Divpropam Mabes Polri Merespon Laporan Suliman Tobing atas Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum polisi

Jakarta, aspirasipublik.com – Kasus penganiayaan yang disertai dugaan pengeroyokan yang dialami M. Halomoan Tobing (38) dan dua rekannya, Viktor Aritonang, dan Chrestian Kappuw yang diduga dilakukan sekira 13 oknum personel Resmob I Subdit 3 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polda Metro Jaya, mendapat respon positif dari Mabes Polri.

Korban M. Halomoan Tobing dan didampingi Suliman Tobing yang merupakan ayahnya memenuhi panggilan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri pada, Rabu (24/11/2021) pagi.

Suliman Tobing menyampaikan kepada awak media bahwa telah dilakukan pemanggilan terhadap dirinya untuk proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai tindak lanjut Surat Permohonan Keadilan yang ditujukannya kepada KAPOLRI.

“Saya dan anak saya sudah di BAP oleh penyidik dan intinya, saya ditanya oleh penyidik Kompol Eddy bagaimana terkait persoalan ini.

Saya meminta agar kasus ini segera ditindak lanjuti terhadap oknum anggota yang bersangkutan, dan saya meminta agar anggota yang terlibat diberhentikan dan harus ganti rugi, ujar Suliman.

Suliman juga mengungkapkan bahwa putranya berprofesi sebagai Debt Collector (Eksternal Leasing BCA Finnance) serta dengan dibekali Surat Tugas resmi dan Surat Kuasa dari BCA Finance/PT. Lesto Abadi Jaya untuk mengamankan Asset Kendaraan dengan Nomor Polisi: B 1964 BJO dengan nama Debitur IKHWAN CAHAYADI yang beralamat di Perum Taman Jati Asih Permai Blok Q 1 Nomor 6, Jatiasih Kota Bekasi.

“Selaku Debt. Collector, putra saya profesional. Dia lengkap pakai surat segala macam, dan mobil dengan nopol B 1964 BJO itu, diketahui sudah 20 bulan gagal bayar yang merupakan asset BCA Finnance namun dikendarai oleh personel Resmob I Subdit 3 Satreskrim Polda Metro Jaya,” ungkapnya.

Selain itu, bahwa dengan memahami Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Propam bernomor : B/835/XI/WAS.2.4/2021/Divpropam tanggal 15 Nopember 2021 dengan klasifikasi bersifat biasa yang disampaikan kepada kuasa hukum korban, Arief Darmawan, SH bahwa guna mempercepat proses penangganan pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut, Biro Paminal Divpropam Polri telah melimpahkan ke Bid. Propam Polda Metro Jaya, sesuai surat Kepala Divpropam Polri bernomor: R/1162/XI/WAS.2.4/2021/Divpropam tanggal 10 Nopember 2021 perihal penanganan Dumas. Bukankan artinya kasus yang menimpa M. Halomoan Tobing merupakan kasus yang mesti ditangani dengan Cepat dan Segera. (Patrick)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *