
Jakarta, aspirasipublik,com – Rasullullah Shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda:”Apabila seorang hamba menikah maka telah sempurna separuh agamanya, maka takutlah kepada Allah SWT untuk separuh sisanya” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman). Untuk menunaikan sabda Rasullullah Shallallaahu’alaihi wa sallam maka pada kesempatan ini kedua mempelai mewujudkan acara pernikahan.

Adapun acara pernikahan antara Erwin Haryanto putra bungsu Bapak Hasan Ismana Dengan Novia putri bapak Harun Rustandi berlangsung dengan sangat meriah, acara pernikahan yang di langsungkan di Bendungan Mede di bilangan kelurahan rawa bunga kecamatan jatinegara ini di hadiri ratusan undangan, baik undangan dari kedua mempelai maupun undanga dari kedua orang tua mempelai demikian juga warga setempat yang ikut berpartisipasi.
Acara pernikahan ini dilangsungkan pada, hari minggu, tanggal 08 september 2019 pukul 08. 30 acara diawali dengan rombongan keluarga mempelai pria (orang tua, pemuka agama, tokoh adat, pemuda setempat serta warga setempat) mengunjungi keluarga mempelai wanita di Bendungan Mede memberikan seserahan kepada keluarga mempelai wanita, kemudian acara dilanjutkan dengan akad nikah yang dilangsungkan di Pasar Burung Bendungan Mede dengan dilansungkannya acara akad nikah ini, Erwin Haryanto putra bungsu Bapak Hasan Ismana Dengan Novia putri bapak Harun Rustandi telah resmi menjadi suami istri namun hal ini belum cukup sempurna tanpa dilakukannnya acara syukuran.
Maka pada hari yang sama acara resepsi pernikahan dilangsungkan di Pasar Burung Bendungan Mede di bilangan kelurahan rawa bunga, kecamatan jatinegara. Jakarta timur. Pada acara ini tampak tamu undangan datang dan pergi guna mengucapkan sepatah duapatah kata selamat kepada kedua mempelai, setelah mengucapkan ucapan selamat dilanjutkan dengan memcicipi hidangan yang telah disiapkan oleh keluarga kedua mempelai, diiringi dengan acara hiburan berupa dangdut yang menambah meriahnya acara.
Adapun rombongan-rombongan yang tanpak pada acara tersebut antara lain: teman-teman satu kerjaan Erwin, teman-teman satu kerjaan Novia, teman dan keluarga dari rombongan orang tua mempelai putri, teman dan keluarga dari rombongan orang tua mempelai putra, keluarga pospol bukit duri, keluarga besar polres jatinegara, LMK, Pasukan Oranye kelurahan rawa bunga, ketua RW.01 serta seluruh ketua RT.09 diwilayah tersebut.
Seperti apa yang telah diamanatkan oleh Rasullullah Shallallaahu’alaihi wa sallam terdapat 3 butir tujuan dilaksanakannya pernikahan, antara lain: 1. Melaksanakan Sunnah Rasul Tentu saja tujuan pernikahan yang utama ialah menjauhkan dari perbuatan maksiat. Namun sebagai seorang muslim tentu saja kita memiliki panutan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dan ada baiknya kita mengikuti apa yang dicontohkan dan diajarkan oleh Rasulullah. Dan pernikahan merupakan salah satu sunnah dari Rasulullah. 2. Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia yang Asasi Sangat dianjurkan bagi mereka yang telah mampu untuk menikah. Hal ini karena pernikahan merupakan fitrah manusia serta naluri kemanusiaan itu sendiri. Karena naluri manusia dipenuhi pula dengan hawa nafsu, maka lebih baik untuk dipenuhi dengan jalan yang baik dan benar yaitu melalui penikahan. Apabila naluri tersebut tidak terpenuhi, maka dapat menjerumuskan seseorang kepada jalan yang diharamkan oleh Allah SWT yaitu berzina. Salah satu fitrah manusia ialah berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan, maka akan saling melengkapi, berbagi dan saling mengisi satu sama lain. 3. Penyempurna Agama Dalam Islam, menikah merupakan salah satu cara untuk menyempurnakan agama. Dengan menikah maka separuh agama telah terpenuhi. Jadi salah satu dari tujuan pernikahan ialah penyempurnakan agama yang belum terpenuhi agar semakin kuat seorang muslim dalam beribadah.
Para peserta yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan “semoga pernikahan kedua mempelai menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah.” (Togi)






