Perlu Adanya Perhatian Mentri Perhuhungan bersama Kementrian Terkait untuk Meningkatkan Fasilitas di Dalam Terminal Bis Antar Negara Ambawang, Kubu Raya serta Pelebaran Ruas Jalan dan Perbaikan Jalan Rusak

Kubu Raya, aspirasipublik.com – Rabu 4 Agustus di Terminal bis Antar Negara Ambawang Kubu Raya, Kalimantan Barat bersama Kepala Terminal bus Suparmin, S.pd., menjelaskan perlu ada form informasi dari masyarakat pengguna angkuatn umum khususnya Damri milik Bumn yang beroperasi di Kalimantan bararat dengan daerah tujuan sekab, kota Kalbar, antar provinsi yang baru hingga Kalteng dan antar negara ke Kuchink malaysia dan Brunei darusalam, dimana di dalam angket tersebut tertulis permohonan pihak pengelola khususnya Mentri perhuhungan bersama kementrian terkait meningkatkan fasilitas di dalam terminal serta pelebaran Ruas jalan dan kualitas mutu badan jalan yang banyak ditemukan ditengah serta ruas jalan rusak sebagai salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Karena sempitnya badan jalan yg ada tidak selaras dengan besar kendaraan serta padatnya pengguna jalan khususnya jalan provinsi menuju kabupaten kota di Kalbar untuk itu masyarakat sangat antusias akan ketergantungan pada moda transportasi milik pemerintah yang pelayanannya lebih ditingkatkan.” Kata salah satu tokoh Harianto pengguna fasilitas ini.

Infrastruktur jalan merupakan lokomotif untuk menggerakkan pembangunan ekonomi bukan hanya di perkotaan tetapi juga di wilayah pedesaan. Melalui proyek, sektor infrastruktur dapat menciptakan lapangan kerja yang menyerap jutaan tenaga kerja di Indonesia.

Demikian halnya infrastruktur fasilitas Gedung yang ada di terminal ini, dengan meningkatkan fasilitas maka kepuasan atas penggunaan fasilitas tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jasa transportasi sehingga pengguna moda trasportasi massal akan terus meningkat, hal ini juga merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi sebagai lokomotif pembangunan nasional dan daerah. (RS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *