Dr. Drs. Syamsul Bahri, MM. Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tangerang Provinsi Banten Resmi Menyandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke 135 Dengan Predikat Sangat Memuaskan

Jakarta, aspirasipublik.com – Pada hari ini, tangal 29 April 2021 di kampus IPDN Cilandak Jakarta Selatan Dr.Drs Syamsul Bahri ,MM.Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tangerang Resmi Menyandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke  135 dengan predikat Sangat Memuaskan.

Sidang yang dipimpin langsung oleh,Direktur Pasca Sarjana Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si.dan Wakil Direktur Pasca Sarjana Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si. Serta Ketua Prodi Pasca Sarjan Prof.Dr. Ngadisah ,M.A. Mewakili atas nama Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo.MM., Semua yang hadir tetap memperhatikan Standar Kesehatan sesuai aturan pemerintah dan ketentuan yang berlaku pada kampus IPDN dengan mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai covid 19. Dengan mengunakan masker, sarana alat untuk cuci tangan disiapkan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ruangan sidang Disertasi, Dr.Drs Syamsul Bahri, MM. Dengan judul: “Implementasi Kebijakan Smartcity dalam Mewujudkan Kualitas Pelayanan Publik di Provinsi Banten”

Promotor dan penguji ada yang hadir langsung dan ada yang melalui daring , Tim Promotor yang terdiri atas : Prof. Dr. Khasan Effendy, M.Pd., (Melalui Daring), Prof. Dr. Hj. Ngadisah, M.A., (Hadir Langsung) Dr. Sampara Lukman, M.A., (Melalui Daring) Tim Penguji/Penelaah yang terdiri atas: Dr. Hadi Prabowo, MM. (Rektor IPDN), Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si. (Direktur Pasca Sarjana Hadir langsung ), Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si. (Wakil Direktur Pasca Sarjana hadir langsung ), Prof. Dr. Triyuni Soemartono, M.M. (Hadir Langsung), Dr. Hyronimus Rowa, M.Si. (Hadir Langsung), Dr. Deti Mulyati, S.H., M.H., CN. (Hadir Langsung),Dr. Irwan Tahir, A.P., M.Si.(Hadir Langsung),

Riwayat singkat Dr. Drs. Syamsul Bahri, MM. dilahirkan di Tangerang,  pada tanggal 10 Agustus 1973, dari pasangan Bapak H. Hamdani (alm) dan Ibu Hj. Shohriah (alm).   Pernikahannya dengan Siti Masithah, telah dikaruniai 2 (dua) orang putra/putri yaitu Khanara Aina Bahri dan Syami Izdihar Bahri. Riwayat Pendidikan: SDN BATUJAYA Tahun Lulus 1986,SMPN BATUCEPER Tahun Lulus 1989,SMAN 4 TANGERANG Tahun Lulus 1992,Diploma 3 pada STPDN JATINANGOR Tahun Lulus 1995, Strata 1 pada IIP DEPDAGRI JAKARTA Tahun Lulus 2000, Strata 2 pada STIE ABI Magister Manajemen Tahun Lulus 2006. Riwayat Pekerjaan: Staf Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Tahun 1995,Tugas Belajar Pada IIP Jakarta Angkatan 29 Tahun 1998-2000,Staf Bagian Umum Setda Kabupaten Mojokerto Tahun 2000-2001,Kasi Pemerintahan Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Mojosari 2001-2002, Kasubbid Ekonomi Bidang Kajian Strategis  Bakesbang Kab. Mojokerto 2002-2006,Mutasi ke Kota Tangerang Provinsi Banten Tahun 2006, Staf Dinas Pertanahan Kota tangerang 2006-2007, Kasubbag Administrasi Kecamatan Setda Kota Tangerang 2007-2009,Kabid Telematika Dinas Kominfo Kota Tangerang 2009-2012,Sekretaris Dinas Dukcapil 2012-2014,Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang 2014, Camat Periuk Kota Tangerang 2015, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Tangerang 2016-2019, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang 2019-2020, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tangerang 2021-sekarang.

Permasalahan   yang   diangkat   dalam   penelitian   ini   adalah   terkait   dengan   implementasi kebijakan smartcitydalam  mewujudkan  pelayanan  publik  berkualitas  di Kota  Tangerang yang  dititik  beratkan  kepada  pemanfaatan  teknologi  informasi  dan  komunikasi  melalui internet,  online,  digital  dan  media  sosial. Untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota smartcity dalam mewujudkan kualitas pelayanan publik yang cerdas tidaklah mudah, karena kehidupan sosial masyarakat sangatlah kompleks yang homogen tidak serta merta merubah karakter masyarakat asli walaupun kaum urban yang lebih banyak dari pada masyarakat asli Kota Tangerang tetap saja rasa toleransi yang tinggi antar masyarakat asli dan kaum urban ini menjadi saling melengkapi dalam kehidupan sosial. Sikap toleransi dan moralitas masyarakat Kota Tangerang tidak digeneralisasikan, disebabkan tindakan kriminal tiap tahunnya mengalami peningkatan baik kriminalitas terhadap perempuan maupun anak-anak sebagai objeknya.

