
Jakarta, aspirasipublik.com – Rabu, 10 Juni 2026 berlangsung dari pukul 13.00 dan selesai pukul 16.00 di Ruang sidang Terbuka lantai satu gedung pasca sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri jakarta, Bapak Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., Direktur Pasca Sarjan mewakili atas nama Rektor IPDN Bapak DR. Halilul Khairi. S SOS. M.Si. Sore ini diputuskan hasil sidang promosi Doktor atas Nama Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi · Ketua Sub kelompok Penanganan Pengaduan Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Setelah mempertahankan Disertasinya dihadapan promotor dan penguji selama tiga jam akhirnya Berhak dan dapat Meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan ke 377 dengan predikat Sangat Memuaskan dengan judul Disertasi
“Implementasi Kebijakan Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam Penyelenggaraan Dekonsentrasi di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”

Dengan Tim Promotor yang terdiri dari Ketua promotor Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si ., Co Promotor 1., Prof. Dr. Ir. Hj. Dedeh Maryani, M.M., Co Promotor 2 Dr. Faria Ruhana, SP., MP.
Tim penelaah/penguji yang terdiri atas:1. Dr. Halilul Khairi, M.Si. Rektor IPDN yang diwakili Bapak Prof. Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., Direktur Pasca Sarjana Memimpin jalannya sidang Terbuka sekaligus menjadi penguji, 2. Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., 3. Dr. Megandaru Widhi Kawuryan, SIP. Msi., 4. Dr. Ika Sartika, MT., 5. Dr. Ahmad Averus, S.STP, M.Si., 6. Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA., selaku Penguji Eksternal.
Riwayat Singkat Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, Msi., dilahirkan di Jakarta pada Tahun 1981. Dalam kehidupan berkeluarga, merupakan anak ke 2 dari pasangan (alm) bapak Alizar Chan dan Ibu Tiktik Sopiah, dan merupakan adik dari Ibu Gina Alizar, dan merupakan istri dari Bapak Abdul Syakur dan dikaruniai 2 (dua) orang putra yang bernama Atallahul Kariim dan Rasyid Ibrahim serta merupakan anak menantu dari (alm) K.H. Abdul Latif dan Ibu Nuraini.
Perjalanan akademis Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, Msi., dimulai di Jakarta, diawali dari SDN Pondok Labu 07, SMPN 226 Jakarta, SMAN 34 Jakarta lulus tahun 1999 dan Dimploma IV di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor yang diselesaikannya pada tahun 2003.
Tiga tahun kemudian, pada tahun 2006 beliau berhasil meraih gelar Magister Sosial Politik dari Program Studi S2 Sosiologi Kekhususan Manajemen Pembangunan Sosial FISIP Universitas Indonesia, Selain pendidikan formal, beliau juga pernah menempuh pendidikan non-formal. Pada tahun 2022 beliau mengikuti sertifikasi kompetensi pemerintahan jabatan Lurah. Tahun 2024 beliau mengikuti Diklat Penyusunan Peraturan Gubernur (PUU) dan Tahun 2025 mengikuti Diklat Personal Development.
Karier profesional Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, M.Si., terentang panjang dalam pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Awal karirnya bermula dari tahun 2003 sebagai staff di Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakata dan staf pimpinan Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Kemudian pada beliau diamanahkan sebagai Sekretaris Kelurahan Pondok Labu (Kecamatan Cilandak Kota Adm. Jakarta Selatan) tahun 2006-2009, Wakil Lurah Kelurahan Tegal Parang (Kecamatan Mampang Prapatan Kota Adm. Jakarta Selatan tahun 2009-2012) dan Wakil Lurah di Kelurahan Pulo (Kecamatan Kebayoran Baru Kota Adm. Jakarta Selatan) tahun 2013.
Pada Bulan Januari 2015, Beliau juga diamanahkan sebagai Lurah di Kelurahan Pulo (Kecamatan Kebayoran Baru Kota Adm. Jakarta Selatan) tahun 2015-2019.

Beliau kemudian menjabat Lurah di Kelurahan Pasar Minggu (Kecamatan Pasar Minggu Kota Adm. Jakarta Selatan) tahun 2020-2023.
Karir terakhir beliau sejak 2023 hingga saat ini sebagai Ketua Subkelompok Penanganan Pengaduang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan pada Kelompok Pengaduan Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta.
Penelitian Disertasi Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi., ini bertujuan melakukan analisis menjawab pertanyaan penelitian bagaimana implementasi dan model kebijakan peran GWPP dalam penyelenggaraan dekonsentrasi di Provinsi DKI Jakarta.
Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan yang dikembangkan Merille S. Grindle (1980) dan tahapan pemodelan teori Simulation With Arena (2001).
Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi serta uji validasi data dengan trianggulasi sumber dan teknik. Adapun teknik analisis data dilakuka dengan penyajian data, pengkodean data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan peran GWPP dalam penyelenggaraan dekonsentrasi belum optimal, karena program dan kegiatan dekonsentrasi yang direncanakan oleh kementerian dan lembaga lebih berorientasi pada urusan konkuren, menyeragamkan seluruh bentuk otonomi daerah, belum mempertimbangkan bentuk otonomi asimetris.

Selain itu ditemukan hanya 7 dari 46 tugas dan wewenang GWPP sebagaimana yang diatur dalam Permendagri No.12 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan PP No.33 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang GWPP yang dapat dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menemukan pengembangan model Grindle sebagai novelty yaitu model GITA (Government, Integrative, Technology and Adaptive) yang mengintegrasikan penguatan peran GWPP dalam penyelenggaraan dekonsentrasi di Provinsi DKI Jakarta. Pelaksanaan Model GITA membutuhkan prasyarat: (1) dukungan kebijakan pemerintah pusat bagi peran GWPP yang memberi kewenangan yang cukup kepada gubernur; (2) pembentukan kelembagaan organisasi perangkat GWPP; (3) alokasi anggaran dekonsentrasi yang cukup memadai dan fokus pada pelaksanaan peran GWPP; dan (4) perumusan perencanaan program kegiatan peran GWPP dari dana dekonsentrasi oleh kementerian/lembaga dengan mengedepankan masukan dari gubernur.
Nasehat Akademik yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si., kepada Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi., saudari Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi., Hari ini, Rabu tanggal 10 Juni 2026, dengan rahmat dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kami segenap penyelenggara Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri berhasil mengantarkan Saudari Sari menjadi Doktor Ilmu Pemerintahan.
Pencapaian ini adalah bukti nyata dedikasi dan ketekunan Saudari dalam menempuh perjalanan panjang akademik, yang penuh tantangan dan dinamika. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa meridhai dan memberkati Saudari dalam dharma baktinya bagi bangsa dan negara.
Saudari Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi., Dengan diperolehnya gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dan dinyatakannya Saudari sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan yang ke 377, kini memiliki tanggung jawab intelektual dan moral untuk terus mengembangkan ilmu yang telah Saudari gali melalui disertasi berjudul: “Implementasi Kebijakan Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam Penyelenggaraan Dekonsentrasi di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”.
Kami berharap Saudari dapat mengamalkan pengetahuan tersebut untuk mendorong penguatan peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah pusat (GWPP) dalam penyelenggaraan dekonsentrasi di daerah otonomi asimetris yang integratif, adaptif, efektif, dan berkelanjutan, di Provinsi DKI Jakarta.

Teruslah mengembangkan pendekatan disiplin Ilmu Pemerintahan yang telah Saudari pelajari, dan gunakan keilmuan tersebut untuk menghasilkan kebijakan yang strategis, inovatif, dan bermanfaat bagi kepentingan institusi dan masyarakat luas.Ingatlah selalu bahwa ilmu bukanlah sekadar untuk kebanggaan, tetapi sebagai sarana pengabdian.
Terapkanlah ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Jadilah sosok yang rendah hati dan bijaksana yang ilmunya bermanfaat bagi banyak orang, dan yang kiprahnya menjadi teladan.
Turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada ibu Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi suami Tercinta dan kedua putranya, Sahabat sahabat SKPD Prov DKI Jakarta, Camat Pasar Minggu, Lurah Pasar Minggu, Para sahabat sahabat Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN, Ucapan selamat dari Pimpinan media Aspirasi Publik yang juga sedang dalam menyelesaikan Pasca Sarjana Program Doktoral di IPDN, Bapak Oberlin Sinaga, S.H., S.E., MM. Dan wartawan Aspirasi Publik Dr. Joko Susilo Raharjo Watimena, S.PdI,MM., Semoga ilmu yang Dr. Gita Puspita Sari, S.STP, MSi., bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan Negara Indonesia tercinta. Aamiin YRA. (Oberlian Sinaga @ JSR Watimena)




