Beranda blog Halaman 810

Bupati Bogor Sambangi Lanud Atang Sendjaja-Bogor

0

Bogor, aspirasipublik.com – Bupati Kabupaten Bogor, Ny. Hj. Nurhayanti S.H., M.M., M.Si, sambangi Lanud Atang Sendjaja Bogor dan diterima oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Erwin Buana Utama, di gedung VVIP Lanud Atang Sendjaja, Rabu (12/9/2018). Kehadiran Bupati Kabupaten Bogor dan rombongan ke Lanud Atang Sendjaja adalah untuk meninjau kesiapan venue untuk Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XIII Jawa Barat yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2018, ada beberapa cabang olahraga yang dilaksanakan di Lanud Atang Sendjaja.

Menurut penjelasan Bupati Bogor, seraya berkata, “Ya kita ketahui bersama bahwa Bogor menjadi tuan rumah pelaksanaan PORDA XIII Jawa Barat ada beberapa Venue cabang olahraga yang dilaksanakan di Lanud Atang Sendjaja”, jelas Bupati Bogor. “Karena itu, lanjut Bupati, saya dan beberapa tim Panitia perlu untuk mengetahui secara langsung kesiapan venue-venue tersebut, dan Alhamdulillah sudah

siap hampir 100%, artinya sudah siap untuk digunakan nantinya, dan saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Lanud Atang Sendjaja”.ucap Bupati Bogor

Hal senada disampaikan oleh Danlanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Erwin Buana Utama yang mendampingi Bupati mengunjungi lokasi-lokasi venue tersebut menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan PORDA XIII Jawa Barat tersebut dengan menyiapkan venue-venue bersama-sama dengan Panitia PORDA XIII Jawa Barat. “Ada 5 cabang olahraga yang lokasi pelaksanaannya di Lanud Atang Sendjaja”, jelas  Marsma TNI Erwin Buana Utama.

“Kelima cabor tersebut, lanjut Danlanud Atang Sendjaja, adalah Aeromodeling, Terjun Payung, Gateball, Wushu, dan gulat, dan untuk lokasinya sudah disiapkan, seperti gulat akan dilaksanakan di Gedung Megantara, Wushu di hangar baru Basarnas, Gateball kita punya banyak lapangan, ada 10 lapangan yang telah siap di satu lokasi tersendiri, sedangkan untuk Aeromodeling sementara dalam tahap penyelesaian akhir serta terjun payung di driving range Lanud Atang Sendjaja”.ungkapnya

“Ya, secara keseluruhan Lanud Atang Sendjaja sudah siap untuk pelaksanaan PORDA XIII Jawa Barat khusus beberapa cabor yang lokasi pelaksanaannya di Lanud Atang Sendjaja dan venue-venuenya sudah siap, bahkan tadi kalau dilihat, Bupati sendiri ketika meninjau TC gateball untuk memberikan arahan kepada atlit dan official, sempat mencoba permainan Gateball yang baru masuk ke PORDA XIII Jawa Barat dan membuka peluang untuk dimainkan pertama kali pada PON 2020, punya kans besar untuk menyumbangkan emas bagi Bogor”, ungkap Kadispers Lanud Atang Sendjaja, Kolonel Pnb Andi F. Picaulima. (Ria)

Kebakaran dikampung Cibeureum Tewaskan 3 (tiga) Orang Anak

0

Bogor, aspirasipublik.com – Pengawasan orangtua sangat penting dalam kehidupan dan cara bermain anak – anak, sehingga aktifitas mereka terpantau dengan baik untuk mencegah hal buruk terjadi kepada mereka. Seperti hal nya kebakaran yang telah terjadi dan menewaskan 3 (tiga) orang anak di kp. Cibeureum RT 02/01 Desa Batulayang Cisarua – Bogor. Pada hari Rabu (12/9/2018) pukul 12.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang didapatkan di lokasi kejadian menurut saksi yang bernama Yusuf (60), “ketika sepulangnya saya dari mesjid, saya melihat anak – anak (korban) sedang memainkan korek api jenis kayu di dalam kamar, dan terjatuh di atas kasur tempat korban bermain”, ungkapnya.

“Setelah kobaran asap dan api semakin membesar di rumah milik Enjun Junaidi, saya pun berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api”, tambahnya lagi.

Setelah kobaran api dapat di padamkan oleh petugas Damkar Kabupaten Bogor dan di bantu oleh warga sekitar,  sungguh naas  nasib tiga (3) anak kecil tersebut yaitu, Lintang (3.5 tahun), Putri (2.5 tahun), dan Rani (3 tahun),sudah terpanggang di dalam rumah berlantai dua tersebut, dengan posisi tengkurap dan dua (2) lainnya berada di pojok kamar. Korban segera dikeluarkan dan di bawa ke Rumah Sakit Ciawi dengan kondisi sudah tidak bernyawa. (Ria)

Keluarga Besar Lanud Atang Sendjaja Bogor Melaksanakan Peringatan Tahun Baru Islam

0

Bogor, aspirasipublik.com – Keluarga besar Lanud Atang Sendjaja Bogor melaksanakan peringatan tahun baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriyah yang berlangsung di Masjid Besar At-Taqwa Lanud Atang Sendjaja, Sabtu (8/9/2018) lalu.

Dihadiri langsung, Danlanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Erwin Buana Utama, para pejabat Lanud Atang Sendjaja dan jajaran Wingdikum serta seluruh perwira, bintara, tamtama dan PNS Lanud Atang Sendjaja dan Wingdikum dan dengan menghadirkan penceramah KH. Dr. Muhammad Damanhuri, M.M.

Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsekal Pertama TNI Erwin Buana Utama, saat membuka acara peringatan menyampaikan, dalam permulaan tahun baru Hijriyah ini, kita harus membangun tekad baru, menjadi pribadi yang pandai membangun masa depan, meningkatkan kekuatan moral untuk menuju hari esok yang lebih baik. “Dengan berbuat sesuai bidang tugasnya masing-masing, dan tidak mengulang kesalahan pada masa lalu, demi kemajuan TNI AU yang kita banggakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danlanud Atang Sendjaja menuturkan, bahwa dengan peringatan tahun baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriyah, harus ada perubahan dalam kehidupan para personel Lanud Atang Sendjaja. Hindari kebiasaan-kebiasaan lama/hal-hal yang tidak bermanfaat pada tahun yang lalu untuk tidak diulangi lagi di tahun baru ini, lakukan amalan-amalan kecil secara istiqamah.

“Dmulai sejak tahun baru ini yang nilai pahalanya luar biasa dimata Allah SWT, seperti membiasakan shalat, suka sedekah dan lain-lain, usahakan dengan niat yang ikhlas karena allah agar tahun baru ini jauh lebih baik dari tahun kemarin dan membawa banyak manfaat bagi keluarga kita maupun kedinasan secara umum,” kata Marsekal Pertama TNI Erwin Buana Utama.

Hal senada disampaikan oleh penceramah KH. Dr. Muhammad Damanhuri, M.M., bahwa bulan Muharram atau tahun baru Hijriah adalah bulan yang mengingatkan setiap umat Islam tentang peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW, sebuah perjalanan sejarah Rasulullah SAW dari kota Makkah menuju kota Madinah.

“Peristiwa tersebut tentunya harus menjadi penyemangat bagi setiap umat Islam untuk melakukan hijrah, yaitu perubahan dalam dirinya untuk menjadi lebih baik lagi sesuai dengan apa yang telah diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW,” ungkapnya. (Ria)

Masih Berseragam, Oknum TU. SMPN 213 Jakarta Diduga Mesum Di Siang Bolong

0

Jakarta, aspirasi publik.com – Lika-Liku permainan Oknum TU SMPN 213 Jakarta , kamis (6/9/2018) lalu telah terkuak oleh beberapa insan pers atau beberapa awak media cetak, online dan LSM. Oknum tersebut menurut informasi dari nara sumber yang patut dipercaya dan tidak mau ditulis jati dirinya, menyebutkan telah sering pergi ke hotel bersama seorang perempuan pada saat waktu jam kerja dengan blak-blakan memakai seragam pemda hingga bekerja tidak maksimal.

Dengan melakukan investigasi wartawan dan LSM telah berhasil mengikuti oknum tata usaha (TU) SMPN 213 Jakarta dengan mengendarai mobil pribadinya mobil Inova warna hitam B.1938TKB. hingga berpakaian seragam pemda disiang bolong sekitar pukul 01:30.wib dengan entengnya dia keluar dari salah satu hotel dibilangan C one pulo mas Jakarta timur dan  membawa seorang wanita yang diketahui bukan isterinya sampai di areal bilangan sekolah dan ternyata wanita tersebut adalah salah satu staf guru SMPN 213 sama- sama mengajar SMPN 213 Jakarta.

Setelah sampai dilingkungan sekolah dan di lambaikan tangannya terhadap wanita pujaan oknum TU tersebut, beberapa awak media cetak dan online langsung melakukan konfirmasi kepada yang  bersangkutan terkait perjalanannya dari dalam hotel membawa perempuan orang itu telah terliput sepontan oknum TU tersebut dengan menyebut kalo masalah ini udah kelar dan tidak ada saling menuntut, tetapi sambil ngeyel dan hendak berbicara kepada wartawan AP kalo mau uang bilang aja aku udah tau tujuan kamu, biar saya mengerti dan tujuan kamu mau uang kan, kalo mau konfirmasi disini aja biar dari teman aku dan security saya tau permasalahan kalo udah kelar.

Hingga berita ini diturunkan Kepala sekolah SMPN 213 Jakarta belum berhasil dikonfirmasi dan diwawancarai guna tindakan apa yang harus diberikan kepeda oknum pegawai seperti TU tersebut, namun beberapa elemen masyarakat meminta kepada kadisdik dan walikota Jakarta timur agar mengambil tindakan tegas karena sudah mencoreng filosofi kota tersebut. Mengingat pepatah lama guru kencing berdiri murid kencing berlari, membuat hal ini ditiru para murid yang ada. (amin)

Kembangkan Potensi Daerah, DPD RI Temui LKPP

0

Jakarta, aspirasipublik.com –  (3/9) Komite II DPD RI mendorong agar setiap daerah mendaftarkan produk unggulannya ke e-katalog milik Lembaga Kajian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). LKPP memiliki sistem e-katalog yang dapat menampilkan produk-produk dari berbagai daerah untuk dijual secara nasional. Melalui e-katalog tersebut, seluruh kelompok pelaku usaha di daerah dapat memasarkan produknya untuk membangun ekonomi daerah.

Dalam rapat Komite II DPD RI dengan LKPP di Kantor LKPP Kuningan (3/9), Ketua Komite II DPD RI, Aji Mirza mengatakan, banyak daerah memiliki produk-produk yang belum terpasarkan dengan baik, akibatnya produk-produk tersebut kurang laku di pasar. Adanya e-katalog tersebut dianggap sebagai solusi karena dapat menampilkan seluruh kategori produk di skala nasional.

Senada dengan Aji Mirza, Wakil Ketua Komite II, Parlindungan Purba mengatakan bahwa LKPP dapat membantu mewujudkan pembangunan daerah dengan sistem pengadaan barang/jasa melalui e-purchasing. Dirinya  bersama Komite II akan mensosialisasikan mengenai e-purchasing ke daerah-daerah agar dapat mendaftarkan produknya ke LKPP.

“Dengan adanya LKPP, seluruh potensi di daerah dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan ekonomi daerah. Di daerah bisa kita lihat potensi apa yang bisa dikembangkan. Dan kita sepakat akan sama-sama melakukan sosialisasi di daerah,” ucap senator asal Provinsi Sumatera Utara ini.

Selain itu, Parlindungan Purba berpendapat bahwa LKPP perlu mensosialisasikan mengenai ranah hukum sistem pengadaan barang/jasa di daerah. Karena menurutnya di daerah terkadang ditemui oknum-oknum yang dianggap “bermain” dalam pengadaan barang/jasa. Akibatnya proses pengadaan barang/jasa tidak sesuai dengan prosedur dan terkadang berhenti.

Parlindungan Purba menambahkan, LKPP harus membuat sistem e-purchasing tidak hanya pada barang saja, tetapi juga jasa melalui e-katalog. Sehingga perusahaan-perusahaan daerah yang menawarkan jasa dapat turut serta menawarkan jasa mereka di level nasional.

“Saya mendorong agar yang jasa diadakan. Salah satu caranya adalah melalui Kementerian PUPR, karena mereka yang sering menggunakan jasa. Saya minta mereka untuk membuat standarisasi (jasa),” imbuhnya.

Sementara itu, Senator asal Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi, berpesan agar setiap kepala daerah harus dikomunikasikan agar dapat mendorong para pelaku usaha di daerah mau mendaftarkan produknya melalui LKPP. Karena menurutnya selama ini banyak produk daerah yang berkualitas tetapi belum terpromosikan dengan baik.

Sementara itu, Kepala LKPP, Agus Prabowo, mengatakan tujuan dari pembuatan e-katalog adalah upaya dari LKPP dalam membangun pasar untuk pelaku usaha lokal. E-katalog menurutnya adalah konsep e-marketing. Dan dirinya setuju jika produk-produk lokal didaftarkan di e-katalog.

Selain itu, Agus berharap agar kegiatan pengadaan barang/jasa mempunyai payung hukum sendiri. Karena menurutnya selama ini pengadaan di pemerintah masing mengikuti rezim undang-undang keuangan negara. Adanya payung hukum tersendiri tersebut dapat mengatur pengadaan barang/jasa secara kuat dan tegas.

“Ketika negara membelanjakan uangnya sebagian berupa barang dan jasa, maka perpresnya disitu. Ini tidak ideal, di negara maju sudah ada undang-undang sendiri. Upaya membentuk undang-undang sebenarnya sudah ada sejak 2010. Sudah ada prolegnas, sudah ada draft, tetapi pemerintah belum sepakat, terutama siapa yang diatur. Kemudian layu sebelum berkembang,” ucap Agus.

Merespon hal tersebut, Ketua Komite II Aji Mirza Wardana, mengatakan bahwa Komite II DPD RI sebenarnya telah menyusun RUU Pengadaan Barang/Jasa dan telah diserahkan kepada DPR. Tetapi sampai saat ini masih belum ada perkembangan pasti.

“Kita pernah menyusun RUU Pengadaan Barang/Jasa, dan diserahkan ke DPR, tapi sekarang belum ada kabar lagi. Kami akan mendorong lagi RUU tersebut,” kata Aji Mirza yang juga Senator dari Kalimantan Timur dan juga mewakili Kalimantan Utara ini.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI dan Senator dari Papua Charles Simaremare, Senator NTB Baiq Diyah Ratu Ganefi, Senator Gorontalo Rahmijati Jahja, Senator Bengkulu ahmad Kanedi, dan Senator Bangka Belitung Bahar Buasan. (Peri)

DPD RI Dorong Pembukaan Penerbangan Perintis ke Daerah

0

Jakarta, aspirasipublik.com –  (5/9) – Saat ini banyak kota-kota di daerah yang belum tersentuh oleh rute penerbangan. Padahal daerah tersebut memiliki potensi pariwisata yang bagus dan juga banyaknya permintaan untuk dibukanya jalur penerbangan dari masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Komite II DPD RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan beberapa maskapai penerbangan Indonesia untuk membahas peluang dibukanya jalur penerbangan perintis ke daerah.

Dalam RDP yang dihadiri oleh Direksi Garuda Indonesia, Citilink, Lion Grup, dan Xpress Air hari Rabu (5/9),  Komite II DPD RI menganggap dengan dibukanya jalur penerbangan ke daerah pelosok, dapat membantu pembangunan daerah tersebut.

Menurut Ketua Komite II DPD RI, Aji Muhammad Mirza Wardana, banyak di daerah yang memiliki bandara tetapi belum memiliki frekuensi penerbangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat. Hanya beberapa maskapai yang membuka jalur penerbangan.

“Masalah penerbangan ini sangat urgent karena tidak semua daerah bisa dijangkau dengan darat. Yang menjadi pertanyaan kami di DPD, bagaimana peran maskapai lain mencakup program pemerintah yang melayani penerbangan ke pelosok-pelosok,” tanya Mirza.

Dirinya beranggapan bahwa dengan dibukanya jalur penerbangan ke daerah pelosok, perekonomian daerah tersebut dapat meningkat, dan mampu menyejahterakan masyarakat. Jalur penerbangan ke pelosok dinilai sesuai dengan program pemerintah yang ingin membangun daerah-daerah secara menyeluruh.

“Apakah ada target maskapai turut berperan serta membangun jaringan hubungan antar daerah ini, melingkupi kebutuhan masyarakat. Karena kita memahami Garuda Indonesia, Citilink merupakan badan usaha milik negara. Kira-kira kedepannya bagaimana program dari masing-masing maskapai dalam menjawab pertanyaan masyarakat daerah. Salah satu janji presiden di nawacita adalah menggapai semua daerah pelosok, melalui penerbangan perintis,” imbuhnya.

Sementara itu, senator dari Provinsi Maluku, Anna Latuconsina, berharap agar maskapai penerbangan di Indonesia dapat membuat rute penerbangan ke pulau-pulau di Maluku. Menurutnya beberapa daerah di Maluku memiliki potensi pariwisata yang sangat menarik wisatawan domestik maupun luar negeri.

“Kalau berbicara Provinsi Maluku, ini provinsi kepulauan yang memiliki pulau 1.340 pulau. Kendala terbesar kami adalah perhubungan. Apakah ada kemungkinan untuk bisa membuka jalur Ambon ke Namlea. Dan kami berharap ada maskapai yang melirik Ambon-Saumlaki-Darwin, sehingga pariwisata di Maluku dapat naik. Maluku tenggara banyak sekali objek wisata yang sangat menarik,” ucapnya.

Sementara itu, Managing Director Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi, menganggap bahwa pembukaan jalur penerbangan ke daerah perintis sangatlah visible. Lanjutnya pasar di daerah-daerah untuk dibuka jalur penerbangan juga sangat potensial. Meskipun begitu, dirinya mengatakan bahwa pembukaan penerbangan perintis harus mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan No. 39 Tahun 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga Domestik PT. Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati, mengatakan terdapat beberapa syarat di suatu daerah untuk dilalui jalur penerbangan. Mulai dari adanya bandara yang layak, tingkat kebutuhan penerbangan, dan juga adanya izin dari pemerintah, dalam hal ini harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. (Obe)

Wujudkan Momen Traveling Lebih Kekinian Wings Air Mendatangkan Pesawat Baru ATR 72-600

0

Batam, aspirasipublik.com – 03 September 2018. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group hari ini resmi menerima pesawat baru ATR 72-600 yang langsung diterbangkan dari pusat perakitan pesawat ATR (Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional) Aircraft, Toulouse Blagnac, Prancis. Pesawat ini merupakan armada ke-61 Wings Air dan ke-74 yang diterima Lion Air Group untuk tipe yang sama. Pesawat ATR 72-600 terbaru ini telah melengkapi kekuatan armada yang saat ini dioperasikan oleh Wings Air, yaitu 41 ATR 72-600 dan 19 ATR 72-500.

Pesawat yang beregistrasi PK-WJG tersebut sudah mendarat dengan mulus di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH), setelah menempuh penerbangan dari Bandar Udara Toulouse Blagnac (TLS) dengan singgah di Bandar Udara Internasional Paphos, city of Paphos, Republik Siprus (PFO); Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (AUH) dan Bandar Udara Internasional Bandaranaike, Colombo, Sri Lanka (CMB).

Wings Air sangat bangga menerima armada terbaru yang tiba sesuai jadwal. Kedatangan PK-WJG adalah bagian dari kesungguhan Wings Air untuk menyediakan pelayanan terbaik dan menambahkan tingkat kenyamanan pelanggan.

Wings Air mengharapkan, kehadiran pesawat baru akan semakin menjadikan pengalaman perjalanan wisatawan dan pebisnis lebih berkesan, karena bisa bepergian menggunakan ATR 72-500 atau ATR 72-600, pesawat turboprop asal Prancis yang berkapasitas 72 penumpang dalam kelas ekonomi.

Sensasi penerbangan antara lain pintu untuk penumpang hanya satu diletakkan di bagian belakang pesawat sebelah kiri dan pintu kargo terletak di depan sebelah kiri. ATR 72-600 dibekali interior yang dirancang lebih futuristik, sehingga menawarkan layanan terbaik bagi setiap travelers, diantaranya dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja atau hanya menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan karena pesawat mampu terbang dengan rendah.

ATR 72-500/ 600 milik Wings Air berfungsi untuk operasional waktu tempuh hanya berkisar 60 menit atau melayani penerbangan point to point pada rute jarak dekat dengan tarif tiket terjangkau, sehingga memberikan alternatif terbaru dalam melakukan perjalanan antardestinasi yang lebih cepat bagi travelers. Wings Air optimis, pengoperasian pesawat jenis ATR diharapkan akan lebih menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) untuk plesiran ke berbagai tujuan wisata serta pusat pertumbuhan bisnis baru. Dengan demikian Wings Air semakin mudah menghantarkan momen traveling era kekinian.

Wings Air dengan ATR 72 berdampak positif sebagai feeder (penghubung) penumpang dan distribusi barang. Para wisatawan ditawarkan kemudahan layanan jaringan penerbangan yang saling terhubung (connecting flight) dengan Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air member of Lion Air Group.

Dengan armada ini, Wings Air akan menyesuaikan permintaan pasar dan pelanggan dengan didasarkan jarak rute penerbangan, tingkat isian penumpang, memperkuat layanan rute yang sudah ada, rencana pengembangan atau pembukaan rute baru, frekuensi terbang per hari serta operasional bandar udara, khususnya setingkat kabupaten. ATR-72 600 didesain mampu lepas landas dan mendarat di panjang runway kurang dari 1.600 meter. Upaya Wings Air tersebut dalam mendukung program pemerintah untuk mendatangkan turis dan membantu percepatan ekonomi daerah sejalan dengan pembukaan bandar udara baru di daerah, sebagai salah satu gerbang wisata.

ATR 72-600 dikenal sebagai pesawat baling-baling (propeller) modern dan canggih di kelasnya, antara lain menggunakan teknologi avionik terbaru serta fitur “synthetics runway visions” yaitu sistem yang mampu memberikan bantuan visualisasi runway saat mendarat.  Selain itu memberikan keuntungan karena ramah lingkungan (emisi rendah), bahan bakar lebih hemat dengan efisiensi biaya perawatan.

