Tindakan Penganiayaan Terjadi Terhadap Dua Orang Wanita Anak Veteran di Kantor LVRI Kota Padang

Foto: Korban penganiayaan di LVRI Kota Padang

Padang, aspirasipublik.com – Seorang lelaki yang bernama Yusrizal berusia sekitar 70 tahun mengaku sebagai anak veteran telah melakukan kekerasan penganiayaan terhadap dua orang ibu – ibu (anak veteran) terjadi dikantor LVRI Kota Padang jl. Dr. Wahidin sisingamangaraja padang sebelah kantor koramil 02 pada hari kamis (16/9)sekira jam 09.00 wib..

Kronologis kejadian berawal dgn datangnya janda veteran bernama Nur’aini mau masuk keruang kantor veteran tersebut seperti biasanya kantor dibuka dua kali se minggu(senin dan kamis)mengadakan pertemuan,pas didepan pintu dihadang oleh yusrizal tidak boleh masuk,dengan alasan telah mendukuninya sehingga biring dgn tuduhan bersama dengan dua orang temannya yang bernama,buk el dgn usia 65 thn,dan popi berusia 50 tahun.

Selang waktu sedikit, datang buk el dan popi ingin masuk kekantor juga dihadang oleh yusrizal dgn tuduhan mendukuni nya serta melayangkan tendangan dan tinju yang berarah keperut popi dan mengenai lengan buk el,dan keduanya merasakan sakit.”ungkap ketiga ibu ibu tersebut. Beberapa saat setelah kejadian  penganiayaan datang wartawan (saudara el) utk mengetahui suasana didalam dan sempat cekcok di dalam ruangan,karena tdk senang ikut saudara ibu el dalam masalah ini,yusrizal mencabut sejenis  senjata tajam dari kaos kaki sebelah kanan hendak melakukan penusukan terhadap saudara kandungnya buk el,pada saat itu datanglah dua orang anggota koramil dengan maksud meleraikan.

Kejadian tersebut banyak yang menyaksikan,seperti seluruh anggota Pepabri dan ketua Pepabri (pak syaiful) juga ikut melihat anggota koramil,anak anak veteran yg lain dan orang yg lewat jadi yusrizal sudah berencana membawa senjata tajam dari rumah.unuk melakukan tindakan penganiayaan.” ucap kedua korban.

Saran dari dari pak saiful karena adanya penganiayaan terhadap perempuan (tindakan kriminal) maka dusuruh untuk melaporkan kekantor polisi. Dengan laporan polisi Nomor: LP/B/59/IX/2021/SPKT/POLSEK PADANG TIMUR/POLRESTA PADANG/POLDA SUMATERA BARAT, Tanggal 16 September 2021.maka kasus tersebut ditanggapi oleh pihak berwajib dan langsung meluncur ke TKP di TKP pelaku sudah kabur bersama rekannya asril dan nawi. Korban dibawa ke Rumah Sakit Bayang Kara untuk mengadakan visum pada waktu itu oleh pihak kepolisian dan  sekarang kasus ini sudah ditangan penyidik.

Dua orang korban wanita yang mengalami penganiayaan meminta kepada pihak berwajib untuk memproses kasus tersebut sesuai dengan Undang Undang Hukum Pidana. karena ada dua orang dikantor veteran kota padang selalu membikin keributan/kekacoan, dan legalitas untuk menujukan bahwa dia katanya anak veteran, tetapi tdk ada pernah memperlihatkan Skep veteran orang tuanya.dan sekali lagi korban meminta bantuan kepada polisi untuk mengadakan razia senjata tajam dikantor LVRI Kota padang sebelum ada korban.

Sebagian dari anak anak veteran juga nengungkapkan,bahwa ada kantor partai memberikan bantuan berupa sembako dan amplop untuk 25 orang veteran diserahkan kekantor LVR kota padang. pada waktu itu yang ada hanya, asril,yusrizal,nawi,buk sari dan eli buser(bukan anak vetetan), Seharusnya hak orang orang veteran utk menerimanya malahan dibagi bagi saja oleh asril orang yg ada saja pada waktu itu.jadi pihak partai diminta tolong diusut dikemanakan bantuan dari partai, yang seharusnya menerima orang orang veteran malahan disalah gunakannya oleh asril dan rekan rekan nya.” tutur dari sebagian dari anak anak veteran. (ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *