Apresiasi 100 Hari Kepemimpinan Amizaro Waruwu dan Yusman Zega Membangun Nias Utara, Ali Halawa Menilai Agresif dan Produktif

Jakarta, aspirasipublik.com – Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi 2010-2025 membawa Indonesia memasuki babak baru untuk menata birokrasi sebagai salah satu elemen penting dalam pemerintahan.

Pada saat itu, reformasi birokrasi pertama kalinya menjadi agenda pembangunan yang penting dan direncanakan dalam rentang yang cukup panjang, 15 tahun.

Reformasi birokrasi dilaksanakan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan kapabel, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, profesional, serta bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

Hal ini pun direspon baik oleh Bupati Amizaro Waruwu dan Yusman Zega dalam menjalankan roda pemerintahan daerah dalam program 100 hari kerja. Berbagai upaya dilakukan dalam mendongkrak mental ASN di Nias Utara baik dalam kedisiplinan kerja, kebersihan, kejujuran dan orientas melayani masyarakat secara prima, ungkap Ali Halawa Tokoh Nias Utara yang berdomisili di Provinsi Riau.

Ali Halawa menambahkan bahwa Amizaro Waruwu bila konsisten bekerja melayani warga secara tulus, cepat dan tuntas maka garansinya masyarakat akan memberikan dukungan penuh.

Jarang sekali sosok kepala daerah seperti Amizaro Waruwu ini ditemui di Kepulauan Nias selama ini yang haus prestasi, sederhana dan merakyat tanpa sekat kepada masyarakat.

Karakter fleksibel, luwes dan tanpa kompromi menjadi magnet tersendiri yang menguatkan pengaruh kepemimpinan Amizaro Waruwu khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat umum.

Sementara Edizaro Lase menilai 100 hari kepemimpinan Amizaro Waruwu dan Yusman Zega layak diapresiasi dan diberikan dukungan moral.

Bahkan bila ada yang masih meragukan kinerja Amizaro Waruwu dan Yusman Zega perlu dibandingkan dengan kepemimpinan sebelumnya, ungkap Edi Lase. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *