May 17, 2022

Blasius Waluyo Sejati, MM. Peraih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan Pertama dari Kabupaten Keerom Dengan Predikat Cumlaude

6 min read

Jatinangor, aspirasipublik.com – kamis 19/12/19 Tim promotor yang terdiri dari: Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS., Prof. Dr. H. Khasan Effendy, M.Pd. dan Dr. Sampara Lukman, MA. menyampaikan pertanggungjawaban akademik atas disertasi Promovendus  saudara Blasius Waluyo Sejati NIM: DIP 05.339 yang berjudul: implementasi kebijakan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mewujudkan good governance di kabupaten keerom provinsi papuasebagai tahap akhir dari proses studi yang telah ditetapkan oleh Program Pascasarjana Institut Pendidikan Dalam Negeri. Sidang ujian terbuka ini merupakan kelanjutan dari proses studi dan bimbingan yang telah dilalui oleh Promovendus selama mengikuti Program Pendidikan Doktor. Naskah disertasi dalam sidang ini merupakan penyempurnaan dari naskah sebelumnya yang telah dikonsultasikan kembali kepada Tim Promotor dengan memperhatikan saran dan masukan dari penelaah/penguji yang terdiri atas: Para penelaah/penguji: 1. Dr. Hadi Prabowo, MM. 2. Prof. Dr. Ngadisah, MA. 3. Prof. Dr. Aries Djaenuri, MA. 4. Prof. Dr. Triyuni Soemartono, MM. 5. Dr. Kusworo, M.Si. 6. Dr. Ali Hanafiah Muhi, MP. 7. Dr. Irwan Tahir, M.Si. 8. Dr. Layla Kurniawati, M.Pd. 9. Dr. Dedeh Maryani, MM. (Pengganti).

Setelah memperhatikan gagasan, semangat, dan ketekunan Promovendus dalam proses penulisan disertasi melalui  tahapan: kualifikasi tertulis, seminar usulan penelitian, yang dilanjutkan dengan ujian naskah disertasi, Tim Promotor mempunyai alasan kuat untuk menerima disertasi Promovendus sebagai sebuah karya ilmiah yang layak dijadikan dasar bagi pemberian gelar Doktor. Oleh sebab itu, kami Tim Promotor memandang bahwa Promovendus layak diajukan kehadapan sidang disertasi yang sangat berwibawa ini untuk diuji lebih lanjut, sesuai dengan tradisi dan norma akademik yang berlaku di Institusi Pendidikan Dalam Negeri. Adapun riwayat singkat Promovendus sebagai berikut: Promovendus dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 05 September 1961. Promovendus merupakan putra bungsu dari pasangan mendiang R.I. Sidharta dan TH. Maria Sriati. Pernikahannya dengan Agustina Wijayanti telah dikaruniai 4 orang anak perempuan dan 1 orang anak laki-laki, yakni Anstasia F.T Sidharta, M.Pd, dr. Karolin D.S Sidharta, Brigita E.K Sidharta, Beatrik K. Sidharta dan Hendrikus N. Sidharta.

Jenjang pendidikan umum Promovendus dimulai dari SD, SMP, dan SMA diselesaikan di Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat. Pada tahun 1984 Promovendus menyelesaikan jenjang pendidikan D. III di APDN Jayapura dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil tahun 1985. Pada tahun 1991 Promovendus menyelesaikan S1 Ilmu Pemerintahan di IIP Jakarta. Tahun 2004 berhasil meraih Magister Manajemen pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Jayakarta di Jakarta.

Karir Promovendus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan pernah menduduki beberapa jabatan antara lain: Kepala Sub Bagian Pengembangan Perkotaan Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pada tahun 1987 s/d 1988, Camat Okbibab Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua tahun 1988 s/d 1991, Kepala Sub Bagian Tata Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pada tahun 1991 s/d 1992, Camat Oksibil Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua pada tahun 1992 s/d 1996, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua tahun 1996 s/d 2001, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat tahun  2001 s/d 2004, Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat pada tahun 2004 s/d 2016, dan pada tahun 2016 dilantik menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Provinsi Papua sampai saat ini.

Selama menduduki jabatan Sekretaris Daerah sekaligus sebagai Ketua  TAPD, Promovendus berhasil meningkatkan penilaian Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Keerom yang awalnya pada tahun 2015 memperoleh opini Tanpa Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer, meningkat menjadi opini Wajar dengan Pengecualian (WDP) pada tahun 2016 dan 2017 dan yang terkhir pada tahun 2018 memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Disamping Promovendus menduduki jabatan struktural di pemerintah daerah, Promovendus pernah menjadi Widyaiswara di BKPSDM Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat, selain itu Promovendus juga pernah menjadi dosen di STIE Ottow Geissler Fak-Fak dan STIA Asyafiah Fak-Fak.

Bobot Mutu Akademik

Disertasi Promovendus yang berjudul “implementasi kebijakan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mewujudkan good governance di kabupaten keerom provinsi papua”.

Secara konseptual  sesungguhnya Akuntabilitas Kinerja dapat terwujud  dengan baik, namun fenomena dan kondisi riil menunjukan bahwa penerapannya belum dapat berjalan secara Optimal di Kabupaten Keerom,  oleh karena itu dipandang perlu dilakukan penguatan akuntabilitas kinerja dengan menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), yaitu rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Pada dasarnya Instansi Pemerintah Kabupaten Keerom telah mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) namun belum berjalan secara optimal, kondisi yang ada saat ini  menunjukan bahwa Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada Pemerintah Kabupaten Keerom belum terbangun secara sempurna di sebabkan adanya beberapa permasalahan mendasar  yaitu rendahnya dukungan dan komitmen pimpinan yang mengakibatkan pegawai pada Pemerintah Kabupaten Keerom resistensi terhadap perubahan.  Permasalahan lainnya adalah sarana dan prasarana kantor yang belum memadai serta kualitas sumber daya aparatur yang rendah, kemudian permasalahan terhadap tingkat disiplin pegawai yang kurang dan Permasalahan terakhir pada pengimplementasian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yaitu pemerintah masih berorientasi pada Input belum berorientasi terhadap hasil/ Outcome.

Mencermati kondisi demikian promovendus mencari peluang dan model dengan melakukan penelitian untuk dijadikan sebagai pedoman dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sehingga diharapkan Kabupaten Keerom pada akhirnya dapat menaikkan peringkat predikat akuntabilitas kinerjanya.

Orisinalitas Penelitian

Penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian-penelitian terdahulu, baik dari fokus maupun lokus penelitian, pemilihan informan, maupun teknik analisis data. Dalam pembahasan imlementasi kebijakan SAKIP dalam mewujudkan good governance di kabupaten keerom, peneliti menggunakan teori model implementasi kebijakan van meter dan van horn (1975). Temuan Promovendus dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai dasar penyusunan konsep baru dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di Kabupaten Keerom dan dijadikan sebagai salah satu referensi tentang pentingnya penerapan SAKIP untuk mewujudkan good governance sesuai dengan prosedur yang diatur dalam UU No. 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Disain Penelitian

Pramovendus melakukan penelitian dengan menerapkan metodologi penelitian kualitatif oleh Cresweel (1994) melalui pendekatan deskriftif, peneliti ingin memperoleh gambaran tentang proses dan penjelasan tentang makna dan fenomena, sifat serta hubungan fenomena tentang Implementasi Kebijakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam mewujudkan good governance secara utuh sehingga dapat dirumuskan jawaban pertanyaan penelitian yang sekaligus sebegai temuan penelitian. Analisis data dalam pendekatan kualitatif terdiri dari 3 (tiga) alur kegiatan yang bersamaan yakni reduksi data, display atau penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun Teknik pengumpulan data dilakukan promovendus adalah teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan purposive, observasi langsung dan telaah dokumen.

Sistemika Penyusunan Disertasi

Sistematika penyusunan disertasi ini telah sesuai dengan sistematika terbaru menurut ketentuan yang berlaku sebagai pedoman akademik pada Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Hasil Penelitian dan Manfaatnya

Pramovendus telah berhasil mengungkap temuan penelitian sebagai berikut:

Bahwa budaya organisasi yang ideal serta didukung oleh komitmen organisasi yang kuat dapat mempengaruhi keberhasilan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mewujudkan Good Governance di Kabupaten Keerom.

Berdasarkan temuan penelitian tersebut promovendus dapat merumuskan dan melahirkan konsep model implementasi kebijakan SAKIP yang efektif dalam mewujudkan good governance di Kabupaten Keerom yaitu model pendekatan implementasi Kebijakan SEJATI yang merupakan kepanjangan dari “Sistem Kinerja Tinggi, model ini hasil pengembangan dari model implementasi menurut Van Meeter dan Van Horn” Model ini menjelaskan bahwa implementasi kebijakan agar mencapai kinerja tinggi dipengaruhi oleh beberapa fenomena yaitu: Standar dan sasaran kebijakan/ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya manusia dan finansial, karakteristik organisasi pelaksana setempat, komunikasi antar organisasi terkait dan kegiatan-kegiatan pelaksanaan, lingkungan sosial, ekonomi, sosial dan politik, budaya organisasi yang ideal serta komitmen organisasi yang kuat.

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi bagi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mewujudkan good governance.Setelah diuji oleh par penelaah sebanyak 8 Guru besar Dan 3 promotor dan Co promotor akhirnya dengan nilai   Cumlaude.

Dengan Disaksikan oleh para pejabat SKPD dari Kabupaten Keerom dan rekan rekan mahasiswa S3 IPDN ,seluruh keluara putra dan puti serta didampingi istri tersayang ,Ibu Mertua dan staf kayawan karyawati Program pasca sarjana.

Nasehat Akademik Yang Dibacakan oleh promotor:  Doktor BLASIUS WALUYO SEJATI, dengan prestasi studi ini dan dengan ilmu yang saudara dapatkan selama mengikuti perkuliahan di Program Studi Ilmu Pemerintahan, kini saudara dihadapkan pada tantangan yang lebih besar dan sekaligus tuntutan profesi yang lebih berat. Artinya, secara keilmuan, Saudara dituntut untuk secara berkelanjutan mendarmabaktikan ilmu pemerintahan tersebut bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Kami berharap dan berpesan kepada saudara agar dapat membuktikan  segenap  kemampuan profesional saudara di berbagai bidang, khususnya dibidang Ilmu Pemerintahan yang saudara miliki. Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan yang dapat berujung pada kesombongan, gunakanlah ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk, dan jadilah insan profesional yang bertakwa dan berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (JSRW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.