Jangan Tidur Pakai Lensa Kontak

Foto: dr. Agung Gede Pahma Wikranta

Oleh: dr. Agung Gede Pahma Wikranta

Lensa kontak biasanya digunakan sebagai pengganti fungsi kacamata karena lensa kontak bisa jadi solusi yang lebih ringkas dan lebih nyaman digunakan ketimbang dengan lensa kacamata yang tebal.

Kini lensa kontak tidak hanya digunakan oleh orang – orang yang bermata minus namun orang – orang yang bermata normalpun sengaja menggunakan lensa kontak sebagai aksesoris penampilan, bahkan lensa kontak dibuat dalam berbagai warna – warna yang menarik..

Sayangnya tidak banyak yang mengetahui efek buruk penggunaan lensa kontak yang terlalu lama. Keniasaan buruk malas melepas lensa kontak setelah aktivitas, apa lagi kegiatan yang dilakukan kita hingga larut malam, sudah lelah akhirnya tertidur menggunakan lensa kontak.

Bagian mata yang tertutup lensa kontak normalnya membutuhkan oksigen dan air mata sebagai nutrisi, maka lensa kontak digunakan terlalu lama atau bahkan sampai terbawa tidur akan menyebabkan kekeringan dan iritasi pada bagian tersebut, jika ini dilakukan berkelanjutan sanagt besar kemungkinan untuk terjadi infeksi.

Yang dapat kita lakukan jika terjadi rasa yang tidak nyaman, kekeringan pada mata, ataupu  iritasi mata merah, sesegera mungkin lepas lensa kontak dan teteskan air mata buatan yang bisa didapatkan di apotek, teteskan beberapa kali secara bertahap dan jangan gunakan lensa kontak sampai mata terasa nyaman kembali. Waktu ideal penggunaan lensa kontak adalah 8 sampai maksimal 12 jam sehari serta selalu bersihkan lensa kontak sebelum dan sesudah penggunaan agar tetap bersih.

Jika keluhan tidak hilang segera lakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi infeksi pada mata anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: