Tim PRC Dit Samapta Polda Kalbar Amankan Seorang Pelaku Pencopetan

Pontianak, aspirasipublik.com – Tim PRC Dit Samapta Polda Kalbar mengamankan seorang lelaki yang tertangkap basah melakukan pencopetan di pasar Flamboyan Kec. Pontianak Selatan. Minggu, Tanggal. 19 September 2021 0ukul 07.15 WIB

Hal ini bermula ketika Tim PRC melakukan Patroli Jalan Kaki di Pasar Flamboyan mengantisipasi Kejahatan Jalanan mendengar teriakan seorang perempuan karena di copet.

Tim melihat pelaku yang melarikan diri spontan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sempat membuang dompet hasil copetnya, dan berhasil meringkus pelaku dengan cara menjegal laju lari pelaku sehingga pelaku jatuh dan tertangkap.

Gercep Tim PRC, seperti di Pilem tipi ujar seorang warga yang menyaksikan aksi kejar kejaran dipasar Flamboyan.

Korban yang diketahui bernama Telaha mengakui dan mengenali pelaku yang ditangkap Tim PRC Dit Samapta adalah orang yang mencopet dirinya.

Sementara pelaku yang ditangkap bernama M. Sahad warga Beting Permai Kec. Pontianak Timur sempat mengelak melakukan pencopetan namun akhirnya mengakui perbuatannya setelah Barang Bukti berupa Dompet yang berisi Uang Rp. 515.000, 1 Unit HP dan Kunci Rumah Korban berhasil ditemukan dalam keadaan utuh.

Kasubdit Gasum Dit Samapta AKBP Ricky Renerika yang dikonfirmasi media menggunakan telepon membenarkan kejadian tersebut.

“Benar anggota saya melakukan penangkapan terhadap pelaku pencopetan di Pasar Flamboyan” ujar perwira menengah ini.

Beliau menambahkan bahwa pelaku sudah sering melakukan aksinya dipasar dan uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli Narkoba dan foya foya.

Ricky menjelaskan bahwa tugas pokok satuannya adalah menjaga Kamtibmas diwilayah Ambang Gangguan agar tidak menjadi Gangguan Nyata, untuk itu anak buahnya selalu berpatroli baik siang dan malam untuk dapat mewujudkan hal itu.

“Perlu dukungan masyarakat juga untuk bersama sama menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang kondusif dengan cara lebih waspada dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan harta bendanya” tambahnya.

“Mohon maaf saya masih perjalanan dari Bengkayang ke Pontianak setelah proses pembaretan Bintara remaja kemarin (Sabtu red) di Samudera Indah” ujarnya menutup percakapan.

Saat ini Pelaku dan Barang Bukti serta Korban dan Saksi2 sudah didata dan akan diserahkan ke Polsek Pontianak Selatan untuk ditindaklanjuti. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *