Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd. Direktur Pembudayaan pada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Jakarta, Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN Ke 148

Jakarta, aspirasipublik.com – Pada hari ini, tanggal 20 September  2021 bertempat di Gedung Pasca Sarjana Kampus IPDN Cilandak Jakarta selatan Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd. Secara resmi berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan Ke 148  dengan predikat sangat memuaskan, Ujian Promosi yang dilakukan selama 3 jam dari jam 10.00 sampai jam 13.00, Dipimpin langsung  oleh Bapak Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM. Dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, Promotor dan penguji ada yang hadir langsung dan melalui daring ,akan tetapi hari ini merupakan hari yang berbahagia untuk Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd., karena semua promotor dan penguji dapat hadir langsung, termasuk salah satu tamu istimewanya yang sudah dianggap sebagai pengganti orangtuanya, yaitu ketua BPK RI Dr. Agung Firman Sampurna, S.E., M.Si.,CSFA.,CFRA.,CGCAE., Sidang ujian terbuka ini merupakan kelanjutan dari proses studi dan bimbingan yang telah dilalui oleh Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd. Selama mengikuti Program Pendidikan Doktor IPDN. Naskah disertasi dalam sidang ini merupakan penyempurnaan dari naskah sebelumnya yang telah dikonsultasikan kembali sebagai tahap akhir dari proses studi yang telah ditetapkan oleh Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Tim Promotor yang terdiri atas: Prof. Dr. H. M. Aries Djaenuri, MA. (Hadir Langsung)., Prof. Dr. Hj. Ngadisah, MA (Hadir Langsung)., Dr. Sampara Lukman, MA (Hadir Langsung).

Penguji /Penelaah terdiri dari Dr. Hadi Prabowo, MM. (Rektor IPDN Hadir Langsung memimpin jalannya Sidang Terbuka)., Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si. (Hadir Langsung) Direktur Pasca Sarjana program Doktor IPDN., Prof. Dr. Tjahya Supriatna, SU. (Hadir Langsung )., Prof. Dr. Fernandes Simangunsong, M.Si. (Hadir Langsung)., Dr. Hyronimus Rowa, M.Si. (Hadir Langsung) Wakil Rektor., Dr. Ika Sartika, MT. (Hadir Langsung) wakil Direktur Pasca pasca sarjana., Dr. Ir. Dedeh Maryani, MM. (Hadir Langsung) Wakil Direktur Pasca sarjana, Dr. Tun Huseno, M.Si. (Hadir Langsung)

Rriwayat singkat Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd. dilahirkan di Pematang siantar, 11 Juli 1974. merupakan putri ke empat dari pasangan (Alm) Ir. P. Kamerlan Sinaga dan (Almh) Dameria Boru Samosir, Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd. merupakan istri dari Dr. Prasetyo Aribowo, SH, M.Soc, Sc. Dan  telah dikaruniai 4 orang putra yaitu: Benedictus Aryasatya Parsaulian Putra Purnomo dan Ignacio Edrik Putra Purnomo, Daniel Prabaswara Aribowo dan Ezra Pradipta Aribowo.

Pendidikan formal Sekolah Dasar diselesaikan di SD Methodist Pematang Siantar (1986), SMP Negeri 1 Pematang Siantar (1989), dan Sekolah Menengah Atas diselesaikan di SMA Negeri II Pematang Siantar (1992). Pendidikan Sarjana diselesaikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) (1997), sementara pendidikan Magister diselesaikan Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya” (2014) Jurusan Magister Tekhnologi Pendidikan.

Karir Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, dalam dunia kerja di Pemerintahan dimulai sejak tahun 1997 sebagai Kepala Urusan Pemerintahan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara dan Tahun 2000 menjabat sebagai Sekretaris Camat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya berpindah ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang mana Tahun 2006 memulai karir dan menjabat sebagai Kasubid Pemberhentian di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Tahun 2009 menjabat sebagai Kasubid Diklat Kepemimpinan Tingkat Dasar pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan. Tahun 2011, menjabat sebagai kabag Pendapatan pada Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumatera Selatan dan Tahun 2013 sebagai Kabag Humas pada Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya menjabat sebagai Kepala Biro Humas Protokol Setda Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2014 dan menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015. Saat ini sejak tahun 2018 menjabat sebagai Direktur Pembudayaan pada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Jakarta.

Penelitian Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd,  berjudul “Collaborative Governance dalam pengembangan Pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan,” Terinspirasi dari permasalahan Pariwisata merupakan industri yang dalam pengembangannya melibatkan multi sektor dan pada dampaknya memiliki multiplier effect. Hal tersebut menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan salah satunya di Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini dapat terlihat dari Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2019-2023. Provinsi Sumatera Selatan dengan potensi yang dimilikinya baik sejarah Sriwijaya, Kesultanan Palembang Darusalam, keindahan alam, cagar budaya dan sungai serta budaya lokal yang diperkuat dengan Brand Sport Tourism pada proses pengembangan pariwisatanya masih dilakukan dengan terpisah-pisah antar semua pihak yang terlibat. Hal tersebut menjadikan pengembangan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan masih perlu dioptimalkan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang memfokuskan pada relasi hubungan antar aktor yang terlibat dalam kolaborasi pengembangan pariwisata. Pendekatan deskriptif yang digunakan adalah melakukan Langkah-langkah representative obyektif dari gejala – gejala kolaborasi secara deduktif dan Induktif.

Penelitian dengan deduktif kualitatif menjadikan teori sebagai dasar pengkodean, terhadap data yang ditemukan baik wawancara kepada para aktor yang terlibat dalam pengembangan pariwisata, observasi maupun dokumen yang berhubungan dengan proses pengembangan pariwisata.

Sementara penelitian induktif kualiatif menjadikan data yang diperoleh dari aktivitas penelitian sebagai dasar pengumpulan data sehingga analisis yang dilakukan oleh merupakan bentuk interpretasi data untuk menemukan sebuah pengembangan teori atau Model.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, telah berhasil mengungkap bahwa:

  1. Pengembangan Pariwisata secara formal telah mengamanatkan untuk dilaksanakan dengan kosep kolaborasi, namun pada aktualisasinya berdasarkan Teori Collaborative Governance yang disampaikan oleh Ansell And Gash ditemukan bahwa tata kelola kolaborasi dalam pengembangan pariwisata pada Dimensi Starting Condition belum didukung dengan kelembagaan yang menciptakan nilai dan norma yang baku untuk mendukung proses kolaborasi, sehingga menjadikan building trust antar setiap aktor dalam mengembangan pariwisata di Provinsi Sumatera Selatan tidak terjalin baik dan sinergi. Peranan kepemimpinan fasilitative juga belum ditunjukan oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan untuk menjadikan proses kolaborasi berjalan baik dalam rangka pengembangan pariwisata.
  2. Pengembangan Pariwisata merupakan langkah berkelanjutan dan berkesinambungan dengan hubungan yang multidimensional, membutuhkan proses yang berkesinambungan. Beberapa perubahan model Collaborative Governance Ansell and Gash serta penambahan dimensi untuk menyempurnaan model Collaborative Governance dalam bidang pengembangan pariwisata. Pengembangan model yang dilakukan antara lain merubah dimensi Institutional Design dan indikator trust building kedalam dimensi Support yang menjadi dimensi penghubung antara dimensi starting condition dengan dimensi Collaboration Process. Selain itu Collaboration Process yang di awalnya termasuk indikator trust building dikeluarkan dan diposisikan pada dimensi support sebagai langkah antisipatif untuk menjamin proses kolaborasi berlangsung diatas kepercayaan semua aktor yang terlibat. Dimensi Support yang dimaksud adalah dimensi setelah kondisi awal telah dipetakan terlebih dahulu. Pada dimensi support terdiri atas: Trust Building yang menjadi hal terpenting dalam proses mempersiapkan pelaksanaan Collaboration process secara terhubung antar aktor melalui komunikasi yang baik untuk membentuk kelembagaan yang kuat didasarkan pada Understansding Cultural dan Group Acceptance. Kelembagaan yang dibangun melibatkan semua aktor yang didasari kepercayaan para aktor akan menjamin pelaksanaan Collaboration process berjalan secara baik. Collaboration process dimaksud dibangun diatas dasar komitmen, dialog secara langsung untuk membagi pemahaman yang sama dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

Konsep baru yang ditemukan dalam penelitian ini adalah modifikasi Model Tata kelola Kolaborasi dimana dimensi support dalam model yang dikembangkan, bermaksud untuk membangun kelembagaan yang kuat dalam proses kolaborasi. Mengingat kelembagaan akan menjadi wadah terjalinnya hubungan masing-masing aktor dengan kelengkapan pengaturannya serta budaya yang telah disepakati bersama. Proses membangun kelembagaan yang dilengkapi dengan trust building, Communication dan Connecting dari semua aktor kolaborasi diharapkan menjadi kekuatan atas nilai dan norma yang disepakati untuk melanjutkan pada proses kolaborasi yang menjadi inti dari tata kelola kolaborasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pemerintahan, sekaligus sebagai salah satu referensi dalam memperkaya khasanah keilmuan dan sekaligus menjadikan rujukan studi bagi mahasiswa yang terkonsentrasi pada objek penelitian yang sama.

Nasehat Akademik yang disampaikan promotor Prof. Dr. Hj. Ngadisah, MA., kepada Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd, dengan prestasi studi ini, dan dengan ilmu yang saudari dapatkan selama mengikuti perkuliahan di Program Studi Ilmu Pemerintahan, kini saudari dihadapkan pada tantangan yang lebih besar dan sekaligus tuntutan profesi yang lebih berat. Artinya, langkah panjang saudari di dunia keilmuan untuk mendarmabaktikan ilmu pemerintahan tersebut bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Kami berharap dan berpesan kepada saudari agar saudari dapat membuktikan segenap kemampuan profesional saudari di berbagai bidang, serta berperan aktif dalam pengembangan ilmu pemerintahan pada khususnya. Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan dan berujung pada kesombongan, gunakanlah ilmu padi yang semaki berisi akan semakin merunduk, jadilah insan profesional yang bertaqwa, berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Ucapan selamat juga dari keluarga besar media Aspirasi Publik yang pimpinan redaksinya sama bermarga Sinaga yaitu Oberlin Sinaga, SH., SE., MM. yang sedang menyelesaikan Doktor juga di IPDN dan wartawan Aspirasi Publik DR. Joko Susilo Raharjo Watimena, S. P.dI., MM., Alumni Doktor IPDN, Semoga ilmu yang didapat bisa diamalkan dan berguna bagi masyarakat bangsa dan negara tercinta. (Oberlian Sinaga@JSRW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *