Hasil Pengumpulan Sedekah Mijel Dimanfaatkan Untuk Penanganan COVID-19 di Jakut

Jakarta, aspirasipublik.com – Program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum atau terima sedekah minyak jelantah untuk mereka yang berkolaborasi dengan Rumah Sosial Kutub sejak 26 Maret lalu berhasil mengumpulkan limbah minyak jelantah (mijel) sebanyak 4 ribu liter. Mijel yang terkumpul selanjutnya akan diolah menjadi biodiesel.

Hasil pengumpulan sedekah mijel dari program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum akan digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan diantaranya memberikan bantuan APD untuk tenaga kesehatan, perlengkapan isoman dan sedekah gizi pangan. Kali ini, Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito menyerahkan langsung dana sedekah program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum untuk penanganan COVID-19 di wilayah Jakarta Utara.

“Hari ini, kita berikan bantuan untuk masyarakat Jakarta Utara yang terkena dampak pandemi. Bantuan ini merupakan hasil program sedekah mijel yang digerakkan Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara hingga ke tingkat RT/RW. PKK adalah kunci utama dari program yang berkelanjutan ini dan diharapkan bisa memberikan dampak yang bersifat humanis untuk masyarakat,” jelas Suhito saat ditemui di Lobby Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (5/8).

Program kolaborasi yang digagas Tim Penggerak PKK Kota Administasi Jakarta Utara dan Rumah Sosial Kutub dalam upaya mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah mijel mendapatkan apresiasi dari Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim. “Limbah mijel bisa dimanfaatkan dengan cara yang benar dan juga mempunyai nilai ekonomis seperti yang telah dijalankan dalam program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum. Ini sangat baik dan diharapkan semua bisa mengikuti program PKK dan RPTRA Jakarta Utara Tersenyum,” imbaunya.

Dikatakannya, limbah mijel yang dibuang sembarangan di saluran akan mengental sehingga menghambat laju air dan juga bisa merusak lingkungan. “Jangan dibuang begitu saja tapi segera kumpulkan minyak goreng bekas di rumah kemudian bawa dan setorkan ke RPTRA atau bank sampah terdekat. Dengan begitu, kita ikut berperan mencegah pencemaran lingkungan sekaligus bersedekah,” tutur Walikota. (Eduardus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *