Gubernur Sumbar Mahyeldi Meninjau Rencana Proyek Normalisasi Sungai Batang Pasaman

Pasaman Barat, aspirasipublik.com – Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau Rencana Proyek Normalisasi Sungai Batang Pasaman, Kunjungan Gubernur Sumatera Barat yang baru terpilih Mahyeldi ke Pasaman Barat untuk pertama Kali didampingi Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi dan Wabup H. Risnawanto, SE., serta kepala dinas serta Opd dijajaran pemkab Pasbar disambut dengan gembira untuk kemajuan pembangunan di kabupaten Pasaman Barat dari APBD provinsi serta APBN guna terbentuknya infrastruktur yang memadai di Kabupaten Pasaman Barat yang merupakan jalur lintas Pantai Barat di Sumatera.

Pasaman Barat adalah Kabupaten diujung yang langsung berbatas dengan Kabupaten Madina provinsi sumatera utara dan memiliki garis pantai yang panjang serta sungai yang begitu banyak.
Kunjungan Gubernur Sumbar ini sehubungan dengan perencanaan pembangunan serta Normalisasi sungai batang Pasaman yang membentang hulunya dari Pasaman Timur menuju Muara sasak dan batang pasaman ini juga pertemuan dari sungai batang pasaman  kenaikan tumpahan air dari hulu yang begitu besar dan landau.

Berdasarkan kebiasaan dimusim hujan tinggi setiap tahunnya Batang Pasaman tidak mampu menahan limpahan arus air yang bervolume tinggi hingga menimbulkan banjir yang sangat dahsyat setiap tahunnya dan mengakibatkan lumpuhnya akses jalan darat dari daerah utara menuju selatan atau ibu kota kabupaten simpang empat yang memberi dampak banyak rumah warga tergenang yang berada di nagari Air gadang serta nagari sasak, nagari luhak nan duo serta kampung sekitar aluran sungai batang pasaman, hal ini sudah dimulai pengajuannya sejak tahun 2018 yang di prakarsai oleh pengurus olah Raga Dayung Kab. Pasaman Barat (PODSI) yang sehari – hari berlatih dan menjadikan dua tempat ini sebagai venue latihan bagi atlit olahraga dayung, dan ketika terjadi banjir hebat di nagari air gadang atlit dayung dengan perahu dayung telah berperan membantu korban banjir bersama unsur terkait ketika itu dibenarkan oleh Junaidin wali nagari air gadang dan unsur ninik mamak yang juga anggota DPRD kab. dari Partai Gerindra ketika itu.

Upaya yang dilakukan pengurus Podsi bersama pemuka masyarakat di Nagari Air gadang ketika itu sudah sampai mengirim surat ke Mentri PUPR yang mendisposisikan ke Balai Wilayah Sungai V Sumatera barat ketika itu sekitar tahun 2019 sudah akan dimulai dan diminta kepada Pemda Pasbar agar mau bekerjasama dan mengundang Pihak balai Wilayah Sungai V sumbar ke Pasbar dan mengirimkan kepala BAPPEDA serta kepala PUPR kab.Pasaman Barat, setelah kunjungan pihak balai V ketika itu didampingi oleh Pengurus Podsi sdr. Ridwan Sinaga, SH., dan Junimar tidak mendapat tanggapan serius oleh kepala BAPPEDA dan kepala PUPR ketika itu sementara Pengurus PODSI pasbar sudah berusaha hingga kejakarta langsung membawa surat permohonan dan tanggapan Mentri yang diterima oleh Kepala Balai Wilayah Sungai V Sumbar ketika itu ditahun 2020 sudah akan dimulai jika semua bisa duduk bersama.

Hal ini bisa dibuktikan dengan Rapat bersama untuk pembangunan Normalisasi sungai di Pasbar untuk 2 tempat yaitu Batang Pasaman serta batang Kapa di Muaro Sasak yang sudah dilakukan Rapat di Mesjid jorong pasa lamo nagari sasak Kec. Sasak yang dihadiri oleh pemuka masyarakat, Kabid BSDA, anggota Dewan dapil 2 putra sasak Endra Yama, Spi serta Bu camat Ezi serta wali nagari ketika itu dan dari kasi Balai Wilayah Sungai V sumbar juga sudah melakukan kunjungan survey lokasi kedua tempat yang di ajukan oleh Pengurus Olahraga Dayung (PODSI) Kab. Pasbar Sdr. Ridwan Sinaga ke Mentri PUPR karena kedua tempat itu jika kelak dibangun bisa memiliki keuntungan yang banyak bagi warga yang berada di sekitar proyek pembangunan Normalisasi sungai.

Ini dilakukan oleh pengurus Podsi dikarenakan telah terjadi pendangkalan Sungai di sekitar jemabatan Air Gadang serta muaro sasak diketahui ketika melatih atlit Dayung di kedua tempat tersebut sangat tidak mungkin karena tergantung pasang surut juga berdampak bagi kapal nelayan yang akan keluar dan masuk ke muaro sulit karena pendangkalan sungai.

Peristiwa ini sangat merugikan bagi nelayan serta perkembangan olah raga Dayung yang sudah menuai prestasi ditingkat kejuaran Internasional diluar Provinsi Sumbar di Riau beberapa kali kejuaraan internasional, Perencanaan pembangunan di batang Pasaman dan muaro sasak sangat dirapkan oleh masyarakat yang berdampak dari Banjir serta pendangkalan sungai di Muaro Sasak dan pihak Kepala Wilayah Sungai V Sumbar sudah dengan serius menanggapi tapi karena tidak adanya  tanggapan dari Kepala BAPPEDA serta kepala PUPR ketika itu juga sudah disampaikan kepada pejabat Plt Buapati juga tidak serius dan akhirnya dengan kegigihan pengurus Olah raga Dayung (Podsi) tetap berusaha keras dibantu Kabid Sungai Eldon Marin, ST., yang selalu intens berkomunikasi dengan Kepala Balai wilayah sungai V sumbar akhirnya di tahun 2021 dimulai lagi pembahasan untuk lebih serius komunikasi dari Pemerintah daerah Kab. Pasbar melalui sambungan selular oleh Pengurus PODSI kepada Wabup H. Risnawanto dan Kabid Sungai Eldon Maron permohonan yang sudah dilakukan sejak 2018 akhirnya berbuah hasil dengan kunjungan Gubernur Sumbar Mahyeldi langsung ke Lokasi perencanaan pembanguna sekitar batang pasang sekitar 21 Km panjang dari pertemuan Batang kenaikan hingga muaro sasak serta batang kapa di nagari Sasak, dalam hal ini pihak Pemda Pasbar sudah harus melakukan sosialisasi kepada warga yang berada sepanjang tepi sungai yang akan kena dampak proyek normalisasi itu jangan lagi menjadi halangan bagi kelancaran pembangunan yang sangat diharapkan dan memberi manfaat besar bagi masyarakat keseluruhan agar bencana Banjir tidak lagi terjadi karena sudah dilakukan pembangunan dan normalisasi sepanjang aliran sungai batang Pasaman.

Manfaat itu juga akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi bagi warga yang berada sekitar aliran sungai nantinya, harapan Wabup kedepan pembangunan tersebut juga bisa menjadi daya tarik wisata serta kemajuan bagi olahraga Dayung yang sudah menuai prestasi karena ada 5 orang atlit olahraga Dayung yang terpilih ke PON XX Papua dalam team Dayung Sumbar, jadi mari kita tumbuhkan kesadaran dan diminta bagi pemuka masyarakat serta wali nagari dan Camat berperan penting dalam membuka wawasan warga untuk dengan baik membantu rencana pembangunan ini agar bisa lancar dan sesuai jadwal dan rencana.

Muaro sasak dalam perencanaa dari Balai wilayah sungai V dan Bidang Cipta karya akan di buat Venue Olah Raga Dayung begitu juga batang apasam di Nagari air gadang tempat berlatih dan akan menjadi daerah wisata dan bisa menjadi pertumbuhann perekonomian warga kedepannya jika sudah menjadi tujuan wisata lokal yang datang untuk melihat keindahan batang pasaman dan kuaro sasak yang telah tertata dengan bagus oleh ahli dari pihak PUPR.

Pembangunan Normalisasi Sungai itu dijelaskan oleh kepala Balai Wilayah V akan menghunakan APBN dan dikerjakan oleh Kontraktor yang profesional kelak serta memakan waktu lama dan bertahap pihak Balai wilayah V berharap masyarakat dengan sadar dan baik menerima dan merespon pembangunan yang berguna dan sangat dibutuhkan untuk peningkatan ekonomi dan mencegah bencana banjir yang selalu melanda dalam setiap tahun ketika curah hujan tinggi dan tidak tertampung oleh sungai dan sulit sampai ke Muaro karena terjadi pendangkalan.

Langkah yang sudah dirintis dan dilakukan oleh Pengurus Olahraga Dayung Pasbar Ridwan sinaga pada kepemimpinan Bupati H. Hamsuardi dan H.Risnawanto mendapat tanggapan serius semoga Dinas terkait segera berbuat dengan profesional demi kebutuhan dan keselamatan ekonomi Masyarakat ujar Bupati dan Wakil ketika itu, Intensnya Komunikasi yang dijalin oleh Podsi Pasbar bersama Kabid Air dinas PUPR Pasbar dan kementrian PUPR harus diringi kerja sama camat, wali nagari serta pemuka masyarakat bahwa proyek ini sangat penting dan dibutuhkan jadi mari bersama kita timbulkan kesadaran untuk membantu cepatnya proses yang dibutuhkan demi kelancaran pelaksanaannya kelak di sekitar tempat yang dikerjakan, dalam kesempatan hubungan seluler dari pengurus Podsi kepada Wabup H. Risnawanto segera membentuk team kerja dan beliau akan bersama Bupati mengawal ini hingga terealisasi dan segera terlaksana ini adalah pekerjaan Pemda di era pemimpin sekarang semua harus cepat tepat dan benar kata wakil Bupati ketika itu, juga berterima kasih atas perjuangan pengurus Podsi Pasbar yang sudah dengan kerja keras menggunakan uang pribadi memohon dan melakukannya hingga ke jakarta ke Mentri PUPR dibuktika dengan adanya survey dari Balai wilayah Sungai V Sumbar yang dihubungi oleh mentri atas surat dari Pengurus Olah Raga Dayung Kab. Pasaman Barat ketika itu ke Mentri PUPR yang dibawa Ridwan Sinaga ke Jakarta langsung dalam waktu 15 hari sudah ditanggapi oleh Mentri karena kerja profesional dan demi kebutuhan orang banyak dan merupakan proyek pencegah banjir, berharap para pejabat yang ditempatkan pada Dinas dan badan sudah bukan seperti era yang sudah – sudah yang tidak peka akan kebutuhan Masyarakat banyak bukan kelompok atau golongan saja karena semua adalah warga Pasaman Barat yang ingin makmur damai sejahtera. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *