
Jakarta, aspirasipublik.com – Senin, 25 Mei 2026, berlangsung dari pukul 13.00 dan selesai pukul 16.00 di Ruang sidang Terbuka lantai satu gedung pasca sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri jakarta, Bapak Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si ., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi mewakili atas nama Rektor IPDN Bapak DR. Halilul Khairi. S SOS. M.SI Sore ini diputuskan hasil sidang promosi Doktor atas Nama Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. Walikota Administrasi Jakarta Barat, Setelah mempertahankan Disertasinya dihadapan promotor dan penguji selama tiga jam akhirnya Berhak dan dapat Meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan ke 368 dengan predikat Cumlaude dengan judul Disertasi “Collaborative Governance Berbasis Artificial Intellegence pada Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”, Dengan Tim Promotor yang terdiri dari :Ketua promotor Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si.Co Promotor 1 Dr. Yudi Rusfiana, S.IP., M.Si., Co Promotor 2 . Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., Tim penelaah/penguji yang terdiri atas:1. Dr. Halilul Khairi, M.Si..yang diwakili Bapak Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si .,Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Memimpin jalannya sidang Terbuka .,2. Dr. Tjahjo Suprajogo, M.Si.,3. Dr. Ir,Etin Indrayani ,MT.,4. Prof Dr. Ismail Nurdin, M.Si., 5. Dr. Siti Aminah,MTP peneliti BRIN selaku Penguji Eksternal.

Riwayat singkat Dr.Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. dilahirkan di Jakarta pada tanggal 27 Maret 1971. merupakan putri pertama anak kandung dari pasangan Bapak H. Soetomo Djauhar Arifin. (Almarhum) dan Ibu Hj Yayah Tukiyah. Dalam kehidupan berkeluarga, Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. Walikota Administrasi Jakarta Barat menikah pada tahun 1998 dengan Bapak Drs. Dedy Dwi Widodo, MSi yang juga alumni STPDN dan berprofesi sebagai PNS. Pernikahan ini telah dikaruniai dua orang putra, yaitu Satrio Raditya Wicaksono (alumni IPDN angkatan 29) dan Segara Rizky Dwi Andika (Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta).
Perjalanan akademis Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. di mulai di Jakarta Timur, diawali di SD Negeri 07, SLTP Negeri 139 dan SMA Negeri 50. Minat dan dedikasi beliau dalam bidang birokrasi dan pemerintahan kemudian membawanya menempuh pendidikan Diploma III di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor yang diselesaikannya pada tahun 1993. Setelah 2 tahun bekerja di Kecamatan Duren Sawit, melanjutkan ke jenjang S1 Jurusan Ilmu Pemerintahan dengan program Tugas Belajar dari Pemprop DKI Jakarta di Universitas Diponegoro, Semarang pada tahun 1996 -1998. 8 tahun kemudian pada tahun 2006, beliau berhasil meraih gelar Magister Sains/MSi (S-2) dari Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta.

Karier profesional Dr.Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. terentang panjang dalam pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, yang dimulai pada tahun 2003. Setelah 10 tahun di jabatan pelaksana (staf) dan jabatan fungsional bendahara, Beliau diberikan amanah mengemban posisi strategis dengan sebagian besar jabatan berada di kepamongan (wilayah) , mulai dari Sekretaris Kelurahan Duren Sawit (6 bulan), Wakil Lurah Kelurahan Pulogebang (3 tahun), Wakil Lurah Kelurahan Malaka Sari (2 tahun), Lurah Munjul (5 tahun), kemudian melalui assesment “Lelang Jabatan “ membawa beliau promosi menjadi Camat Cipayung selama 5 tahun, Provenda senang men-chalenge kemampuan diri dengan mengikuti kesempatan seleksi terbuka, beberapa kali mengikuti seleksi Jabatan Tinggi Pratama (eselon 2), beliau lulus dan menjadi Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Propinsi DKI Jakarta pada tahun 2018 – 2021 , selanjutnya kembali diberikan amanah sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat dan Plt Wakil Walikota Jakarta Barat (2021 – 2023), kemudian rotasi sebagai Wakil Walikota Jakarta Timur dan Plt Walikota Jakarta Timur (2023 – 2025), di Tahun 2025 diberikan amanah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPAPP) selama 7 bulan, hingga pada tanggal 17 Desember 2025, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi DKI Jakarta memberikan amanah sebagai Walikota Administrasi Jakarta Barat, Walikota perempuan ke dua di Propinsi DKI Jakarta setelah 17 tahun dari Walikota Administrasi Jakarta Pusat, Profesor Silviana Murni sebagai Walikota perempuan pertama di DKI Jakarta.
Penelitian Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., Adalah dalam menghadapi tantangan yang kompleks, terutama terkait ketepatan sasaran bantuan sosial, integrasi data lintas sektor, kesenjangan kapasitas antaraktor, serta belum optimalnya tata kelola kolaboratif dalam pemanfaatan teknologi digital. Dalam konteks transformasi digital pemerintahan, Collaborative Governance berbasis Artificial Intelligence menjadi pendekatan strategis untuk memperkuat integrasi data, meningkatkan efektivitas koordinasi antaraktor, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Collaborative Governance berbasis Artificial Intelligence pada penanggulangan kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model konseptual Collaborative Governance berbasis Artificial Intelligence. Penelitian menggunakan teori Collaborative Governance Ansell dan Gash (2008) yang meliputi starting condition, facilitative leadership, institutional design, dan Collaborative process. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aktor pentahelix yang terlibat dalam penanggulangan kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo 12 Pro untuk mengidentifikasi pola kolaborasi, integrasi data, dan dinamika hubungan antaraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Collaborative Governance berbasis Artificial Intelligence telah dilakukan melalui integrasi data lintas OPD, pemanfaatan platform digital, dan penguatan koordinasi antaraktor dalam penanggulangan kemiskinan. Faktor pendukung utama meliputi komitmen kelembagaan, dukungan infrastruktur digital, dan keterlibatan aktor nonpemerintah, sedangkan faktor penghambat mencakup ego sektoral, kesenjangan literasi digital, dan belum optimalnya integrasi data lintas sektor. Penelitian ini menghasilkan model Collaborative Governance berbasis Artificial Intelligence (CG-AI Model) yang menempatkan Artificial Intelligence sebagai enabler dalam memperkuat proses kolaborasi, integrasi data, dan akuntabilitas tata kelola penanggulangan kemiskinan secara adaptif dan berkelanjutan.
Nasehat Akademik yang disampaikan Oleh Dr. Yudi Rusfiana, S.IP., M.Si., Kepada Dr.Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. saudari Dr.Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., Dengan rahmat dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kami segenap penyelenggara Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri berhasil mengantarkan Saudari menjadi Doktor Ilmu Pemerintahan. Pencapaian ini adalah bukti nyata dedikasi dan ketekunan Saudari dalam menempuh perjalanan panjang akademik, yang penuh tantangan dan dinamika. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa meridhoi dan memberkati Saudari dalam dharma baktinya bagi bangsa dan negara.

Saudari Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si.,Dengan diperolehnya gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dan dinyatakannya Saudari sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan yang ke368, Saudari kini memiliki tanggung jawab intelektual dan moral untuk terus mengembangkan ilmu yang telah Saudari gali melalui disertasi berjudul: “Collaborative Governance berbasis Artificial Intellegence Pada Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”.Kami berharap Saudari dapat mengamalkan pengetahuan tersebut untuk mendorong Tata Kelola Transformasi digital pada Program Penanggulangan Kemiskinan dengan lebih tepat sasaran dan kolaboratif secara berkelanjutan, terpadu, sistemik dan inklusif. Kami memberikan apresiasi “novelty “ dengan hadirnya peran Artificial Intelegence sebagai enabler dalam collaborative governance, sehingga menumbuhkan kepercayaan antar aktor pentahelix dalam berkolaborasi. Sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan, teruslah mengembangkan pendekatan disiplin Ilmu Pemerintahan yang telah Saudari pelajari, dan gunakan keilmuan tersebut untuk menghasilkan kebijakan yang strategis, inovatif, dan bermanfaat bagi kepentingan institusi dan masyarakat luas.

Ingatlah selalu bahwa ilmu bukanlah sekadar untuk kebanggaan, tetapi sebagai sarana pengabdian. Terapkanlah ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Jadilah sosok yang rendah hati, yang ilmunya bermanfaat bagi banyak orang, dan yang kiprahnya menjadi teladan.
Turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., Suami Tercinta dan Putra Putranya, Ibu Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si., Sahabat sahabat seangkatan Alumni IPDN Angkatan 12, Sahabat sahabat SKPD Se Jakarta Barat, Para sahabat sahabat Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN , Para Camat dan Lurah Se Jakarta Barat, Ucapan selamat dari Pimpinan media Aspirasi Publik yang juga sedang dalam menyelesaikan sekolah pasca sarjana program Doktoral di IPDN,Bapak Oberlin Sinaga, SH., SE., MM. Dan wartawan Aspirasi Publik Dr. Joko Susilo Raharjo Watimena, S.PdI,MM. Semoga ilmu yang Dr. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., akan dapat bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara indonesia tercinta Aamiin YRA. (Oberlian Sinaga @ JSR Watimena)




