
Jakarta, aspirasipublik.com – Jumat, 12 Juni 2026 berlangsung dari pukul 13.30 dan selesai pukul 15.00 di Ruang sidang Terbuka lantai satu gedung pasca sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri jakarta, Bapak Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si ., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi mewakili atas nama Rektor IPDN Bapak DR. Halilul Khairi. S SOS. M.Si. Sore ini diputuskan hasil sidang promosi Doktor atas Nama Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia,Setelah mempertahankan Disertasinya dihadapan promotor dan penguji selama tiga jam akhirnya Berhak dan dapat Meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan ke 382 dengan predikat Sangat Memuaskan dengan judul Disertasi
“Analisis Kelayakan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Garut Selatan Provinsi Jawa Barat.”

Dengan Tim Promotor yang terdiri dari Ketua promotor Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., Co Promotor 1 Prof. Dr. Andi Pitono, M.Si. Co Promotor 2, Dr. Drs. Udaya Madjid, M.Pd.
Tim penelaah/penguji yang terdiri atas:1. Dr. Halilul Khairi, M.Si. Rektor IPDN yang diwakili Bapak Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Memimpin jalannya sidang Terbuka., 2. Dr. Ahmad Averus, M.Si., 3. Sutiyo, S.STP., M.Si., Ph.D., 4. Dr. Agus Supriadi Harahap, M.Si., 5. Dr. Megandaru W. Kawuryan, S.IP., M.Si., 6. Prof. Dr. Muhammad Mulyadi, AP., M.Si., Penguji Eksternal
Riwayat Singkat Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. lahir di Garut pada tanggal 2 Januari 1971. Perjalanan pendidikan formal beliau dimulai dari Sekolah Dasar SDN II Garut lulus tahun 1983, SMPN Garut Lulus 1986, SMAN Cibatu Lulus Tahun 1989, DIII AKIP Jurusan lmu Pemasyarakatan Lulus Tahun 1993, S1 STIA LAN Manajemen Program Pembangunan Lulus Tahun 2000, S2 Universitas Tama Jagakarsa Manajemen Sumber Daya Manusia lulus Tahun 2006 dan Hari ini dinyatakan lulus Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN. Selain pendidikan formal juga aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan kedinasan untuk meningkatkan kapasitas profesionalnya diantaranya , Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integrasi (PRESTASI) Kementerian Hukum dan HAM Batch I 2024, Executive Course: Peningkatan Kualitas Belanja Negara melalui Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi Teknis Penyusunan RKA Angkatan 1 Tahun 2024, Webinar Series 5 dengan tema “Powerful Coaching, Mentoring, dan Counseling untuk Perubahan Organisasi dan Pengembangan Kompetensi ASN, Webinar Series 6 dengan tema“Personal Branding Aparatur Sipil Negara, Diklat PKN Tk.I Tahun 2025, Diklat PKN Tk.II Tahun 2020.

Karier Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. menunjukkan perjalanan yang panjang dan konsisten , Beliau mengawali karier sebagai Kasubbag TU PIM Ditjen PAS Tahun2007 – 2008 Kementeri Hukum dan HAM RI, Kepala Sub Bagian Penyusunan Anggaran Ditjen Tahun 2008 – 2013, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purbalingga Tahun 2013 – 2014, Kepala Bagian Umum Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu Tahun 2014, Kepala Bagian Program dan Anggaran Biro Perencanaan Sekretaris Jenderal Tahun 2014 – 2018, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu Tahun 2018 – 2019, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB Tahun 2019, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Lampung Tahun 2019 – 2021, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2021 – 2024, Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2024 – Sekarang

Penelitian Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M., menganalisis pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Garut Selatan menggunakan pendekatan mixed methods two stages atau metode campuran yaitu kuantitatif dan kualitatif, Dan peneliti disini menggunakan Tipe Concurrent (Campuran/Bersamaan),Dalam tipe ini peneliti menggabungkan atau mencampur data kualitatif dan kuantitatif pada satu waktu yang sama atau dalam fase pengumpulan data,diperoleh melalui wawancara mendalam dengan berbagai informan, antara lain mantan kepala daerah, anggota presidium pemekaran, serta aktor politik lokal. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh studi dokumentasi terhadap berbagai dokumen perencanaan dan kebijakan terkait pemekaran daerah. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif lokal, gagasan pemekaran Garut Selatan tidak sepenuhnya lahir secara organik dari masyarakat, melainkan merupakan hasil interaksi antara aspirasi masyarakat dan peran dominan aktor elit lokal. Partisipasi masyarakat dalam proses pemekaran cenderung dimediasi oleh elit melalui struktur presidium dan pemerintahan desa, sehingga belum sepenuhnya mencerminkan partisipasi yang substantif. Selain itu, dinamika proses pemekaran memperlihatkan bahwa meskipun secara administratif daerah telah menunjukkan kesiapan yang relatif tinggi, realisasi pembentukan daerah otonom baru masih menghadapi hambatan eksternal, terutama kebijakan moratorium dari pemerintah pusat serta keterbatasan fiskal negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemandirian daerah dalam mendorong pemekaran masih bersifat terbatas dan sangat bergantung pada keputusan politik di tingkat nasional.

Nasehat Akademik yang disampaikan oleh Prof. Dr. Andi Pitono, M.Si.,Kepada Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. saudara Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M.,Hari ini, Jumat 12 Juni 2026, dengan rahmat dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kami segenap penyelenggara Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri berhasil mengantarkan Saudara menjadi Doktor Ilmu Pemerintahan.
Pencapaian ini adalah bukti nyata dedikasi dan ketekunan Saudara dalam menempuh perjalanan panjang akademik, yang penuh tantangan dan dinamika. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa meridhai dan memberkati Saudara dalam dharma baktinya bagi bangsa dan negara.
Saudara Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. Dengan diperolehnya gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dan dinyatakannya Saudara sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan yang ke 382, Saudara kini memiliki tanggung jawab intelektual dan moral untuk terus mengembangkan ilmu yang telah Saudara gali melalui disertasi berjudul: “Analisis Kelayakan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Garut Selatan Provinsi Jawa Barat”.

Kami berharap Saudara dapat mengamalkan pengetahuan tersebut untuk mendorong Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Garut Selatan Provinsi Jawa Barat dan dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di Indonesia.Teruslah mengembangkan pendekatan disiplin Ilmu Pemerintahan yang telah Saudara pelajari, dan gunakan keilmuan tersebut untuk menghasilkan kebijakan yang strategis, inovatif, dan bermanfaat bagi kepentingan institusi dan masyarakat luas.
Ingatlah selalu bahwa ilmu bukanlah sekadar untuk kebanggaan, tetapi sebagai sarana pengabdian. Terapkanlah ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Jadilah sosok yang rendah hati, yang ilmunya bermanfaat bagi banyak orang, dan yang kiprahnya menjadi teladan.
Turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M. Istri Tercinta dan Keluarga, Sahabat sahabat seangkatan Alumni IPDN Angkatan 9, Sahabat sahabat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia,para sahabat sahabat kementrian Hukum dan Ham, Para sahabat sahabat Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN.
Ucapan selamat dari Pimpinan Media Aspirasi Publik Oberlin Sinaga, S.H., S.E., M.M., dan wartawan Aspirasi Publik Dr. Joko Susilo Raharjo Watimena, S.Pd., M.M., Semoga ilmu yang Dr. Ida Asep Somara, Bc.IP., S.Sos., M.M., dapat bermanfaat untuk Masyarakat Bangsa Dan Negara Indonesia Tercinta. Aamiin YRA. (Oberlian Sinaga @ JSR Watimena)



