
Jakarta, aspirasipublik.com – Koalisi Peduli Indonesia (KPI) mengimbau masyarakat, khususnya warga penghuni dan pekerja di gedung bertingkat, untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, melindungi diri, menjauhi sumber bahaya, serta mengikuti arahan petugas ketika gempa terjadi,” ujar Ketua Umum Koalisi Peduli Indonesia (KPI), Ahmad Fauzi dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa, (12/9/2026).
Kami mengingatkan masyarakat yang berada di dalam gedung untuk menerapkan prinsip Drop, Cover, Hold On, yakni segera mengambil posisi aman, berlindung di bawah meja atau tempat kokoh, serta berpegangan hingga guncangan berhenti.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi jendela, kaca, fasad, lemari, rak, dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Area di dekat kolom atau dinding interior dinilai lebih aman dibandingkan area yang berdekatan dengan kaca atau fasad.
Salah satu pesan utama KPI adalah tidak menggunakan lift saat gempa berlangsung. Penghuni gedung diminta tetap berada di tempat aman sampai guncangan berhenti.
Setelah kondisi memungkinkan, evakuasi dilakukan menggunakan tangga darurat, bukan lift. Proses evakuasi juga harus dilakukan secara tertib dengan mengikuti instruksi petugas dan menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
“Keselamatan diri adalah yang utama. Tetap tenang, lindungi diri, jauhi bahaya, dan ikuti arahan petugas,” ujar Ahmad Fauzi.
KPI juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang berada di luar gedung atau kawasan pesisir pantai.
Apabila gempa terasa kuat atau berlangsung lama di wilayah pantai, masyarakat diimbau segera menjauh dari pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi potensi tsunami.
Masyarakat juga diminta menjauhi gedung, tiang listrik, pohon, dan papan reklame yang berpotensi roboh. Warga tidak disarankan kembali ke pantai hanya untuk melihat kondisi air setelah gempa.
“Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di gedung bertingkat,” Pungkas Ahmad Fauzi. (Hilman)


