Lapas Klas IIA Cikarang Ajak Media Massa Copy Morning

Bekasi, aspirasipublik.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas ll A Cikarang Kabupaten Bekasi ajak dan jalin sinergitas dengan Awak Media sekaligus bertukar pikiran tentang kegiatan di lingkungan lapas.
Ka. Lapas Nur Bambang Supri Handono, A.Md.I.P., S.H., M.H. yang di wakilkan Oleh Kasubag TU Lapas Irawan Wijaya dan KPLP Lapas Yogi Suhara beserta beberapa jajaran petugas Lapas Kelas ll A Cikarang lainnya, menyampaikan kepada awak Media beberapa hal khususnya penanganan terkait kegiatan pembinaan di lapas selama pandemi Covid-19 sampai saat ini. Kegiatan ini dilaksanakan di ruangan sekretariat wbbm lapas cikarang. Jumat (12/03)
Dalam acara tersebut juga diisi dengan ramah tamah antara petugas Lapas dan awak media sekaligus berdiskusi tentang (WBBM) “Wilayah Birokrasi Bersih Melayani”, dimana program ini adalah sebagai integritas lapas.
Tanya jawab pun terkait perkembangan lapas sendiri dibuka untuk berdiskusi serta sharing untuk Lapas Kelas ll Cikarang agar lebih baik lagi dalam membina seluruh warga binaan lapas kelas llA Cikarang.
KPLP Lapas Yogi Suhara menjelaskan bagaimana keadaan lapas dan warga binaan dan kegiatan para warga binaan selama pandemi covid-19 yang sudah hampir satu tahun lebih ini, dimana segala kegiatan terus berjalan dengan baik, namun tidak mendatangkan tenaga ahli dari luar.
“Kegiatan berjalan seperti biasa, seperti pengajian, latihan marawis, olah raga dan yang lainya namun kita sudah tidak mendatangkan pelatih atau guru dari luar, semua itu demi menjaga kesehatan para warga binaan agar tidak ada yang terpapar covid-19,” Ucap KPLP.
Saat ditanya tentang kapasitas Lapas untuk saat ini, Yogi menerangkan keadaan lapas untuk saat ini sudah melebihi kapasitas karena ada beberapa tahanan K3 yang dititipkan ke Lapas Kelas ll Cikarang karena meningkatnya kasus kriminalitas saat pandemi, akan tetapi masih bisa ditangani dengan dibagi ke beberapa blok yang ada di Lapas Kelas ll Cikarang ini, namun tetap mengedepankan kesehatan tahanan K3 ini harus dipastikan kesehatanya dengan diperiksa terlebih dahulu, dan apabila ada gejala tertentu kita masukan ke tempat isolasi terlebih dahulu.
“Untuk kapasitas sendiri sudah melebihi kapasitas sekitar 500 lebih karena adanya tahanan K3 yang dititipkan ke Lapas Kelas ll Cikarang, dan itu semua masih bisa kita atasi, namun tetap kesehatanya harus dipastikan terlebih dahulu, apabila ada gejala kami isolasi dan begitu sudah sehat baru kita tempatkan bersama warga binaan lainya,”.
KPLP  juga mengatakan bahwa selama pandemi tidak ada warga binaan yang terpapar covid-19 karena pihak lapas memperketat dari awal pandemi. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *