cerdas, cekatan dan trampil) serta Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan, namun sebaliknya gunakanlah prinsif padi, semakin berisi semakin merunduk. Jadilah insan profesional yang selalu bertaqwa dan selalu bermanfaat bagi orang lain. (Oberlian Sinaga & JSR Watimena)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.