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk jaringan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 61 pesawat ATR 72-500/ 600. (Obe)

DPD RI: Program 1.000 Desa Bambu Sejahterakan Daerah

0

Jakarta, aspirasipublik.com – Komite II DPD RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Yayasan Bambu Lestari untuk bahas mengenai pengawasan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi yang berkaitan dengan Program 1.000 Desa Bambu di Gedung DPD RI hari Senin (10/9). Dalam RDP tersebut, Komite II DPD RI mendorong perwujudan program 1.000 desa bambu. Keberadaan program tersebut selain dapat merestorasi lahan yang rusak juga dianggap dapat menyejahterakan masyarakat di daerah.

“Program desa 1.000 bambu, ini merupakan hal yang bagus. Saya mengambil inisiatif sebagai Anggota DPD RI dan Anggota Komite II untuk menginventarisir dulu. Dan pada saatnya nanti akan kita sampaikan bersama, ternyata banyak kementerian yang harus kita ajak. Seperti di Kementerian LHK akan ada tiga dirjen yang kita libatkan, termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Perindustrian, BKPM, Kementerian ESDM, dan Otoritas Jasa Keuangan,” ucap Wakil Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba.

Senator dari Provinsi Sumatera Utara ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Program 1.000 Desa Bambu harus dibarengi dengan keberadaan industri yang akan menerima hasil produksi bambu tersebut. Dengan adanya industri tersebut, masyarakat mempunyai pasar yang dapat digunakan untuk menjual bambu sebagai bahan baku.

“Kita sepakat mengembangkan bambu ini, bukan hanya untuk konservasi, tapi juga untuk memajukan masyarakat setempat. Kita harus menyakinkan bahwa di daerah tersebut offtaker-nya ada, yaitu industrinya ada. Jadi dagingnya bisa jadi industri laminating, sedangkan sisanya ampas jadi energi baru terbarukan,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa program tersebut dapat berkontribusi sebagai energi baru terbarukan. Dimana bambu dapat digunakan sebagai energi untuk menyalurkan listrik-listrik di daerah. Dirinya akan menjadikan Nias sebagai daerah percontohan dari program ini.

“Saya sudah sampaikan menjadikan satu contoh di Nias. Karena di Nias daerahnya cukup potensi untuk menanam bambu. Disana listrik hampir 100% mempergunakan diesel. Kenapa tidak memanfaatkan bambu ini, menjadi energi bio massa. Di daerah ini sangat dibutuhkan,” kata Parlindungan Purba.

Dalam RDP tersebut, Senator dari Kepulauan Riau, Djasarmen Purba, meminta agar ada tindak lanjut dari pertemuan tersebut. Dirinya meminta agar Komite II DPD RI selanjutnya mengundang Dewan Bambu untuk menindaklanjuti hasil RDP tersebut. Dirinya juga berpesan agar keberadaan program tersebut benar-benar dapat menyejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Yayasan Bambu Lestari, Arief Rabik, menjelaskan bahwa Program 1.000 Desa Bambu merupakan program dengan skala yang sama dengan keadaan bambu di Republik Rakyat Tiongkok. Harapannya dia dapat membangun industri bambu di Indonesia yang dapat mensuplai bahan baku bambu untuk kepentingan industri dengan potensi pasar dan pendapatan yang hampir sama di RRT.

“Jadi mudah-mudahan dengan bantuan DPD RI, kita bisa lintas kementerian untuk sejahterakan masyarakat di semua provinsi Indonesia. Untuk restorasi lahan kritis kita yang sekarang ada lebih dari 100 juta hektar. Dan dalam proses restorasi kita sejahterakan masyarakat juga,” kata Arief.

Menurut Arief, saat ini terdapat empat jenis industri yang dapat memanfaatkan bambu sebagai bahan bakunya, yaitu industri laminasi, industri tekstil sebagai pengganti katun, industri kertas, dan industri Pembangkit Listrik bio massa. (Obe)