Kualitas hidup sumber daya masyarakat merupakan penentu dari kehidupan sosial melalui pendidikan dan agama, sehingga peran aktif dari pemerintah kota, guru, dan pemimpin agama memiliki peran yang sangat penting dalam mempengaruhi pola pikir masyarakat secara cepat dan tepat implementasi kebijakan smartcity dalam mewujudkan kualitas pelayanan publik di Kota Tangerang.

Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  implementasi kebijakan smartcitydalam  mewujudkan  pelayanan  publik  berkualitas  ,Pemerintah  Kota  Tangerang  belum  efektif  melaksanakan  kebijakan smart  cityKota Tangerang  dalam  mewujudkan  kualitas  pelayanan  publik,  karena  teknologi  informasi  dan komunikasi  memberikan  pelayanan  publik  berupa  akses  internet,  online  dan  digital  sesuai basis  data,  aplikasi,  dan tata  kelola  sebagai  komponen  utama  yang  masih  belum  dirasakan untuk  kepentingan  publik.Faktor-faktor  yang  mempengaruhi implementasi  kebijakan smart city Kota   Tangerang   dalam   mewujudkan   kualitas   pelayanan   publik      mencakup;   (1) komunikasi  mempengaruhi  terkait  dari  semua  indikator  yang  ada,  dan  masih  kurang  efektif indikator  keterampilan;  (2) Sumber  daya  terkait  dari  semua  indikator  yang  ada,  dan  masih kurang efektif keterampilan tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan; (3) Disposisi terkait  dari  semua  indikator  yang  ada,  dan  kurang  efektif  tingkat  kepercayaan  kebijakan diambil  pimpinan;  (4)  Struktur  birokrasi  terkait  dari  semua  indikator  yang  ada,  dan  yang masih kurang efektif instruktif sesuai dengan Standard Operating Procedure(SOP). Upaya yang dilakukan untuk implementasi kebijakan smart city Kota Tangerang dalam mewujudkan kualitas pelayanan publik  masih kurang kesadaran partisipasi masyarakat dengan mengedepankan kepatuhan terhadap sistem dan ketentuan yang berlaku, untuk Itu. Konsep Baru dan Temuan dalam penelitian ini adalah”

Dikembangkannya suatu sistem yang otomatis dengan pemanfaatan seoptimal mungkin teknologi informasi dan komunikasi, yaitu dengan mengembangkan sistem jaringan yang secara teknologi informasi dan komunikasi melalui internet, online dan digital dengan aktivitas yang dilakukan secara  efektif ,peningkatan kesejahteraan masyarakat Dalam  implementasi kebijakan smart city Kota Tangerang mewujudkan kualitas pelayanan publik  untuk menunaikan kepercayaan pada masyarakat secara beraturan yang bijaksana oleh feed back system yang memberikan teknologi informasi dan komunikasi melalui internet, online dan digital yang pada intinya dilakukan dengan cara transaksional sebagai bahan pertimbangan pembuatan aturan program pemerintahan yang efektif untuk mendukung stabilitas pelaksanaan kegiatan pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan secara menyeluruh. “

Pesan Promotor kepada Dr. Drs Syamsul Bahri, MM.  Dengan ilmu yang Saudara dapatkan selama mengikuti Program Studi Doktor Ilmu Pemerintahan, kini Saudara dihadapkan pada tantangan yang lebih besar dan sekaligus tuntutan profesi yang lebih berat. Artinya, langkah panjang Saudara untuk mendarmabhaktikan Ilmu pemerintahan tersebut bagi kepentingan masyarakat bangsa dan negara yang lebih luas. Kami berharap dan berpesan kepada Saudara hendaknya Saudara dapat buktikan segenap kemampuan professional Saudara di berbagai bidang, serta berperan aktif dalam Forum Pengembangan Ilmu Pemerintahan. Jauhkanlah rasa bangga yang berlebihan apalagi sombong, gunakanlah ilmu padi yang makin berisi makin merunduk, jadilah insan professional yang taqwa dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. (Oberlian Sinaga dan JSRW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: